Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Usai Mendapat Penanganan Darurat di RSUD Subang, Korban Pembacokan di Ranggawulung Dirujuk ke Rumah Sakit Siloam

Y
Yusup SuparmanEditor: Yusup Suparman
|11:17 WIB
Bagikan:
Usai Mendapat Penanganan Darurat di RSUD Subang, Korban Pembacokan di Ranggawulung Dirujuk ke Rumah Sakit Siloam
Fani Pebriana (24), korban pembacokan yang terjadi di wilayah Ranggawulung saat mendapat penanganan darurat di RSUD Subang.

SUBANG–Fani Pebriana (24), korban pembacokan yang terjadi di wilayah Ranggawulung pada Kamis dini hari (19/9) pukul 1:20 WIB telah mendapatkan penanganan kegawat daruratan awal di RSUD Subang. 

Namun, karena keterbatasan alat medis, korban akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Siloam Purwakarta untuk penanganan lebih lanjut. 

Kabid Pelayanan Medik RSUD Subang, dr. Doven Damayanti mengatakan, pasien yang mengalami luka parah akibat pembacokan itu telah ditangani dengan baik di RSUD Subang untuk mendapatkan penanganan darurat. 

"Pasien datang dalam kondisi darurat, dengan luka robek yang cukup serius. Kami segera menjahit luka tersebut dan menangani pendarahan sementara," ucapnya kepada Pasundan Ekspres Jum'at pagi (20/9).

Namun, setelah pemeriksaan lebih lanjut, kasus ini memerlukan penanganan oleh dokter spesialis Ortopedi dan Telinga, Hidung, Tenggorokan (THT). 

Menurut dr. Doven, luka bacokan hampir mengenai tulang, dan terdapat luka lain yang cukup serius di bagian wajah yang mempengaruhi area THT. 

"Setelah konsultasi dengan dokter Ortopedi, tidak ada masalah serius dari sisi tulang. Namun, luka di wajah yang mengenai bagian THT cukup mengkhawatirkan. Kami melakukan konsultasi dengan dokter spesialis THT, dan sayangnya, kami tidak memiliki peralatan yang diperlukan untuk menangani kasus ini di RSUD Subang," jelas dr. Doven.

Ia menambahkan, keterbatasan peralatan di RSUD Subang menjadi kendala utama dalam menangani kasus seperti ini. 

"Peralatan yang kami miliki untuk menangani kasus THT sangat terbatas. Alat-alat yang dibutuhkan, terutama untuk operasi kecil yang spesifik, tidak tersedia di sini. Biasanya, kasus THT yang kami tangani di RSUD Subang adalah kasus ringan seperti amandel, sehingga kami tidak memiliki alat yang lebih spesifik untuk penanganan seperti ini."

Dokter THT RSUD Subang sempat mencoba mencari solusi dengan memeriksa ketersediaan alat yang diperlukan, namun setelah dilakukan pengecekan, alat tersebut memang tidak tersedia di rumah sakit. 

"Jika kami memiliki alat tersebut, operasi bisa dilakukan di sini. Namun karena keterbatasan, pasien harus dirujuk ke Rumah Sakit Siloam yang memiliki fasilitas lebih lengkap," tambah dr. Doven.

Setelah dilakukan penanganan darurat di RSUD Subang, pasien akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Siloam untuk mendapatkan penanganan lanjutan yang lebih spesifik.

Alat-alat yang diperlukan untuk menangani luka di bagian THT, seperti obeng kecil dan plat khusus, tidak tersedia di RSUD Subang, meskipun peralatan Ortopedi untuk penanganan tulang tersedia.

"Saat ini, pasien sudah dirujuk ke Rumah Sakit Siloam, di mana mereka memiliki peralatan yang diperlukan untuk melanjutkan operasi dan perawatan," jelas dr. Doven.(hdi/ysp)

Berita Terbaru

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lifestyle34 menit lalu
Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle1 jam lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional1 jam lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle1 jam lalu
Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional1 jam lalu
Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline2 jam lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang2 jam lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional2 jam lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline2 jam lalu