Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Warga Geruduk Kantor Desa Ciasem Baru, Protes Kandang Ayam di Tengah Permukiman Kian Memanas

R
Rian AlfianEditor: Dobi Maulana
|09:44 WIB
Bagikan:
Warga Geruduk Kantor Desa Ciasem Baru, Protes Kandang Ayam di Tengah Permukiman Kian Memanas
Warga Geruduk Kantor Desa Ciasem Baru, Protes Kandang Ayam di Tengah Permukiman Kian Memanas

SUBANG, PASUNDANEKSPRES.ID - Situasi di Desa Ciasem Baru kembali memanas. Puluhan warga mendatangi kantor desa untuk menyuarakan penolakan terhadap pembangunan kandang ayam petelur yang berada di tengah permukiman sekaligus pusat aktivitas jual beli warga.

Aksi protes ini dipicu keluhan warga yang merasa terganggu oleh banyaknya lalat yang diduga berasal dari kandang ayam tersebut. Keberadaan lalat dinilai telah mengganggu kenyamanan lingkungan dan berdampak langsung pada aktivitas usaha masyarakat sekitar, khususnya para pedagang.

Berdasarkan keterangan warga, lokasi kandang ayam berada di area yang cukup padat aktivitas. Setiap hari, kawasan tersebut ramai oleh pedagang dan pembeli. Namun sejak kandang beroperasi, lalat disebut semakin banyak dan sulit dikendalikan.

Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, tampak aparat Kepolisian Republik Indonesia berjaga di sekitar kantor desa saat warga menyampaikan aspirasi. Warga secara tegas meminta agar kandang ayam dipindahkan ke lokasi yang lebih jauh dari permukiman demi menjaga kenyamanan dan kesehatan lingkungan.

Sejumlah pedagang mengaku kewalahan menjaga kebersihan dagangan karena lalat terus berdatangan. Mereka khawatir kondisi ini tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga menurunkan minat pembeli.

“Hampir setiap hari harus ekstra bersih, tapi lalat tetap banyak. Pembeli jadi ragu,” ujar salah satu pedagang yang enggan disebutkan namanya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola kandang ayam terkait tuntutan warga. Sementara itu, masyarakat berharap pemerintah desa segera mengambil langkah konkret agar persoalan ini tidak berlarut-larut.

Kini, pertanyaan besar pun mengemuka: apakah kandang ayam tersebut akan dipindahkan dari kawasan permukiman, atau pemerintah desa menyiapkan solusi lain untuk meredam keluhan warga? Warga menanti kepastian.

Berita Terbaru

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Lifestyle50 menit lalu
Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle1 jam lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle3 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle4 jam lalu
ADVERTISEMENT
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional4 jam lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle5 jam lalu
Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Subang5 jam lalu
Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle5 jam lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle5 jam lalu
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional6 jam lalu