Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Bencana Alam dalam Kaleidoskop Bandung Barat 2025: Mulai dari Longsor hingga Cuaca Esktrem

P
Paramitha AuliaEditor: Heru Ramdani
|12:29 WIB
Bagikan:
Bencana Alam dalam Kaleidoskop Bandung Barat 2025: Mulai dari Longsor hingga Cuaca Esktrem
Bencana Alam dalam Kaleidoskop Bandung Barat 2025: Mulai dari Longsor hingga Cuaca Esktrem

PASUNDANEKSPRES.ID - Menjelang pergantian tahun 2026, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dihadapkan pada berbagai peristiwa yang menyita perhatian publik, terutama terkait meningkatnya kejadian bencana alam.

Sepanjang akhir tahun 2025, sejumlah wilayah di Bandung Barat dilaporkan mengalami longsor, pergerakan tanah, hingga ancaman bencana lain akibat cuaca ekstrem dan kondisi geografis yang rentan. Berikut rangkumannya. 

Longsor di Lembang Nyaris Robohkan Rumah Warga 

Salah satu peristiwa yang cukup mengkhawatirkan terjadi di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut selama beberapa jam pada Minggu (1/11/2025) memicu longsor di Kampung Cibedug, RT 03/RW 10, Desa Cikole, Kecamatan Lembang.

Longsor terjadi sekitar pukul 11.30 WIB dan mengakibatkan satu rumah milik warga tergerus aliran air, hingga material longsoran menimpa rumah tetangga yang berada di bagian bawah. 

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Penghuni rumah berada di bagian depan bangunan saat longsor terjadi, sementara rumah yang terdampak di bawahnya hanya mengalami kerusakan di bagian belakang.

Meski demikian, pihak desa mengimbau para penghuni untuk sementara waktu mengungsi demi menghindari risiko longsor susulan.

Pada Senin,(3/11/2025), Kepala Desa Cikole, Tajudin menjelaskan bahwa penyebab longsor diduga akibat derasnya aliran air yang menggerus pondasi rumah di atas saluran air, diperparah oleh struktur tanah yang labil.

BPBD Bandung Barat Catat Delapan Potensi Bencana 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat mengungkapkan bahwa wilayah KBB memiliki beragam potensi bencana yang perlu diwaspadai oleh masyarakat.

Tercatat sedikitnya delapan jenis bencana yang berpotensi terjadi, yakni banjir dan banjir bandang, cuaca ekstrem, gempa bumi, tanah longsor, kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, serta dampak letusan gunung berapi.

Pada Minggu (16/11/2025), Kepala Bidang Penanggulangan Kesiapsiagaan BPBD Bandung Barat, Dedi Supriyadi, menyebut setiap wilayah di KBB memiliki karakteristik ancaman bencana yang berbeda.

Ia juga menjelaskan bahwa faktor geografis menjadi penyebab utama tingginya potensi bencana di wilayah tersebut.

Kondisi wilayah yang berbukit dengan kemiringan lereng curam, ditambah saluran irigasi yang tersumbat dan penumpukan sampah, memperbesar risiko terjadinya banjir dan longsor.

Pergerakan Tanah Ancam Puluhan Rumah di Rongga 

Selain longsor di Lembang, bencana pergerakan tanah juga melanda Kampung Nendeut, RW 09, Desa Sukamanah, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat. Peristiwa ini berdampak pada sedikitnya 51 rumah yang dihuni oleh 60 kepala keluarga atau sekitar 208 jiwa.

Pada Kamis (6/11/2025), Kepala Pelaksana BPBD Bandung Barat, Asep Sehabudin, menjelaskan bahwa pergerakan tanah terjadi secara tiba-tiba dan dipicu oleh cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut dalam beberapa minggu terakhir.

Sebagian besar warga memilih mengungsi ke rumah kerabat demi menghindari ancaman bencana lanjutan. Dari hasil pemantauan BPBD, retakan tanah memiliki panjang hingga satu meter dengan lebar mencapai lima sampai sepuluh sentimeter.

(ipa)

Berita Terbaru

Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Subang6 menit lalu
Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Subang10 menit lalu
Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Subang35 menit lalu
Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Nasional35 menit lalu
ADVERTISEMENT
Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Headline45 menit lalu
Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Purwakarta1 jam lalu
Bapperida Dukung Riset BRIN, Hidrolisat Ikan ASIKA Siap Diuji untuk Penanganan Stunting di Subang

Bapperida Dukung Riset BRIN, Hidrolisat Ikan ASIKA Siap Diuji untuk Penanganan Stunting di Subang

Headline1 jam lalu
BPJS Ketenagakerjaan Data Perajin Genteng dan Pengayuh Becak Listrik di Purwakarta

BPJS Ketenagakerjaan Data Perajin Genteng dan Pengayuh Becak Listrik di Purwakarta

Purwakarta1 jam lalu
Biaya Haji Turun, Kepala Kemenhaj Purwakarta: Alhamdulillah Ini Kabar Baik, Ringankan Calon Jemaah

Biaya Haji Turun, Kepala Kemenhaj Purwakarta: Alhamdulillah Ini Kabar Baik, Ringankan Calon Jemaah

Purwakarta1 jam lalu
Cara Daftar BSU 2026 Rp900 Ribu, Pekerja Wajib Tahu Syarat dan Link Resminya!

Cara Daftar BSU 2026 Rp900 Ribu, Pekerja Wajib Tahu Syarat dan Link Resminya!

Nasional1 jam lalu