Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Banjir Tak Kunjung Usai, Eks Wapres Soroti Ketidakcerdasan Daerah!

K
Khoirul AnsoriEditor: Dobi Maulana
|15:03 WIB
Bagikan:
Banjir Tak Kunjung Usai, Eks Wapres Soroti Ketidakcerdasan Daerah!
Banjir Tak Kunjung Usai, Wapres Soroti Ketidakcerdasan Daerah! (Foto dok saat kunjungan Wapres Makruf Amin Di subang 13/02/2021)

PASUNDAN EKSPRES.ID — Bencana banjir kembali menerjang Kabupaten Subang, Jawa Barat daerah pantura, setelah hujan deras selama beberapa hari terakhir menyebabkan permukiman di beberapa kecamatan terendam air hingga mencapai lebih dari 1,5 meter.

Kondisi banjir yang meluas sejak Rabu (28/1/2026) membuat warga terpaksa mengungsi ke tempat lebih aman, sementara ribuan rumah masih digenangi air yang naik secara drastis akibat meluapnya sungai dan saluran air setempat.

Kecamatan yang terdampak antara lain Blanakan, Ciasem, Pamanukan, Pusakanagara, Legon Kulon, dan sekitarnya, di mana aktivitas masyarakat sempat lumpuh akibat banjir yang merendam permukiman dan fasilitas umum.

Beberapa warga memilih tetap bertahan di tempat pengungsian, sedangkan lainnya menunggu distribusi bantuan dari pemerintah setempat.

Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin pernah menegaskan bahwa banjir yang terus berulang di berbagai daerah menunjukkan lemahnya kebijakan dan penegakan hukum dalam tata kelola lingkungan dan wilayah.

Pernyataan itu disampaikan Wapres saat meninjau daerah terdampak banjir di Subang Jawa Barat, Sabtu (13/02/2021). 

“Kalau banjir itu berulang, artinya kita itu apa ya, tidak cerdas,” ujar Ma’ruf Amin saat berdialog dengan jajaran pemerintah daerah Subang dan warga terdampak.

Wapres menilai, banjir tidak bisa lagi dipahami semata-mata sebagai akibat curah hujan tinggi, melainkan sebagai indikator kegagalan perencanaan kebijakan dan pengawasan hukum, terutama terkait tata ruang, alih fungsi lahan, dan pengelolaan daerah aliran sungai.

Menurut Ma’ruf, pemerintah pusat dan daerah sebenarnya telah memiliki perangkat regulasi yang cukup, mulai dari Undang-Undang Penanggulangan Bencana, aturan tata ruang, hingga kebijakan perlindungan lingkungan hidup.

Namun, persoalan utama terletak pada implementasi dan konsistensi penegakan aturan tersebut di lapangan. 

Praktik tersebut, menurutnya, menunjukkan lemahnya pengawasan dan penindakan hukum, baik oleh pemerintah daerah maupun aparat terkait.

Dua-duanya tidak boleh dilanggar. Apabila dilanggar akan timbul kerusakan," tegasnya. 

Wapres juga meminta pemerintah daerah untuk lebih tegas menegakkan peraturan daerah (Perda) yang berkaitan dengan tata ruang dan lingkungan, termasuk memberikan sanksi kepada pihak-pihak yang terbukti melanggar dan berkontribusi terhadap terjadinya banjir.

Selain penegakan hukum, Ma’ruf menekankan pentingnya sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah agar program pengendalian banjir tidak berjalan parsial.

Ia menyebut perencanaan infrastruktur, normalisasi sungai, dan pengelolaan lingkungan harus menjadi satu kesatuan kebijakan yang berkelanjutan. 

Berita Terbaru

PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

Nasional27 menit lalu
DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

Nasional1 jam lalu
Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Lifestyle1 jam lalu
Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Purwakarta2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Jawa Barat2 jam lalu
Kecelakaan Tanjakan Abah Subang, Tronton Mundur dan Tabrak Mobil di Belakang

Kecelakaan Tanjakan Abah Subang, Tronton Mundur dan Tabrak Mobil di Belakang

Subang2 jam lalu
Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Lifestyle2 jam lalu
PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

Olahraga3 jam lalu
Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Nasional4 jam lalu
Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Purwakarta5 jam lalu