35 Bakal Calon Kepala Sekolah Subang Digembleng, Fokus Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Pendidikan

SUBANG - Sebanyak 35 peserta mengikuti Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah Gelombang 1 yang digelar di Hotel Gumilang Sari Bandung, Jumat (7/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Subang dalam memperkuat kapasitas kepemimpinan serta tata kelola satuan pendidikan.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang, Apud Setiawan, mengatakan pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan, memperkuat, sekaligus melegitimasi kapasitas kepemimpinan para calon kepala sekolah, baik dalam aspek manajerial, akademik maupun tata kelola pendidikan.
Menurutnya, peserta diharapkan memiliki kemampuan kepemimpinan pembelajaran atau instructional leadership. Kompetensi tersebut mencakup kemampuan menciptakan lingkungan belajar yang berpusat pada peserta didik serta mendukung penerapan kurikulum secara optimal sesuai kebutuhan sekolah.
Selain kepemimpinan pembelajaran, para peserta juga diperkuat dengan kompetensi manajerial. Mereka dibekali kemampuan menyusun perencanaan sekolah berbasis data, mengelola sumber daya manusia, keuangan melalui RKAS, hingga pengelolaan sarana dan prasarana sekolah secara efektif, transparan dan akuntabel.
"Pelatihan juga menitikberatkan pada kompetensi supervisi, kewirausahaan dan inovasi. Calon kepala sekolah diharapkan mampu membimbing serta mengevaluasi kinerja guru dan tenaga kependidikan, sekaligus memiliki kemampuan mengembangkan potensi sekolah melalui berbagai inovasi dan kemitraan dengan pemangku kepentingan," ungkapnya kepada Pasundan Ekspres.
Dari sisi kepribadian dan sosial, peserta diarahkan untuk menjadi pemimpin yang berintegritas, beretika serta mampu membangun komunikasi yang efektif dengan seluruh warga sekolah maupun masyarakat. Hal tersebut dinilai penting untuk menciptakan kepemimpinan sekolah yang kuat dan mampu menjawab berbagai tantangan pendidikan.
"Sebanyak 35 peserta yang mengikuti pelatihan ini telah melalui proses seleksi yang cukup ketat. Mereka disaring melalui Tes Substantif dari total 181 kepala sekolah yang telah diangkat dan menjalankan tugas kepemimpinan sekolah sejak tahun 2022," ujarnya.
Materi Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah Mencakup Manajeman dan Perencanaan Berbasis Data
Ia menjelaskan, materi pelatihan mencakup manajemen dan perencanaan berbasis data dengan memanfaatkan Rapor Pendidikan, tata kelola keuangan, kepemimpinan strategis, transformasi pembelajaran, asesmen dan diferensiasi pembelajaran. Peserta juga mendapatkan penguatan mengenai supervisi akademik dan klinis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran guru di kelas.
Tidak kalah penting, peserta mendapatkan materi mengenai Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan (PPKSP). Melalui materi tersebut, calon kepala sekolah diharapkan mampu membangun lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, nyaman dan ramah bagi seluruh peserta didik.
Sementara itu, evaluasi peserta dilakukan secara komprehensif melalui tiga aspek, yakni sikap dan kehadiran, pengetahuan dan tugas, serta unjuk kerja dan rencana tindak lanjut.
Ia menegaskan, peserta akan dinilai berdasarkan kedisiplinan, keaktifan, pemahaman materi, penyelesaian studi kasus hingga penyusunan Action Plan atau Rencana Tindak Lanjut Kepemimpinan (RTLK).
"Peserta yang dinyatakan lulus akan memperoleh sertifikat sebagai legitimasi kualifikasi formal dan selanjutnya mendapatkan pembinaan berkelanjutan melalui Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) serta evaluasi kinerja rutin dari Disdikbud Kabupaten Subang," pungkasnya.(znl/ysp)
