Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Desa di Subang Butuh Tempat Pembuangan Sampah

H
HubaEditor: Huba
|08:00 WIB
Bagikan:
Desa di Subang Butuh Tempat Pembuangan Sampah
PENGOLAHAN SAMPAH: Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Hari Rubiyanto saat meninjau pengolahan sampah di Desa Kertajaya, Kecamatan Tambakdahan. CINDY DESITA PUTRI/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Masih banyak desa di Kabupaten Subang yang belum memiliki Tempat Pembuangan Sampah (TPS), salah satunya adalah Desa Pusakaratu di Kecamatan Pusakanagara. 

Sekretaris Desa Pusakaratu, Bayu Setiawan menyampaikan, pihak desa bersama masyarakat sangat menginginkan adanya TPS untuk mengatasi masalah sampah.

Namun, terdapat kekhawatiran dari masyarakat bahwa keberadaan TPS justru akan menumpuk sampah di satu titik saja. Contohnya, seperti yang terjadi di Pasar Pusakajaya dan Jalan Inpres Pamanukan, di mana keterlambatan pengangkutan sampah mengakibatkan penumpukan sampah dan menimbulkan bau tidak sedap.

"Saat ini, masyarakat membuang sampah di belakang rumah dengan cara dibakar sedikit demi sedikit. Ada juga yang nakal membuang sampah ke kali atau TPS liar. Kami dan warga sangat membutuhkan TPS guna meminimalisir pembuangan sampah sembarangan," ungkapnya.

Menurut Bayu, dengan adanya TPS dan sistem pengolahannya yang berjalan baik, masyarakat akan teredukasi mengenai cara memilah sampah dengan benar. 

Dia mengatakan, pihak desa sebelumnya telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk pengajuan pembuatan TPS dan program pengolahan sampah, namun hingga kini belum ada jawaban dari DLH.

"Harapan kami, jika pemerintah daerah serius dalam menangani pengolahan sampah, bisa diperjelas cara pengolahan sampahnya seperti apa dan jadwal pengambilan sampahnya," kata Bayu.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Subang, Hari Rubiyanto, mengatakan, pada minggu depan pihaknya akan mengangkut semua sampah yang ada di TPS. 

"Saat ini terkendala akses jalan ke Jalupang yang rencananya akan diperbaiki oleh PUPR dalam waktu dekat kami akan mengangkut sampah dari TPS ke TPA,"  katanya.

Selain masalah akses jalan, lanjut Hari, keterbatasan armada pengangkut juga menjadi kendala. Dari 24 armada yang efektif beroperasi, mereka harus melayani 30 kecamatan di seluruh Subang. 

Hari juga mengimbau masyarakat untuk mulai memilah sampah, dan pihaknya berencana menambah TPS, namun terkendala dengan lahan dan pengangkutannya.

"Kami pernah koordinasikan dengan kecamatan untuk mengusulkan tanah yang akan dijadikan TPS, mudah-mudahan tahun depan bisa diproses. Kami juga mendorong anggaran ke provinsi maupun pusat untuk membangun TPS3R terpadu di setiap kecamatan," terangnya.

Dia menyebut, saat ini ada beberapa desa yang sudah baik dalam pengelolaan sampahnya seperti Desa Wantilan di Kecamatan Cipeundeuy, Tanjungwangi di Kecamatan Cijambe, Kertajaya di Kecamatan Tambakdahan, dan Desa Rancabango di Kecamatan Patokbeusi. 

Namun dari bebeapa desa tersebut masih banyak desa yang pengelolaan sampahnya kurang baik dan memerlukan perhatian lebih.(cdp/ysp)

Berita Terbaru

Rekomendasi Wisata dekat Kawasan Industri Subang, Cocok Buat Akhir Pekan!

Rekomendasi Wisata dekat Kawasan Industri Subang, Cocok Buat Akhir Pekan!

Lifestyle10 menit lalu
Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga11 jam lalu
Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Subang11 jam lalu
Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Purwakarta11 jam lalu
ADVERTISEMENT
Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Lifestyle12 jam lalu
Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Subang12 jam lalu
Indonesia Diproyeksikan Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Ini Dasarnya

Indonesia Diproyeksikan Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Ini Dasarnya

Nasional13 jam lalu
Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Subang14 jam lalu
Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Nasional14 jam lalu
PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

Nasional14 jam lalu