Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Dari Dapur ke Peluang Usaha, Ibu-Ibu Legonkulon Belajar Sulap Ikan Jadi Dimsum dan Siomay Bernilai Jual

C
Cindy Desita Putri Editor: Yusup Suparman
|15:18 WIB
Bagikan:
Dari Dapur ke Peluang Usaha, Ibu-Ibu Legonkulon Belajar Sulap Ikan Jadi Dimsum dan Siomay Bernilai Jual
Ibu-ibu Kecamatan Legonkulon saat praktik membuat dimsum dan siomay dari olahan ikan di Kantor Kecamatan pada Rabu (13/5/2026).

PASUNDANEKSPRES.ID - Aroma ikan tenggiri yang diolah menjadi dimsum dan siomay tercium di Aula Kantor Kecamatan Legonkulon, Kabupaten Subang, Rabu (13/5/2026). 

Puluhan ibu rumah tangga dan pelaku UMKM dari tujuh desa tampak antusias mengikuti workshop bertajuk Olahan Ikan Lezat dan Bernilai Jual.

Kegiatan yang digelar Pemerintah Kecamatan Legonkulon ini diikuti peserta dari Desa Bobos, Karangmulya, Legonkulon, Legonwetan, Mayangan, Pangarengan, dan Tegalurung. 

Workshop menghadirkan tim dari Yayasan Setara Indonesia yang memberikan materi sekaligus praktik pengolahan makanan berbahan dasar ikan.

Tak sekadar belajar memasak, para peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai potensi usaha produk olahan hasil perikanan, teknik pengemasan yang menarik, hingga strategi pemasaran produk UMKM berbasis pangan lokal.

Setelah sesi teori, peserta langsung mempraktikkan pembuatan dimsum dan siomay berbahan ikan tenggiri. Suasana workshop berlangsung hidup dan interaktif. Para ibu terlihat serius menyimak, aktif bertanya, dan mencoba sendiri setiap tahapan pembuatan produk.

Kekayaan Alam Legonkulon Potensial Bernilai Ekonomi Tinggi

Sekretaris Kecamatan Legonkulon, Ida Erlinda menyampaikan, wilayahnya memiliki kekayaan alam yang sangat potensial untuk dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.

“Wilayah kita memiliki potensi luar biasa, khususnya bahari dan mangrove, termasuk hasil perikanan yang besar dan melimpah. Oleh karena itu, melalui workshop ini saya berharap para peserta dapat memperoleh ilmu, kreativitas, dan motivasi untuk menghasilkan produk olahan ikan yang tidak hanya lezat, tetapi juga memiliki nilai jual tinggi dan mampu bersaing di pasaran,” ujarnya.

Ida berharap pelatihan tersebut tidak berhenti pada tataran teori, tetapi dapat berkembang menjadi usaha nyata yang menopang perekonomian keluarga.

“Mudah-mudahan ilmu yang didapat hari ini bisa dikembangkan menjadi usaha rumahan maupun UMKM yang berkelanjutan. Dengan begitu, potensi perikanan di Legonkulon dapat memberi manfaat yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat,” ungkap Ida.

Mentor dari Yayasan Setara Indonesia, Esti Ginting menjelaskan, ikan merupakan bahan baku lokal yang memiliki nilai gizi tinggi dan sangat potensial diolah menjadi produk modern yang diminati pasar.

“Kami ingin menunjukkan bahwa ikan tidak hanya bisa dijual dalam bentuk segar, tetapi juga dapat diolah menjadi berbagai produk kekinian seperti dimsum dan siomay. Jika dikemas dengan baik dan dipasarkan secara tepat, produk ini memiliki peluang usaha yang sangat menjanjikan,” jelas Esti.

Ia menambahkan, perempuan memiliki peran penting dalam menciptakan inovasi usaha berbasis potensi daerah.

“Dengan keterampilan yang tepat, ibu-ibu dapat menjadi pelaku usaha yang kreatif dan mandiri. Harapannya, pelatihan ini menjadi awal lahirnya produk-produk unggulan Legonkulon yang mampu menembus pasar lebih luas,” tuturnya.

Salah seorang peserta, Eti, mengaku senang dapat mengikuti pelatihan tersebut karena memberikan pengetahuan baru yang sangat bermanfaat.

“Selama ini saya belum pernah membuat dimsum dan siomay dari ikan. Ternyata caranya tidak terlalu sulit dan hasilnya enak. Saya jadi termotivasi untuk mencoba membuatnya di rumah, bahkan kalau memungkinkan ingin menjadikannya sebagai usaha tambahan untuk membantu ekonomi keluarga,” tutur Eti. (cdp/ysp) 

Berita Terbaru

Hakim Agung Mahkamah Agung RI Tinjau Kawasan Yudikatif di Nusantara

Hakim Agung Mahkamah Agung RI Tinjau Kawasan Yudikatif di Nusantara

Nasional9 jam lalu
Perubahan APBD 2026 Kabupaten Subang Disepakati

Perubahan APBD 2026 Kabupaten Subang Disepakati

Subang10 jam lalu
Beredar Surat Disebut-sebut Sebagai Undangan Pelantikan Sekda Subang untuk Rona Mairansyah Besok

Beredar Surat Disebut-sebut Sebagai Undangan Pelantikan Sekda Subang untuk Rona Mairansyah Besok

Subang10 jam lalu
Revitalisasi Pasar Ciroyom Ditargetkan Rampung 2 Tahun

Revitalisasi Pasar Ciroyom Ditargetkan Rampung 2 Tahun

Bandung Barat10 jam lalu
ADVERTISEMENT
Terima 100 Becak Listrik, Om Zein: Bentuk Kasih Sayang Pak Prabowo

Terima 100 Becak Listrik, Om Zein: Bentuk Kasih Sayang Pak Prabowo

Purwakarta11 jam lalu
Pagar Nusa Luncurkan Naskah Kuno "Serat Nitipraja Eyang Gandasoli"

Pagar Nusa Luncurkan Naskah Kuno "Serat Nitipraja Eyang Gandasoli"

Purwakarta11 jam lalu
Kawasan Industri Baru Subang Jadi Sasaran Rekrutmen Serikat Buruh

Kawasan Industri Baru Subang Jadi Sasaran Rekrutmen Serikat Buruh

Subang11 jam lalu
Jadwal Konser dan Fanmeeting Kpop di Bulan Oktober 2026, Ada NCT 127 hingga Gong Yoo

Jadwal Konser dan Fanmeeting Kpop di Bulan Oktober 2026, Ada NCT 127 hingga Gong Yoo

Lifestyle14 jam lalu
Wajah Anak Bukan Konten, Privasi Anak di Sosial Media Jangan Disepelekan

Wajah Anak Bukan Konten, Privasi Anak di Sosial Media Jangan Disepelekan

Lifestyle14 jam lalu
Nama Sekda Kabupaten Subang Sudah Ada, Bupati: Besok Pelantikan, Tunggu Saja

Nama Sekda Kabupaten Subang Sudah Ada, Bupati: Besok Pelantikan, Tunggu Saja

Headline14 jam lalu