Bulan Guru Nasional, Disdikbud Subang Gencarkan Gerakan Umum Membaca dan Menulis Buku Digital

PASUNDANEKSPRES.ID - Dalam rangka memperingati Bulan Guru Nasional 2025, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Subang menggencarkan Gerakan Umum Membaca dan Menulis Buku Digital (GUMEULIS).
Program ini mengajak guru, murid, komunitas literasi, dan masyarakat umum untuk berpartisipasi menulis dan mengunggah karya di Perpustakaan Digital GUMEULIS.
Kepala Disdikbud Subang, Heri Sopandi, mengatakan bahwa di tengah kemajuan era digital, kemampuan literasi harus menjadi kekuatan utama untuk menghadapi derasnya arus informasi.
“Melalui GUMEULIS, kita tidak hanya mendorong kebiasaan membaca, tetapi juga mengasah keterampilan menulis, khususnya dalam bentuk buku digital yang dapat diakses luas tanpa batas ruang dan waktu,” ujarnya.
Heri berharap, gerakan ini dapat menjadi pintu masuk dalam menumbuhkan budaya membaca di semua kalangan, terutama generasi muda, serta melahirkan penulis-penulis baru yang kreatif dan produktif.
“Saya mengajak seluruh sekolah, perguruan tinggi, dan komunitas literasi untuk aktif berpartisipasi. Jadikan membaca sebagai kebutuhan dan menulis sebagai kebiasaan yang menyehatkan intelektual,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikbud Subang sekaligus penggagas GUMEULIS, Leni Lesnawati, menilai gerakan ini sebagai langkah nyata agar masyarakat tidak hanya menjadi pembaca cerdas, tetapi juga penulis hebat.
“Buku kini tak lagi terbatas di rak, tetapi hadir di genggaman kita—siap dibaca, dibagikan, dan menginspirasi siapa saja, di mana saja,” ujarnya.
Kasi Kurikulum dan Pembinaan SMP Disdikbud Subang, Fera Maulidya Sukarno, menambahkan, GUMEULIS sejalan dengan program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam penerapan pembelajaran mendalam.
“Melalui GUMEULIS, siswa tidak sekadar menghafal, tetapi belajar memahami, menganalisis, dan mencipta. Menulis buku digital menjadi praktik nyata dari pembelajaran mendalam,” jelasnya.(fsh/ded)
