Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Harga Daging dan Cabai Turun Pasca Lebaran di Subang

E
EgiEditor: Egi
|05:01 WIB
Bagikan:
Harga Daging dan Cabai Turun Pasca Lebaran di Subang
Salah satu pedagang sayur di Pasar Panjang, Asep ketika menjajakan dagangannya. Harga kebutuhan pokok mulai turun.(Muhammad Faishal/Pasundan Ekspres)

SUBANG-Harga bahan kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Subang terpantau mulai turun seminggu pasca Hari Raya Idul Fitri. Pasalnya, berdasarkan data daftar harga isian rata-rata bahan pokok yang dikeluarkan oleh Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Subang, dibandingkan pada malam Lebaran Minggu (30/3), harga beberapa bahan pokok pada Minggu (6/4) cenderung lebih landai. 

Mulai dari harga daging sapi yang awalnya Rp 160.000 per kg, kini telah turun menjadi Rp 140.000 per kg. Begitu pun dengan daging ayam kampung yang sempat di harga Rp 100.000 per ekor, sekarang sudah di harga Rp 80.000 per ekor. 

Selain daging-dagingan, harga cabai juga terpantau mengalami penurunan sepekan setelah Lebaran. Mulai dari cabai merah keriting dan cabai merah besar yang awalnya di harga Rp 65.000 per kg sekarang berada di harga Rp 60.000 per kg, cabai rawit hijau dari Rp 90.000 per kg menjadi Rp 60 ribu per kg, serta cabai rawit merah dari Rp 90.000 per kg menjadi Rp 80.000 per kg. 

Kabid Perdagangan DKUPP Subang, Lita Pelitiani mengatakan, kenaikan signfikan harga pada saat Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) memang lumrah terjadi karena meningkatnya permintaan komoditas tertentu pada saat itu. 

Meskipun harga bahan-bahan pokok nampak mulai melandai pasca Lebaran, Lita menyebut bahwa harga-harga tersebut masih terbilang relatif tinggi, terutama pada komoditas holtikultura seperti cabai, bawang, dan lainnya. 

Belum lagi, selain HBKN fluktuasi harga juga dapat terjadi dikarenakan beberapa faktor salah satunya adalah pasokan sedikit, dan faktor cuaca. "Jadi curah hujan adalah satu faktor penting yang mempengaruhi harga, tetapi faktor-lain lain yang saya sebutkan juga ikut berperan dalam menentukan harga di pasar," ucapnya.(fsh/sep)

Berita Terbaru

Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Jawa Barat1 jam lalu
Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Headline2 jam lalu
Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Headline2 jam lalu
Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional3 jam lalu
ADVERTISEMENT
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline4 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga4 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline5 jam lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline5 jam lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle5 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle6 jam lalu