Beri Beasiswa, DKM Al-Ikhlas di Subang Santuni Yatim

PASUNDANEKSPRES.ID - Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Ikhlas Perumahan Pesona Permata Hijau menggelar kegiatan santunan dan pemberian beasiswa bagi anak yatim dan dhuafa, Minggu (15/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Masjid Al-Ikhlas tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial warga dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak-anak yatim dan dhuafa di sekitar lingkungan perumahan.
Ketua DKM Masjid Al-Ikhlas, M. Burhanudin S. Sy., mengatakan program santunan dan beasiswa tersebut merupakan hasil “rereongan” warga yang secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu sesama.
“Program ini merupakan inisiatif warga yang ingin saling membantu. Ketika ada donasi dari masyarakat, maka dana tersebut kami salurkan kembali kepada warga yang membutuhkan, terutama untuk bantuan pendidikan dan santunan bagi anak yatim,” ujarnya kepada Pasundan Ekspres.
Ia menjelaskan, program santunan ini diprioritaskan bagi anak-anak yatim yang berada di lingkungan Perumahan Pesona Permata Hijau, termasuk wilayah Sidodadi dan beberapa perumahan di sekitarnya.
Dalam kegiatan tersebut, jumlah penerima santunan tercatat lebih dari 50 orang. Burhanudin menyebut kegiatan ini merupakan program pertama yang dijalankan DKM Al-Ikhlas dengan skema santunan dan beasiswa yang lebih terstruktur.
“Alhamdulillah penerima santunan kali ini lebih dari 50 orang. Ini merupakan program pertama yang kami jalankan dan mudah-mudahan ke depannya bisa terus berlanjut,” katanya.
Dana untuk kegiatan tersebut berasal dari donasi masyarakat yang dikumpulkan dalam waktu relatif singkat. Dari target kebutuhan sebesar Rp13.750.000, panitia berhasil mengumpulkan dana hingga Rp14.950.000.
Seluruh dana tersebut kemudian disalurkan kepada anak-anak yatim dan dhuafa, termasuk untuk mendukung kegiatan buka puasa bersama yang digelar dalam rangkaian acara.
Selain santunan, DKM Al-Ikhlas juga memberikan bantuan beasiswa pendidikan bagi anak-anak dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi.
Burhanudin berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para penerima sekaligus memotivasi mereka untuk terus semangat dalam menempuh pendidikan.
“Kami berharap anak-anak yang menerima bantuan ini dapat tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan memiliki kepedulian sosial,” pungkasnya.(hdi/ded)
