Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Baru Mulai Bisnis Ilegal, Pengoplos BBM Subsidi Keburu Ditangkap Polisi

C
Cindy Desita Putri Editor: Yusup Suparman
|08:51 WIB
Bagikan:
Baru Mulai Bisnis Ilegal, Pengoplos BBM Subsidi Keburu Ditangkap Polisi

PASUNDANEKSPRES.ID - Aroma mencurigakan dari sebuah rumah kontrakan di Kaliangsana, Kalijati, menjadi awal terbongkarnya praktik pengoplosan bahan bakar minyak bersubsidi. Praktik itu dilakukan seorang pria berinisial AK (46), warga asal Indramayu.

Di balik pintu yang tertutup rapat itu, polisi menemukan bukan sekadar tumpukan jeriken, tetapi rangkaian aktivitas ilegal yang berpotensi membahayakan konsumen dan merugikan negara.

Kasus ini mencuat setelah Unit Sat Reskrim Polres Subang menerima informasi tentang adanya aktivitas tidak wajar terkait pengoplosan BBM di kawasan Kalijati.

Kapolres Subang, AKBP Dony Eko Wicaksono, mengungkapkan bahwa kabar tersebut mengarah pada dugaan peredaran BBM oplosan untuk memasok sejumlah jongko 2 Tax di wilayah Kalijati dan Pagaden.

“Aktivitas tersebut diduga dilakukan untuk memasok BBM oplosan ke sejumlah jongko 2 Tax di kawasan Kalijati dan Pagaden,” ungkapnya dalam konferensi pers pada Rabu (10/12/2025).

Informasi itu terbukti ketika pada Rabu (3/12/2025) sekitar pukul 19.30 WIB, petugas yang tengah patroli Harkamtibmas menerima laporan warga mengenai aktivitas pengoplosan di rumah kontrakan tersebut.

Begitu tim tiba, terduga pelaku langsung melarikan diri. Namun, jejaknya tertinggal jelas: jeriken berisi cairan kimia, BBM hasil oplosan, serta perlengkapan produksi lainnya.

“Ketika tim tiba di lokasi, terduga pelaku langsung kabur. Meski demikian, petugas menemukan sejumlah barang mencurigakan berupa jeriken berisi bahan baku serta BBM hasil oplosan berikut peralatan produksinya. Temuan tersebut menjadi dasar dilakukannya penyelidikan lebih lanjut,” jelas Dony.

Dari temuan awal itu, aparat mulai menautkan potongan puzzle. Setelah rangkaian penyelidikan intensif, polisi menangkap AK di lokasi persembunyiannya di Kecamatan Pusakajaya pada Senin (8/12/2025) pukul 17.00 WIB.

“Dari pemeriksaan, terungkap bahwa AK sudah masuk ke wilayah Subang sejak Agustus 2025 sebagai penjual cairan pelarut cat atau thinner,” ungkap Dony.

Bisnis yang lesu membuat AK beralih jalur ke arah yang jauh lebih berbahaya. Menurut Dony, sejak awal Desember 2025 pelaku mulai mencampur thinner dengan BBM asli jenis Pertalite dan Pertamax untuk dibuat menyerupai Pertalite. Cairan thinner tersebut mengandung metanol, butanol, dan toluena, yang jelas bukan bahan untuk konsumsi mesin kendaraan.

Polisi mengungkap modus pengoplosan itu. Untuk satu jeriken berisi 20 liter, AK menuangkan 8 liter thinner, menambahkan 3 liter Pertalite dan 5 liter Pertamax untuk mengurangi aroma menyengat, mengaduk, lalu membiarkannya sejenak sebelum dijual sebagai Pertalite. Harga jualnya Rp10.500 per liter. Dari skema itu, ia meraup keuntungan sekitar Rp1.120 per liter.

Pelaku mengakui telah menjual sedikitnya 8 jeriken berisi 20 liter BBM oplosan ke sejumlah jongko 2 Tax di Kalijati dan Pagaden, dengan dalih bahwa BBM tersebut berasal dari SPBU.

“Hingga kini, penyidik masih mendalami tempat-tempat yang telah menerima pasokan BBM oplosan tersebut,” kata Dony.

Polres Subang menyita barang bukti dalam jumlah signifikan: 41 jeriken berisi 5 liter bahan baku kimia, 14 jeriken berisi BBM oplosan, 24 jeriken kosong, dua gelas ukur, serta satu mesin pompa Airlux beserta selang. Temuan ini menunjukkan bahwa aktivitas tersebut bukan eksperimen kecil, melainkan produksi ilegal dalam skala yang cukup besar.

Atas perbuatannya, AK dijerat Pasal 54 dan/atau 55 UU No. 22 Tahun 2001 tentang Migas yang telah diubah melalui UU No. 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara serta denda hingga Rp60 miliar.

AKBP Dony Eko Wicaksono menegaskan komitmen untuk menindak pelaku tanpa kompromi. “Tidak ada ruang bagi para pelaku kejahatan dalam bidang apa pun di wilayah Polres Subang. Setiap pelaku akan ditindak cepat, tegas, dan terukur sesuai aturan hukum,” tegasnya.

Ia juga meminta masyarakat untuk tidak ragu melapor apabila melihat sesuatu yang mencurigakan.

“Polres Subang berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Segala bentuk kejahatan yang dapat merugikan masyarakat akan kami berantas sampai tuntas,” pungkasnya.(cdp/ysp)

Berita Terbaru

Cerita Sopir Angkot: Mengais Rezeki dari Setiap Liter Bensin

Cerita Sopir Angkot: Mengais Rezeki dari Setiap Liter Bensin

Subang3 jam lalu
DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiar Tingkatkan Kualitas Layanan

DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiar Tingkatkan Kualitas Layanan

Headline7 jam lalu
Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Headline7 jam lalu
Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Headline7 jam lalu
ADVERTISEMENT
Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Headline7 jam lalu
Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Lifestyle10 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle11 jam lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle12 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle13 jam lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional13 jam lalu