Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Enam Tahun Berturut-turut, DSP Farm Jadi Pemasok Sapi Presiden

R
Rian AlfianEditor: Asep
|14:41 WIB
Bagikan:
Enam Tahun Berturut-turut, DSP Farm Jadi Pemasok Sapi Presiden
PETERNAKAN: DSP Farm saat ini menyiapkan sejumlah sapi berbobot jumbo yang akan didistribusikan ke berbagai daerah di Jawa Barat, termasuk untuk kebutuhan kurban Presiden di Kota Bandung. - DOK HUMAS PEMKOT BANDUNG

BANDUNG - Peternakan sapi dan domba milik peternak muda Kota Bandung, DSP Farm, kembali dipercaya menjadi pemasok hewan kurban bantuan masyarakat (Banmas) Presiden Republik Indonesia tahun 2026. Kepercayaan tersebut menjadi tahun keenam secara berturut-turut bagi DSP Farm dalam menyediakan sapi kurban pilihan Presiden.

Berlokasi di Jalan Palintang No.55, Kota Bandung, DSP Farm saat ini menyiapkan sejumlah sapi berbobot jumbo yang akan didistribusikan ke berbagai daerah di Jawa Barat, termasuk untuk kebutuhan kurban Presiden di Kota Bandung.

Pemilik DSP Farm, Vandri Dwitama, mengatakan usaha peternakan yang ia kelola dimulai sejak 2010 untuk domba dan berkembang ke peternakan sapi pada 2014. "Perkenalkan, saya Vandri Dwitama, peternak dari Kota Bandung di bawah naungan DKPP Kota Bandung dengan nama peternakan DSP Farm. Kami mulai beternak domba sejak 2010 dan sapi sejak 2014. Alhamdulillah sudah enam tahun berturut-turut dipercaya menjadi supplier sapi Banmas Presiden Republik Indonesia," ujarnya saat ditemui di lokasi peternakan, Selasa (19/5/2026).

Saat ini, DSP Farm memiliki sedikitnya 10 sapi berukuran besar dengan bobot di atas satu ton. Tiga di antaranya akan digunakan untuk kurban Presiden RI, Prabowo Subianto, termasuk satu ekor sapi bernama "pamor" yang akan diserahkan ke Masjid Al-Ukhuwah Kota Bandung.
"Di sini ada tiga ekor yang akan dipakai untuk kurbannya Bapak Presiden Prabowo Subianto. Salah satunya nanti akan diserahkan ke Pemerintah Kota Bandung di Masjid Al-Ukhuwah," katanya.

Selain Sefa, DSP Farm juga memiliki sejumlah sapi unggulan lain seperti Janata, Sanjaya, dan Tampomas dengan bobot mencapai 1,2 hingga 1,3 ton.
Vandri menjelaskan, kepercayaan yang terus diberikan kepada DSP Farm tidak lepas dari komitmen menjaga kualitas ternak, terutama dari sisi kesehatan dan bobot sapi. "Untuk sapi Banmas itu tentu sapi terbaik dan terbesar. Bobotnya ekstrem, di atas 1.000 kilogram. Selain fisik, kesehatan medis juga sangat dijaga, mulai dari cacing hati, kesehatan rumen, hingga pencegahan penyakit seperti PMK dan LSD. Semua sapi di sini sudah divaksin oleh pemerintah," ungkapnya.
DSP Farm saat ini memiliki sekitar 20 ekor sapi berbobot di atas satu ton, 10 ekor sapi dengan bobot 700 hingga 900 kilogram, serta sekitar 80 ekor sapi ekonomis untuk kebutuhan kurban masyarakat umum.

Distribusi hewan ternak DSP Farm juga telah menjangkau berbagai daerah di luar Bandung. Untuk wilayah timur, pengiriman terjauh dilakukan hingga Brebes, sedangkan wilayah barat mencapai Tangerang.
Menurut Vandri, pencapaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri, terutama karena DSP Farm dikelola oleh generasi muda peternak Kota Bandung. "Happy banget, bangga banget. Kita bisa dibilang peternak milenial di Kota Bandung dan terus dipercaya setiap tahun. Ini jadi tantangan juga buat terus memperbaiki kualitas sapi di sini," ujarnya.

Ia menilai Kota Bandung memang tidak unggul dari sisi jumlah populasi ternak dibanding daerah lain seperti Kabupaten Bandung atau Garut, namun kualitas ternaknya mampu bersaing secara nasional. "Kalau cari jumlah sapi mungkin kalah banyak, tapi kalau kualitas sapi dan domba juara, Kota Bandung bisa dipercaya," katanya.

DSP Farm juga pernah mencatat prestasi di ajang kontes ternak. Dalam kontes sapi di kawasan Unpad, DSP Farm membawa empat sapi dan berhasil meraih tiga penghargaan, yakni juara dua dan dua kali juara empat.
Bahkan, salah satu sapi ternak asal DSP Farm bernama Redam disebut menjadi sapi terbesar kedua di Indonesia dengan bobot mencapai 1.387 kilogram. Saat ini sapi tersebut berada di Wonosobo untuk kebutuhan kontes ternak. "Yang penting kami bawa nama Kota Bandung. Di mana pun, yang penting membawa nama baik Kota Bandung," tuturnya.

Terkait harga, Vandri menyebut hewan kurban di DSP Farm dibanderol mulai dari Rp2 juta untuk domba dan Rp20 juta untuk sapi. Sementara sapi kontes dengan kualitas khusus pernah terjual hingga Rp200 juta per ekor. "Paling mahal pernah jual sapi Rp200 juta satu ekor untuk kontes," katanya.(rls/sep)

Berita Terbaru

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle6 menit lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional11 menit lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle55 menit lalu
Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Subang1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle1 jam lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle1 jam lalu
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional2 jam lalu
Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Nasional2 jam lalu
Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Nasional2 jam lalu
DPRD Subang Dorong Solusi Banjir Pantura, Setiap Musim Hujan Jadi Ancaman

DPRD Subang Dorong Solusi Banjir Pantura, Setiap Musim Hujan Jadi Ancaman

Headline2 jam lalu