Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Beragam Cara Bapenda Tingkatkan PAD Subang

C
Cindy Desita Putri Editor: Yusup Suparman
|07:57 WIB
Bagikan:
Beragam Cara Bapenda Tingkatkan PAD Subang
Plt. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Subang, Dadang Darmawan.

SUBANG-Pemerintah Kabupaten Subang menyiapkan strategi komprehensif untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Caranya dengan memaksimalkan potensi sektor pajak, pengelolaan aset, pengembangan potensi lokal, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.

Plt. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Subang, Dadang Darmawan menyampaikan, langkah ini penting mengingat posisi strategis Subang sebagai daerah agraris, pariwisata, serta bagian dari koridor industri dan maritim di Jawa Barat.

“Dengan potensi yang dimiliki Subang, kita perlu strategi yang terintegrasi agar PAD bisa tumbuh signifikan, sekaligus mendukung pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” terangnya saat diwawancara Pasundan Ekspres.

Dadang menjelaskan, strategi pertama adalah optimalisasi sektor pajak dan retribusi melalui ekstensifikasi dan intensifikasi basis pajak, terutama di kawasan industri yang tengah berkembang pesat.

Dia menyebut, validasi serta pemutakhiran data objek pajak juga akan dilakukan secara sistematis.

Selain itu, lanjutnya, Bapenda mendorong pemanfaatan teknologi perpajakan untuk memudahkan pelaporan dan pembayaran pajak, serta meningkatkan kepatuhan masyarakat.

“Edukasi dan sosialisasi pajak juga akan kami perkuat agar transparansi pengelolaan pajak dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Dia menyebut, Bapenda juga menargetkan pengelolaan dan pemanfaatan aset daerah agar lebih produktif. Inventarisasi lahan dan bangunan di lokasi strategis akan dioptimalkan, termasuk melalui kemitraan dengan pihak ketiga untuk pengembangan kawasan ekonomi, pariwisata, hingga infrastruktur pendukung.

“Strategi berikutnya adalah pengembangan potensi daerah. Subang mendorong pertumbuhan UMKM dan industri lokal melalui kemudahan perizinan, akses permodalan, serta keterkaitan dengan rantai pasok industri besar,” jelas Dadang.

Di sektor pariwisata, pemerintah daerah berkomitmen mengembangkan destinasi terpadu mulai dari kawasan dataran tinggi hingga pesisir utara Subang.

Sementara itu, kata Dadang, pemanfaatan sumber daya alam difokuskan pada pertanian, kelautan, perikanan, serta energi terbarukan.
Dia menegaskan, langkah terakhir adalah peningkatan kualitas pelayanan dan administrasi. Layanan publik, khususnya terkait perizinan dan investasi, ditargetkan lebih cepat, mudah, dan transparan agar menarik minat investor.

“Kami juga mendorong inovasi dan reformasi birokrasi sehingga tercipta terobosan dalam pengelolaan keuangan daerah. Dengan begitu, PAD Subang bisa terus tumbuh secara berkelanjutan,” tegas Dadang.

Dengan strategi ini, Dadang menyebut, Pemkab Subang optimistis dapat memperkuat struktur perekonomian daerah, meningkatkan daya saing, sekaligus membuka ruang investasi yang lebih luas lagi.

Bupati Pasang Target PAD Rp1 Triliun

Bupati Subang Reynaldy Putra Andita menargetkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk mampu menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga Rp1 triliun.

Target ini disebut realistis karena besarnya potensi pajak, retribusi, dan piutang daerah yang selama ini belum tergarap secara maksimal.
Reynaldy menegaskan, meski target tersebut menuai sorotan, dirinya optimistis capaian itu bisa diraih. Pasalnya, PAD Subang pada 2024 masih berada di kisaran Rp700–800 miliar.

“Sebetulnya ini banyak yang menyoroti, mereka lupa terakhir PAD Subang pada 2024 itu hanya di angka Rp700–800 miliar. Saya tidak muluk-muluk, saya targetkan Bapenda Rp1 triliun. Bahkan awalnya saya sempat menargetkan Rp1,2 triliun,” tegasnya dalam podcast Bincang-Bincang Pasundan, Sabtu (20/9/2025).

Menurutnya, ada sejumlah strategi yang akan ditempuh untuk mendongkrak pendapatan daerah. Salah satunya dengan mengoptimalkan penagihan piutang yang selama ini terbengkalai.

Dia menyebut, nilai tunggakan pajak dari sektor swasta maupun Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) disebut mencapai Rp30–40 miliar.
“Selama ini tidak pernah ada yang berpikir ke situ. Itu hutang bertahun-tahun dibiarkan saja. Bagi saya harus dikejar, tentu dengan win-win solution, apakah diberi diskon atau skema lain, tapi tetap sesuai aturan,” jelasnya.

Selain itu, lanjutnya, kontribusi besar PAD juga diproyeksikan dari sektor pajak daerah sebesar Rp568 miliar dan retribusi daerah yang ditargetkan Rp307 miliar pada tahun 2026.

“Potensinya banyak, belum lagi industri yang masuk ke Subang. Semua ini bisa menjadi sumber PAD bagi Kabupaten Subang. Jadi bagi saya, Rp1 triliun itu realistis dan sangat penting untuk mempercepat pembangunan,” jelasnya.(cdp/ysp)

Berita Terbaru

Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga17 menit lalu
Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Subang37 menit lalu
Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Purwakarta57 menit lalu
Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Lifestyle1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Subang1 jam lalu
Indonesia Diproyeksikan Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Ini Dasarnya

Indonesia Diproyeksikan Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Ini Dasarnya

Nasional2 jam lalu
Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Subang3 jam lalu
Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Nasional3 jam lalu
PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

Nasional3 jam lalu
PGRI Subang Gelar ToT Senam Bugar Jawa Barat Istimewa

PGRI Subang Gelar ToT Senam Bugar Jawa Barat Istimewa

Headline3 jam lalu