Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pemberangkatan Jemaah Haji Asal KBB Alami Penurunan

I
Ijang Samsu RijalEditor: Asep
|14:25 WIB
Bagikan:
Pemberangkatan Jemaah Haji Asal KBB Alami Penurunan
PELEPASAN JEMAAH HAJI: Pelepasan jemaah haji oleh Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail, Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail, jajaran Kementerian Agama, serta unsur terkait lainnya. Ijang Samsu Rijal/Pasundan Ekspres

PASUNDANEKSPRES.ID - Jumlah jemaah haji asal Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang diberangkatkan pada musim haji 2026 mengalami penurunan drastis dibanding tahun sebelumnya. Tahun ini, total jemaah yang diberangkatkan hanya sebanyak 89 orang.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bandung Barat, H. Enjah Sugiarto usai menghadiri pelepasan jemaah haji Kabupaten Bandung Barat di Mesjid Ash-Shidiq komplek perkantoran Pemda Bandung Barat Rabu, (13/5/2026).

Keberangkatan jemaah haji secara resmi dilepas oleh Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail, Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail, jajaran Kementerian Agama, serta unsur terkait lainnya.

Selain 89 jemaah, keberangkatan turut didampingi dua petugas daerah dari Dinas Kesehatan Bandung Barat dan satu pembimbing Kelompok Bimbingan Haji dan Umrah (KBHU) yang akan mendampingi para jemaah selama berada di Tanah Suci. "Jemaah haji tertua tahun ini tercatat berusia 86 tahun atas nama Bapak Tibi dari Kecamatan Cipeundeuy. Sementara jemaah termuda berusia 25 tahun atas nama Milasah Datain dari Kecamatan Cihampelas," ujar Enjah.

Ia menjelaskan, jumlah calon jemaah yang berhak melunasi biaya haji sebenarnya mencapai 168 orang. Namun, hanya 107 orang yang melakukan pelunasan. "Dari 107 calon jemaah yang sudah melunasi, terdapat enam orang yang menunda keberangkatan karena alasan kesehatan serta menunggu mahram atau pendamping keluarga," katanya.

Selain itu, sebagian calon jemaah juga melakukan mutasi keberangkatan ke daerah lain, seperti Kabupaten Bandung, karena mengikuti domisili atau keberangkatan anggota keluarga. "Dari 107 yang melunasi, yang hari ini resmi diberangkatkan sebanyak 89 orang," ucapnya.

Tahun 2025 Jumlah Jemaah Haji asal Bandung Barat Capai 1.228 Orang

Menurut Enjah, penurunan kuota haji tahun ini sangat signifikan dibanding musim haji sebelumnya. Pada tahun 2025, jumlah jemaah haji asal Bandung Barat mencapai 1.228 orang.

Ia menjelaskan, perubahan sistem penentuan kuota menjadi penyebab utama turunnya jumlah jemaah haji tahun ini.
Sebelumnya, kuota haji ditentukan berdasarkan jumlah penduduk muslim di suatu daerah. Dengan jumlah penduduk muslim yang besar, Bandung Barat rutin mendapatkan kuota sekitar 1.066 jemaah per tahun. Namun mulai 2026, penentuan kuota lebih difokuskan pada proporsi waiting list atau daftar antrean haji nasional. "Kebijakan baru tersebut diterapkan untuk menciptakan pemerataan dan keadilan antrean haji di seluruh Indonesia," jelasnya.

Selama ini, masa tunggu keberangkatan haji di tiap daerah dinilai timpang. Di Bandung Barat, masa tunggu sekitar 21 tahun, sementara di Kota Depok mencapai 29 tahun. Bahkan di beberapa wilayah Sulawesi, antrean haji bisa mencapai 50 tahun.

Dengan sistem baru tersebut, pemerintah berharap calon jemaah yang mendaftar pada tahun yang sama dapat memperoleh jadwal keberangkatan yang relatif setara meski berasal dari daerah berbeda. "Kalau dulu berdasarkan jumlah penduduk muslim, sekarang lebih mengutamakan waiting list supaya lebih adil," tuturnya.

Meski tahun ini mengalami penurunan tajam, kuota haji Bandung Barat diperkirakan kembali meningkat pada tahun-tahun mendatang. Pada 2027, jumlah jemaah diperkirakan sekitar 350 orang. Sedangkan pada 2028 diproyeksikan meningkat hingga lebih dari 900 jemaah. "Pemerintah juga memastikan pelayanan bagi jemaah lanjut usia dan pengguna kursi roda tetap menjadi perhatian utama selama pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci," tandasnya.(ijr/sep)

Berita Terbaru

Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga2 jam lalu
Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Subang2 jam lalu
Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Purwakarta3 jam lalu
Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Lifestyle3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Subang3 jam lalu
Indonesia Diproyeksikan Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Ini Dasarnya

Indonesia Diproyeksikan Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Ini Dasarnya

Nasional4 jam lalu
Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Subang5 jam lalu
Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Nasional5 jam lalu
PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

Nasional6 jam lalu
PGRI Subang Gelar ToT Senam Bugar Jawa Barat Istimewa

PGRI Subang Gelar ToT Senam Bugar Jawa Barat Istimewa

Headline6 jam lalu