Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Sulap Matematika Jadi Petualangan Seru! Dosen POLSUB Rilis Game Edukasi Berbasis AI untuk Siswa SMPN 1 Cibogo

D
Dobi MaulanaEditor: Dobi Maulana
|09:39 WIB
Bagikan:
Sulap Matematika Jadi Petualangan Seru! Dosen POLSUB Rilis Game Edukasi Berbasis AI untuk Siswa SMPN 1 Cibogo
Inovasi mutakhir yang didanai oleh Program Penelitian Kompetitif Internal P2V POLSUB Tahun 2026 ini langsung diuji coba dan diimplementasikan kepada siswa-siswi Kelas VII SMPN 1 Cibogo, Kabupaten Subang, pada Kamis (22/10/2026).

PASUNDANEKSPRES.ID, SUBANG - Stigma bahwa matematika adalah pelajaran yang membosankan, menakutkan, dan bikin stres tampaknya akan segera sirna. Lewat tangan dingin para akademisi Politeknik Negeri Subang (POLSUB), sistem pembelajaran numerasi yang kaku kini disulap menjadi sebuah petualangan interaktif berbasis Kecerdasan Buatan (AI) yang sangat menyenangkan.

Gebrakan inovatif ini datang dari tim dosen Jurusan Teknologi Informasi dan Komputer (TIK) POLSUB yang diketuai oleh Mohammad Iqbal bersama rekan dosen Slamet Rahayu, serta dua mahasiswa cerdas, Faiq Raihan Musyaffa dan Alya Maratun Jamilah, tim ini sukses mengembangkan Smart AI Learning dan sebuah game matematika yang dirancang khusus menyesuaikan gaya belajar setiap individu (personalisasi).

Inovasi mutakhir yang didanai oleh Program Penelitian Kompetitif Internal P2V POLSUB Tahun 2026 ini langsung diuji coba dan diimplementasikan kepada siswa-siswi Kelas VII SMPN 1 Cibogo, Kabupaten Subang, pada Kamis (22/10/2026).

Penelitian ini tidak lahir dari ruang hampa, melainkan sebagai respons atas kondisi darurat numerasi yang tergambar dari hasil survei PISA 2022, di mana skor literasi matematika pelajar Indonesia masih jauh di bawah rata-rata global.

Kondisi tersebut selaras dengan temuan lapangan tim POLSUB di SMPN 1 Cibogo. Berdasarkan hasil wawancara dengan pihak sekolah, terungkap bahwa siswa masih sangat lemah dalam penyelesaian soal numerasi, yang dibuktikan dengan rendahnya rata-rata nilai ujian.

"Kondisi ini diperparah oleh stigma negatif bahwa matematika itu membebani. Dari observasi kami, sebagian besar siswa merasa bosan dan stres. Di sisi lain, metode pengajaran guru masih konvensional dan cenderung menggunakan pola one size fits all (satu metode untuk semua), tanpa mempertimbangkan karakteristik belajar masing-masing anak yang berbeda," papar Iqbal.

Legend of Math Knight: Petualangan Menyelamatkan Nilai Matematika

Menjawab tantangan tersebut, tim POLSUB merancang solusi komprehensif dua arah, baik untuk siswa maupun guru. Bagi siswa, mereka menghadirkan game petualangan 2D epik bertajuk Legend of Math Knight.

Dengan sentuhan Game Engine Unity, materi hitungan bilangan bulat yang biasanya monoton diubah menjadi enam level petualangan menegangkan: Hutan Bilangan, Pasar Anomali, Rumah Pohon, Goa Faktor, Jalur Markas, dan Kerajaan.

“Game ini penuh dengan gamifikasi. Ada penyelesaian misi, leaderboard (papan peringkat), dan tutorial pembelajaran utuh di dalam game sehingga siswa bisa belajar mandiri sambil bermain,” jelas Iqbal antusias.

Lebih dari sekadar bermain, pengalaman belajar ini disesuaikan dengan psikologi anak. Sebelum memulai materi dalam platform E-learning, siswa diwajibkan mengisi kuesioner gaya belajar VARK (Visual, Auditori, Reading, dan Kinestetik). Hasilnya, materi yang disajikan oleh sistem akan otomatis beradaptasi dengan gaya belajar spesifik yang paling dikuasai oleh siswa tersebut.

Meringankan Beban Guru dengan Asisten AI

Bukan hanya memanjakan siswa, inovasi ini juga bertindak layaknya "asisten cerdas" bagi para guru. Anggota tim peneliti, Slamet Rahayu, menjelaskan bahwa sistem ini dilengkapi Dashboard Learning Analytics.

Melalui dasbor ini, sistem penilaian berjalan secara otomatis. Kecerdasan Buatan (AI) di dalamnya akan menganalisis dari waktu menjawab, skor, hingga pola kesalahan siswa, lalu memberikan umpan balik yang akurat.

“Kami juga memastikan game edukasi ini tidak keluar jalur. Semua materi disusun ketat selaras dengan RPP, Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), dan Capaian Pembelajaran (CP) sekolah,” terang Slamet.

Respons luar biasa terlihat saat sosialisasi dan uji coba penggunaan E-Learning serta game ini berlangsung. Para siswa tampak antusias mengakses materi dari gawai masing-masing.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMPN 1 Cibogo Subang, Yana Suryana, menyambut hangat inisiatif brilian dari POLSUB ini. Ia optimis inovasi ini akan membongkar kebuntuan metode pengajaran matematika selama ini.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan penuh dari POLSUB. Semoga aplikasi ini bukan hanya mendongkrak motivasi dan kemampuan numerasi anak-anak, tetapi juga benar-benar membantu guru dalam memantau perkembangan akademik siswa secara real-time melalui dasbor analitiknya,” harap Yana.

Apresiasi senada turut disampaikan oleh Menik Kinanti Haryono, salah satu guru matematika setempat, yang melihat langsung pancaran antusiasme murid-muridnya saat mencoba sistem tersebut.

Langkah konkret dari kampus vokasi ini membuktikan bahwa integrasi antara teknologi, kurikulum, dan pemahaman psikologi anak adalah kunci utama untuk mendobrak kebuntuan literasi numerasi di Indonesia.

Berita Terbaru

Pemda Purwakarta Diminta Tindaklanjuti Tiga Fokus Utama dalam Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Pemda Purwakarta Diminta Tindaklanjuti Tiga Fokus Utama dalam Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Purwakarta2 menit lalu
Pemda Purwakarta Dorong Program Gerakan Berkah Sampah untuk Purwakarta Istimewa.

Pemda Purwakarta Dorong Program Gerakan Berkah Sampah untuk Purwakarta Istimewa.

Purwakarta4 menit lalu
Profil Alvin Tedjo, Keturunan Indonesia yang Terpilih Menjadi Wali Kota Mississauga, Kanada

Profil Alvin Tedjo, Keturunan Indonesia yang Terpilih Menjadi Wali Kota Mississauga, Kanada

Nasional10 menit lalu
Kembangkan Kemampuan Siswa, SMP IT Al-Majid Subang Perkuat Pembelajaran Bahasa Mandarin

Kembangkan Kemampuan Siswa, SMP IT Al-Majid Subang Perkuat Pembelajaran Bahasa Mandarin

Subang13 menit lalu
ADVERTISEMENT
Satpol PP Karawang Bantu Biaya Pengobatan dan Perbaikan Motor Ojol

Satpol PP Karawang Bantu Biaya Pengobatan dan Perbaikan Motor Ojol

Karawang16 menit lalu
Cegah Stunting, Bidan Desa bersama kader Posyandu Wancimekar Laksanakan Screening

Cegah Stunting, Bidan Desa bersama kader Posyandu Wancimekar Laksanakan Screening

Karawang21 menit lalu
Demo Mahasiswa Trisakti Siap Geruduk Istana, Ini Desakan untuk Prabowo-Gibran

Demo Mahasiswa Trisakti Siap Geruduk Istana, Ini Desakan untuk Prabowo-Gibran

Nasional29 menit lalu
Bupati Minta Pilkades Serentak 2026 Kondusif, Tidak Boleh Merusak Persaudaraan

Bupati Minta Pilkades Serentak 2026 Kondusif, Tidak Boleh Merusak Persaudaraan

Subang30 menit lalu
Perluas Akses Layanan Kesehatan, RS Mitra Plumbon Subang Gandeng Sejumlah Asuransi

Perluas Akses Layanan Kesehatan, RS Mitra Plumbon Subang Gandeng Sejumlah Asuransi

Subang32 menit lalu
Pemilu Israel 2026: Netanyahu & Oposisi Gagal Raih Mayoritas Parlemen

Pemilu Israel 2026: Netanyahu & Oposisi Gagal Raih Mayoritas Parlemen

Nasional42 menit lalu