Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Cara Mudah Menggunakan Google Keyword Planner untuk Riset Kata Kunci

R
Rian AlfianEditor: Dobi Maulana
|18:11 WIB
Bagikan:
Cara Mudah Menggunakan Google Keyword Planner untuk Riset Kata Kunci
Cara Mudah Menggunakan Google Keyword Planner untuk Riset Kata Kunci

PASUNDAN EKSPRES - Google Keyword Planner adalah alat gratis dari Google yang sangat berguna untuk melakukan riset kata kunci, terutama bagi pemilik website, blogger, dan digital marketer.

Dengan alat ini, kamu bisa menemukan kata kunci yang sering dicari orang di Google, sekaligus melihat perkiraan volume pencarian dan tingkat persaingannya.

Berikut adalah panduan mudah menggunakan Google Keyword Planner.

Apa Itu Google Keyword Planner?

Google Keyword Planner adalah fitur bawaan dari Google Ads yang awalnya dibuat untuk membantu pengiklan menentukan kata kunci terbaik untuk kampanye iklan mereka.

Namun, kamu juga bisa menggunakannya secara gratis hanya untuk riset keyword, tanpa perlu menjalankan iklan.

Cara Mudah Menggunakan Google Keyword Planner untuk Riset Kata Kunci

1. Masuk ke Google Ads

- Buka [https://ads.google.com](https://ads.google.com)

- Login menggunakan akun Google kamu.

- Jika belum pernah menggunakan Google Ads sebelumnya, kamu mungkin akan diminta membuat kampanye pertama. Pilih opsi “Switch to Expert Mode” dan klik “Create an account without a campaign” agar bisa langsung ke dashboard utama.

2. Akses Keyword Planner

- Setelah masuk ke dashboard Google Ads, klik ikon Tools (ikon kunci pas) di pojok kanan atas.

- Pilih menu “Keyword Planner” di bawah kolom Planning.

3. Pilih Jenis Riset Keyword

Google Keyword Planner menyediakan dua fitur utama:

- Discover new keywords: Untuk mencari ide kata kunci baru berdasarkan topik atau website tertentu.

- Get search volume and forecasts: Untuk mengetahui volume pencarian dan proyeksi performa dari kata kunci tertentu.

4. Gunakan “Discover New Keywords”

- Klik opsi “Discover new keywords”.

- Masukkan topik atau kata kunci utama yang kamu inginkan. Misalnya: “motor matic irit” atau “tanaman hias indoor”.

- Kamu juga bisa memasukkan alamat URL kompetitor untuk melihat keyword yang berkaitan.

- Klik “Get Results”

5. Analisis Hasil Keyword

Setelah itu kamu akan melihat:

- Kata kunci terkait dengan ide awal kamu.

- Volume pencarian bulanan (rata-rata berapa kali dicari dalam sebulan).

- Tingkat persaingan (rendah, sedang, atau tinggi).

- Bidding untuk iklan (bisa diabaikan jika kamu hanya riset organik).

6. Saring dan Unduh Data

- Kamu bisa menyaring kata kunci berdasarkan volume pencarian atau tingkat persaingan.

- Untuk menyimpan data, klik ikon download di kanan atas dan pilih format yang kamu inginkan (Excel atau CSV).

Google Keyword Planner adalah alat riset kata kunci yang powerful dan mudah digunakan, bahkan untuk pemula.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu bisa menemukan kata kunci yang tepat untuk meningkatkan traffic website atau blog kamu secara organik.

(ryn/dbm)

Berita Terbaru

FIF Fun Run Subang 2026 Digelar 7 November, Catat Agendanya!

FIF Fun Run Subang 2026 Digelar 7 November, Catat Agendanya!

Lifestyle16 menit lalu
Download Kalender 2027 Resmi Kemenag, Dilengkapi Libur Nasional dan Cuti Bersama

Download Kalender 2027 Resmi Kemenag, Dilengkapi Libur Nasional dan Cuti Bersama

Lifestyle40 menit lalu
Perkiraan Jam Tanding Wakil Indonesia di Hylo Open 2026

Perkiraan Jam Tanding Wakil Indonesia di Hylo Open 2026

Olahraga1 jam lalu
5 Warna Cat Interior Rumah yang Hangat, Bikin Hunian Lebih Nyaman dan Estetik

5 Warna Cat Interior Rumah yang Hangat, Bikin Hunian Lebih Nyaman dan Estetik

Lifestyle1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Gandeng AGAVI Institute, Bapperida Buka Program Subang Youth Preneur 2026 Untuk Pelaku UMKM

Gandeng AGAVI Institute, Bapperida Buka Program Subang Youth Preneur 2026 Untuk Pelaku UMKM

Subang2 jam lalu
PPN Pembalut Wanita Masih Dipungut, Wacana Pembebasan Belum Masuk Kajian

PPN Pembalut Wanita Masih Dipungut, Wacana Pembebasan Belum Masuk Kajian

Nasional2 jam lalu
Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Nasional3 jam lalu
Pidana Kerja Sosial Subang 2026 Mulai Diterapkan, Terpidana Jalani Hukuman di Panti Asuhan

Pidana Kerja Sosial Subang 2026 Mulai Diterapkan, Terpidana Jalani Hukuman di Panti Asuhan

Subang3 jam lalu
Kasus Korupsi Dana BNPB 2026: KPK Periksa Pejabat dan Telusuri Aliran Uang Pengadaan Bencana

Kasus Korupsi Dana BNPB 2026: KPK Periksa Pejabat dan Telusuri Aliran Uang Pengadaan Bencana

Nasional3 jam lalu
Pramono Anung Pastikan Tak Ada Fasilitas Publik Rusak Usai Demo Mahasiswa di Jakarta

Pramono Anung Pastikan Tak Ada Fasilitas Publik Rusak Usai Demo Mahasiswa di Jakarta

Nasional3 jam lalu