Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Iklan Videotron Anies Baswedan Mendadak Diturunkan, Anies Tetap Berikan Apresiasi

I
Inessia Nabila MEditor: Yusup Suparman
|10:12 WIB
Bagikan:
Iklan Videotron Anies Baswedan Mendadak Diturunkan, Anies Tetap Berikan Apresiasi
Iklan videotron Anies Baswedan yang diinisiasi oleh Olppaemi Project dikabarkan mendadak diturunkan di Jakarta dan Bekasi. (Dok Istimewa)

PASUNDAN EKSPRES - Iklan videotron Anies Baswedan yang diinisiasi oleh Olppaemi Project dikabarkan mendadak diturunkan di Jakarta dan Bekasi.

Hal ini disampaikan langsung oleh Olppaemi Project selaku pihak yang memasang proyek videotron ini dalam akun X (Twitter) pada Senin (15/1).

"Sayangnya, kami harus mengabarkan bahwa LED ads yang telah dijadwalkan tayang selama seminggu (15-21 Januari 2024) di Bekasi dan Jakarta tidak dapat lanjut tayang di lokasi tersebut karena suatu hal yang di luar kuasa kami," tulis Olppaemi Project dalam akun X, @olpproject.

Mereka menjelaskan alasan videotron tersebut mendadak diturunkan karena ada suatu alasan yang tidak bisa mereka jelaskan dengan rinci.

Saat ini, Olppaemi Project sedang mengupayakan solusi terbaik dengan pihak-pihak terkait untuk memaksimalkan proyek tersebut.

Diketahui, Olppaemi Project dan @aniesbubble mengadakan proyek sukarela dengan memasang iklan videotron Anies Baswedan di depan Graha Mandiri, Jakarta Pusat dan di depan Grand Metropolitan, Bekasi pada Senin (15/1).

Hal ini mendapatkan apresiasi dan tanggapan positif dari sejumlah netizen yang melihat iklan videotron ini yang dianggap lebih ramah lingkungan.

Namun, belum genap 24 jam, iklan videotron Anies Baswedan ini mendadak diturunkan tanpa diketahui alasannya.

Calon Presiden (capres) nomor urut 1, Anies Baswedan menanggapi cuitan akun Olppaemi Project yang mengadakan proyek iklan videotron untuk dirinya.

Ia memberikan apresiasi terhadap proyek iklan videotron itu meski proyek tersebut harus diturunkan.

"Apresiasi setingginya buat semua yang sudah jalankan dan dukung inisiatif luar biasa ini, walau berujung tidak seperti yang kita harapkan, tulis Anies Baswedan dalam akun X, @aniesbaswedan.

"Tetap semangat, karena sebesar apapun tekanan yg kita terima, tidak ada apa-apanya dibanding tekanan hidup yg dijalani rakyat kebanyakan setiap hari," lanjutnya. (inm)

Berita Terbaru

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Nasional11 menit lalu
Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Purwakarta1 jam lalu
Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta1 jam lalu
Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Nasional2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Jawa Barat3 jam lalu
Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Jawa Barat3 jam lalu
Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Subang3 jam lalu
Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Nasional3 jam lalu
Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina Setelah 21 Tahun Berkarier

Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina Setelah 21 Tahun Berkarier

Olahraga4 jam lalu
Dakwaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Didakwa Peras Rp55 Miliar dan TPPU

Dakwaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Didakwa Peras Rp55 Miliar dan TPPU

Nasional4 jam lalu