1.348 Hektare Sawah di Subang Utara Terancam Kekeringan

PASUNDANEKSPRES.ID - Pemerintah Kabupaten Subang menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mengantisipasi potensi kekeringan yang mengancam sektor pertanian di wilayah utara Kabupaten Subang.
Langkah tersebut dilakukan guna memastikan produksi padi tetap terjaga sebagai salah satu penopang kebutuhan beras nasional.
Komitmen itu ditegaskan Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita, saat meninjau areal pertanian di Kecamatan Binong, Jumat (17/7/2026).
Berpotensi Terdampak Kekeringan
Dalam kunjungan tersebut, Kang Rey mengungkapkan, sedikitnya 1.348 hektare lahan pertanian di wilayah Subang bagian utara berpotensi terdampak kekeringan, bertepatan dengan masa awal musim tanam padi.
Meski demikian, ia memastikan pemerintah daerah bersama pemerintah pusat telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif agar produktivitas pertanian tetap terjaga.
"Untuk kebutuhan padi di Kabupaten Subang tetap terjaga, untuk menyuplai kebutuhan nasional," ungkap Kang Rey kepada Pasundan Ekspres.
Sebagai bentuk mitigasi, Pemkab Subang telah menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), salah satunya berupa mesin pompa air bagi petani.
Selain itu, pemerintah juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian terkait rencana pembangunan tiga embung di kawasan pertanian wilayah utara Subang guna memperkuat ketersediaan air saat musim kemarau.
"Salah satunya ini, kita memberikan bantuan pompa, dan kita dalam waktu dekat, insya Allah, akan ada bantuan juga dari Kementerian untuk pembuatan embung," kata Kang Rey.(cdp/sep)
