Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Jelang Lebaran 2026, Pedagang Pakaian di Pasar Tagog Padalarang Keluhkan Omzet Anjlok

I
Ijang Samsu RijalEditor: Asep
|18:16 WIB
Bagikan:
Jelang Lebaran 2026, Pedagang Pakaian di Pasar Tagog Padalarang Keluhkan Omzet Anjlok
IJANG SAMSU RIJAL/PASUNDAN EKSPRES PASAR: Kondisi pedagang pakaian di Pasar Tagog Padalarang, Kabupaten Bandung Barat yang nampak sepi.

BANDUNG BARAT-Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M aktivitas masyarakat yang berburu baju lebaran di Pasar Tagog Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), mengalami penurunan drastis.

Kondisi tersebut dikeluhkan para pedagang karena jumlah pengunjung yang datang ke pasar jauh lebih sedikit dibandingkan tahun-tahun sebelumnya dan mengakibatkan belasan ruko pakaian tutup.

Salah seorang pedagang pakaian di Pasar Tagog Padalarang, Hj Feti (60), yang telah berjualan sejak tahun 1986, mengatakan bahwa suasana pasar saat ini sangat sepi dan salah satu penyebab utama berkurangnya pengunjung adalah maraknya penjualan pakaian secara online.

"Sekarang pengunjung sangat sepi. Banyak masyarakat lebih memilih belanja online, jadi malas datang langsung ke pasar," ujar Hj Feti saat ditemui di kiosnya, Selasa (17/6/2026)

Kondisi sepinya pengunjung, lanjut Feti, berdampak langsung pada omzet penjualan para pedagang. Bahkan, pendapatan yang biasanya meningkat signifikan menjelang Lebaran kini justru mengalami penurunan tajam.

"Kalau tahun sebelumnya itu sangat ramai, tapi untuk tahun ini turun jauh. Menjelang beberapa hari Lebaran saja omzet kami hanya sekitar Rp2.500.000 biasanya bisa sampe Rp10.000.000," katanya.

Selain itu, Ia juga memprediksi kondisi pasar kemungkinan masih akan tetap sepi hingga mendekati Hari Raya Idul Fitri.

Ia menambahkan, fenomena ini tidak lepas dari persaingan harga dengan penjualan online yang cenderung lebih murah dibandingkan harga di toko atau kios pasar.

"Kalau di online memang lebih murah. Sementara kami yang jualan di ruko harus bayar sewa tempat dan biaya lainnya," ucapnya.

Meski demikian, para pedagang mengaku tetap berusaha bertahan di tengah kondisi yang sulit. Mereka berharap ada solusi agar persaingan harga antara penjualan online dan offline tidak terlalu jauh dengan berharap pemerintah dapat memberikan perhatian kepada para pedagang pasar tradisional yang saat ini menghadapi penurunan pembeli.

"Kami berharap pemerintah hadir membantu pelaku usaha di pasar Tagog Padalarang ini. Mudah-mudahan ada solusi untuk kondisi yang sedang kami alami sekarang," pungkasnya.(ijr)

Berita Terbaru

Update Timeline Program Maganghub Batch 3 Angkatan II 2026, Jangan Sampai Ketinggalan!

Update Timeline Program Maganghub Batch 3 Angkatan II 2026, Jangan Sampai Ketinggalan!

Nasional3 menit lalu
TAUD Data 13 Massa Aksi yang Ditangkap Usai Demo Indonesia Sadar, Satu di Antaranya Anak di Bawah Umur

TAUD Data 13 Massa Aksi yang Ditangkap Usai Demo Indonesia Sadar, Satu di Antaranya Anak di Bawah Umur

Nasional55 menit lalu
FIF Fun Run Subang 2026 Digelar 7 November, Catat Agendanya!

FIF Fun Run Subang 2026 Digelar 7 November, Catat Agendanya!

Lifestyle1 jam lalu
Download Kalender 2027 Resmi Kemenag, Dilengkapi Libur Nasional dan Cuti Bersama

Download Kalender 2027 Resmi Kemenag, Dilengkapi Libur Nasional dan Cuti Bersama

Lifestyle1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Perkiraan Jam Tanding Wakil Indonesia di Hylo Open 2026

Perkiraan Jam Tanding Wakil Indonesia di Hylo Open 2026

Olahraga2 jam lalu
5 Warna Cat Interior Rumah yang Hangat, Bikin Hunian Lebih Nyaman dan Estetik

5 Warna Cat Interior Rumah yang Hangat, Bikin Hunian Lebih Nyaman dan Estetik

Lifestyle2 jam lalu
Gandeng AGAVI Institute, Bapperida Buka Program Subang Youth Preneur 2026 Untuk Pelaku UMKM

Gandeng AGAVI Institute, Bapperida Buka Program Subang Youth Preneur 2026 Untuk Pelaku UMKM

Subang3 jam lalu
PPN Pembalut Wanita Masih Dipungut, Wacana Pembebasan Belum Masuk Kajian

PPN Pembalut Wanita Masih Dipungut, Wacana Pembebasan Belum Masuk Kajian

Nasional3 jam lalu
Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Nasional4 jam lalu
Pidana Kerja Sosial Subang 2026 Mulai Diterapkan, Terpidana Jalani Hukuman di Panti Asuhan

Pidana Kerja Sosial Subang 2026 Mulai Diterapkan, Terpidana Jalani Hukuman di Panti Asuhan

Subang4 jam lalu