Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Banjir Rendam Perumahan Subsidi di Sukamekar Bekasi, Air Capai 2 Meter

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|10:15 WIB
Bagikan:
Banjir Rendam Perumahan Subsidi di Sukamekar Bekasi, Air Capai 2 Meter
Banjir merendam perumahan subsidi di Sukamekar, Bekasi. Ketinggian air mencapai 2 meter akibat luapan Kali CBL, ribuan warga terpaksa mengungsi.

PASUNDANEKSPRES.ID – Sejumlah perumahan subsidi di Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, terendam banjir dengan ketinggian air sempat mencapai 2 meter. Banjir yang terjadi sejak Jumat (23/1/2025) tersebut bahkan masuk ke dalam rumah warga.

Sedikitnya tujuh perumahan subsidi beserta permukiman warga terdampak banjir. Dua kawasan yang mengalami dampak paling parah adalah Perumahan Green Lavender dan Nebraska.

Sekretaris Desa Sukamekar, Taufik, mengatakan hingga Sabtu (24/1/2025) genangan air masih bertahan di kisaran 150 sentimeter, meski sebelumnya sempat mencapai 200 sentimeter.

“Ada tujuh perumahan yang terendam. Yang terparah Green Lavender dan Nebraska. Saat ini ketinggian sekitar 150 sentimeter, kemarin sempat mencapai 200 sentimeter,” ujar Taufik.

Menurutnya, banjir belum surut akibat luapan Kali CBL. Air yang menggenangi permukiman warga pun relatif lama surut karena debit sungai masih tinggi.

“Karena luapan Kali CBL, jadi air masih tertahan di kisaran 150 sentimeter,” katanya.

Taufik menyampaikan, warga sangat membutuhkan bantuan logistik, terutama makanan siap saji. Hingga saat ini, bantuan belum diterima secara maksimal.

“Belum ada bantuan. Kami sangat berharap ada kiriman bantuan, seperti mi instan atau makanan siap saji. Pemerintah desa juga sudah sangat kelelahan,” ucapnya.

Akibat banjir dengan ketinggian cukup ekstrem, sejumlah rumah hampir seluruhnya terendam. Tercatat sekitar 3.000 kepala keluarga terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

“Wilayah terparah berada di sekitar bantaran Kali CBL. Ada permukiman yang ketinggian airnya mencapai dua meter, sehingga rumah hampir sepenuhnya tertutup banjir,” jelasnya.

Selain itu, proses evakuasi warga, termasuk balita, dilakukan oleh petugas menggunakan perahu. Evakuasi berlangsung sejak Jumat (23/1/2025), terutama di Perumahan Nebraska.

Warga dievakuasi ke sejumlah tempat yang dinilai aman, seperti musala, rumah warga, sekolah, serta bangunan lainnya.

“Pengungsian tersebar di musala, sekolah, bangunan warga, dan lokasi lain yang aman,” tutup Taufik.

Berita Terbaru

Hakim Agung Mahkamah Agung RI Tinjau Kawasan Yudikatif di Nusantara

Hakim Agung Mahkamah Agung RI Tinjau Kawasan Yudikatif di Nusantara

Nasional8 jam lalu
Perubahan APBD 2026 Kabupaten Subang Disepakati

Perubahan APBD 2026 Kabupaten Subang Disepakati

Subang8 jam lalu
Beredar Surat Disebut-sebut Sebagai Undangan Pelantikan Sekda Subang untuk Rona Mairansyah Besok

Beredar Surat Disebut-sebut Sebagai Undangan Pelantikan Sekda Subang untuk Rona Mairansyah Besok

Subang8 jam lalu
Revitalisasi Pasar Ciroyom Ditargetkan Rampung 2 Tahun

Revitalisasi Pasar Ciroyom Ditargetkan Rampung 2 Tahun

Bandung Barat9 jam lalu
ADVERTISEMENT
Terima 100 Becak Listrik, Om Zein: Bentuk Kasih Sayang Pak Prabowo

Terima 100 Becak Listrik, Om Zein: Bentuk Kasih Sayang Pak Prabowo

Purwakarta9 jam lalu
Pagar Nusa Luncurkan Naskah Kuno "Serat Nitipraja Eyang Gandasoli"

Pagar Nusa Luncurkan Naskah Kuno "Serat Nitipraja Eyang Gandasoli"

Purwakarta9 jam lalu
Kawasan Industri Baru Subang Jadi Sasaran Rekrutmen Serikat Buruh

Kawasan Industri Baru Subang Jadi Sasaran Rekrutmen Serikat Buruh

Subang10 jam lalu
Jadwal Konser dan Fanmeeting Kpop di Bulan Oktober 2026, Ada NCT 127 hingga Gong Yoo

Jadwal Konser dan Fanmeeting Kpop di Bulan Oktober 2026, Ada NCT 127 hingga Gong Yoo

Lifestyle12 jam lalu
Wajah Anak Bukan Konten, Privasi Anak di Sosial Media Jangan Disepelekan

Wajah Anak Bukan Konten, Privasi Anak di Sosial Media Jangan Disepelekan

Lifestyle13 jam lalu
Nama Sekda Kabupaten Subang Sudah Ada, Bupati: Besok Pelantikan, Tunggu Saja

Nama Sekda Kabupaten Subang Sudah Ada, Bupati: Besok Pelantikan, Tunggu Saja

Headline13 jam lalu