Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Produser Film Dosen Ghaib Buka Suara Usai Dikecam Promosi Pakai Kasus PPDS Undip

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|10:09 WIB
Bagikan:
Produser Film Dosen Ghaib Buka Suara Usai Dikecam Promosi Pakai Kasus PPDS Undip
Produser Film Dosen Ghaib Buka Suara Usai Dikecam Promosi Pakai Kasus PPDS Undip (Foto: Instagram @dosenghaibmovie)

PASUNDAN EKSPRES - Dheeraj Kalwani, produser film Dosen Ghaib: Sudah Malam atau Sudah Tahu menuai kecaman dari netizen usai Dee Company menggunakan kasus PPDS Undip untuk mempromosikan film terbarunya.

Pemilik rumah produksi Dee Company itu akhirnya buka suara setelah materi promosi film terbarunya itu ramai dikritik.

Dheeraj Kalwani mengaku bahwa dirinya sejak awal tidak tahu soal materi promosi film tersebut dan baru mengetahui saat postingan itu menjadi perbincangan netizen.

BACA JUGA:Kasus DUI di Korea Selatan yang Menimpa Suga BTS, Bagaimana Hukum yang Berlaku?

"Saya tidak tahu sama sekali sebelum naik. Saya tidak cek semua content sebelum naik," ucap Dheeraj, dikutip CNNIndonesia, Selasa (20/8).

Ia mengatakan bahwa dirinya telah menegur tim publisis yang bertanggung jawab atas promosi film Dosen Ghaib: Sudah Malam atau Sudah Tahu.

"Saya tidak tahu sama sekali. Tahunya pas ada yang WhatsApp. Namanya juga kesalahan, saya maafkan tim publisis," ujarnya.

BACA JUGA:Celine Evangelista Kini Mualaf, Ternyata Ini Sosok yang Membimbingnya

Sebelumnya, Dee Company menuai kecaman netizen di media sosial usai menggunakan kasus mahasiswi PPDS Undip sebagai materi promosi untuk film Dosen Ghaib: Sudah Malam atau Sudah Tahu yang kini sedang tayang di bioskop.

Materi promosi film itu dinilai tidak menunjukkan rasa empati kepada korban yang membuat netizen melontarkan kritik tajam kepada rumah produksi milik Dheeraj Kalwani itu.

Diketahui, materi promosi film itu menggunakan isu mahasiswi PPDS (Program Pendidikan Dokter Spesialis) Undip yang tewas bunuh diri akibat dirundung.

BACA JUGA:The Changcuters Ungkap Kondisi Terkini Tria Usai Pingsan di Atas Panggung

Hal itu juga sempat menjadi perhatian Joko Anwar yang mengungkap kekesalannya di Instagram Story.

"Mau protes ke PH yang gunain tragedi buat materi promo filmnya tapi males. Nggak bakal paham juga mereka kenapa itu perbuatan yang sangat tak berhati. Tak berkelas. Dan tak beretika. Karena kemungkinan besar mereka nggak punya," tulis Joko Anwar.

Usai ramai dikritik, postingan tersebut langsung dihapus dari Instagram Dee Company. (inm)

Berita Terbaru

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional9 menit lalu
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline1 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga1 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline2 jam lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle2 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle3 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle4 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat5 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline5 jam lalu