Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Seleksi Wawancara Relawan SPPG 019 Dangdeur Subang Digelar Terbuka, Profesional dan Kedepankan Kompetensi

C
Cindy Desita Putri Editor: Dede SM
|05:00 WIB
Bagikan:
Seleksi Wawancara Relawan SPPG 019 Dangdeur Subang Digelar Terbuka, Profesional dan Kedepankan Kompetensi
Calon relawan dapur SPPG Dangdeur Subang 019 saat mengikuti seleksi tes wawancara pada Rabu (21/1/2025).(Cindy DEsita Putri/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dangdeur Subang 019 menggelar tahapan wawancara calon relawan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu (21/1/2025).

Proses seleksi ini diikuti ratusan pelamar dan dilaksanakan secara terbuka, profesional, serta mengedepankan kompetensi sesuai arahan pemerintah pusat.

PIC SPPG Dangdeur Subang 019, Efik Hadyat menjelaskan, rekrutmen relawan dilakukan secara transparan sejak awal dan diumumkan jauh hari melalui berbagai kanal, mulai dari media massa, media sosial, hingga langsung ke masyarakat sekitar dapur.

“Rekrutmen ini kami laksanakan secara terbuka sesuai arahan Presiden Prabowo. Kami umumkan secara luas agar masyarakat mengetahui bahwa kesempatan ini terbuka bagi siapa saja yang memenuhi kriteria,” jelasnya kepada Pasundan Ekspres.

Efik menuturkan, terdapat empat poin utama yang menjadi dasar dalam proses rekrutmen relawan dapur SPPG 019 Dangdeur.

Pertama, seleksi dilakukan berdasarkan kompetensi. Hal ini menjadi tuntutan Badan Gizi Nasional (BGN) agar dapur MBG dikelola secara profesional.

“Karena ini Program Makan Bergizi Gratis, maka dibutuhkan tenaga yang memang ahli di bidangnya. Mulai dari juru masak, kepala chef yang bersertifikat, hingga tenaga pendukung seperti ahli gizi dan kesehatan,” ujarnya.

Poin kedua, pihaknya mengutamakan masyarakat sekitar dapur yang berlokasi di wilayah Dangdeur, Blok Cibogo. Untuk itu, manajemen dapur berkoordinasi dengan RT, RW, hingga kelurahan guna menyebarluaskan informasi rekrutmen.

“Antusiasme warga sekitar sangat tinggi. Banyak sekali yang mendaftar. Namun tetap kami seleksi karena dapur ini dikelola secara profesional dan harus sesuai kebutuhan,” kata Efik.

Ketiga, rekrutmen juga dilakukan melalui jaringan dan relasi pengelola dapur di wilayah Subang, terutama bagi mereka yang memiliki keahlian dan membutuhkan pekerjaan.

Keempat, karena SPPG Dangdeur 019 merupakan dapur kedua setelah SPPG Pasir Karumbi 03, pihaknya melakukan akselerasi operasional dengan memindahkan sebagian tenaga berpengalaman dari dapur pertama.

“Kami alihkan satu-dua orang juru masak, tim pemorsian, hingga tim pencucian dari Pasir Karumbi 03 ke Dangdeur. Tujuannya agar adaptasi cepat dan relawan baru bisa langsung dibimbing,” tambahnya.

Dalam proses rekrutmen ini, tercatat lebih dari 500 pelamar mendaftar. Setelah seleksi administrasi, sebanyak 283 orang dinyatakan lolos dan berhak mengikuti tahapan wawancara. Wawancara dibagi ke dalam lima sesi, mulai pukul 08.00 WIB hingga 21.00 WIB.

“Setelah wawancara, masih ada tahapan akhir sebelum penetapan. Jumlah relawan yang direkrut menyesuaikan penerima manfaat. Jika mencapai 2.000 hingga 3.000 penerima, dibutuhkan sekitar 47 relawan. Namun jika di bawah 1.500, cukup sekitar 35 relawan,” terang Efik.

Sementara itu, Owner SPPG Dangdeur 019, Tety Asriyanti menjelaskan, dapur ini akan melayani sekitar 1.300 siswa SMA dari tiga sekolah. Sebagian penerima manfaat dialihkan dari dapur lain yang sebelumnya telah melayani hingga 4.000 orang.

“Karena kapasitas dapur sebelumnya sudah penuh, maka sebagian dialihkan ke SPPG Dangdeur 019, khususnya untuk tingkat SMA,” ujar Tety.

Terkait kelengkapan administratif seperti SLHS dan perizinan lainnya, Tety memastikan seluruh proses akan dipenuhi sesuai ketentuan.

“Setelah dapur berjalan sekitar satu bulan, seluruh kelengkapan administrasi wajib kami selesaikan,” ungkapnya.

Dia menyebut, saat ini, dapur SPPG Dangdeur 019 telah dinyatakan 100 persen siap beroperasi setelah melalui survei perwakilan BGN di tingkat kecamatan. Pihak pengelola kini menunggu penunjukan resmi kepala dapur oleh BGN, sebelum operasional penuh dijalankan.

“Mudah-mudahan akhir bulan ini SPPG Yayasan Dangdeur Subang 019 sudah bisa beroperasi secara penuh,” pungkasnya. (cdp/ded)

Berita Terbaru

DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiarkan Tingkatkan Kualitas Layanan

DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiarkan Tingkatkan Kualitas Layanan

Headline51 menit lalu
Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Headline58 menit lalu
Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Headline1 jam lalu
Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Lifestyle3 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle4 jam lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle5 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle6 jam lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional6 jam lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle7 jam lalu