Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Diduga Jadi Korban TPPO di Kamboja, Warga Subang Berharap Segera Dipulangkan

C
Cindy Desita Putri Editor: Yusup Suparman
|08:05 WIB
Bagikan:
Diduga Jadi Korban TPPO di Kamboja, Warga Subang Berharap Segera Dipulangkan

PASUNDANEKSPRES.ID - Seorang warga Kabupaten Subang bernama Dasuki Faisal Abdulah diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang atau TPPO di Kamboja.

Saat ini, Dasuki dilaporkan berada di Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kamboja sambil menunggu kepastian proses pemulangan ke tanah air.

Kasus ini mencuat setelah Dasuki menyampaikan pengaduan melalui akun Instagram Bupati Subang.

Dalam laporannya, ia berharap mendapat perhatian pemerintah daerah agar segera dipulihkan dan dipulangkan ke Indonesia.

Keluarga Korban TPPO di Kamboja Sudah Lapor ke Disnakertrans Subang

Pihak keluarga juga telah melaporkan persoalan tersebut kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Subang untuk mendapatkan pendampingan resmi.

Kepala Bidang Perlindungan dan Penempatan Tenaga Kerja (Penta) Disnakertrans Subang, Dedi, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima pengaduan dari keluarga korban dan langsung menindaklanjutinya.

“Sudah ada pengaduan dari keluarga. Dasar pengaduan tersebut kemudian dibuatkan surat untuk Kementerian Luar Negeri dan BP3MI Bandung. Informasi dari BP3MI Bandung saat ini sedang diproses,” ujar Dedi saat dikonfirmasi Pasundan Ekspres, Jumat (26/4/2026).

Menurutnya, langkah administrasi dan koordinasi lintas instansi dilakukan sebagai bagian dari upaya perlindungan terhadap warga Subang yang diduga menjadi korban penempatan kerja bermasalah di luar negeri.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap tawaran kerja ke luar negeri yang tidak melalui prosedur resmi, karena kwhatir jadi korban TPPO di Kamboja.

“Kami Disnakertrans meminta masyarakat yang hendak bekerja ke luar negeri agar memastikan legalitas perusahaan penyalur serta mengikuti mekanisme penempatan yang sesuai aturan guna menghindari risiko eksploitasi dan perdagangan orang,” tutup Dedi.(cdp/ysp)

Berita Terbaru

Daftar HP Samsung Terbaru 2026 Lengkap dengan Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar HP Samsung Terbaru 2026 Lengkap dengan Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle2 jam lalu
Mantan Kepala SMPN 2 Ngamprah Wajib Kembalikan Rp 159 Juta dalam 60 Hari

Mantan Kepala SMPN 2 Ngamprah Wajib Kembalikan Rp 159 Juta dalam 60 Hari

Bandung Barat4 jam lalu
Dede Hidayat, Cakades Cijambe Nomor 4 Usung Visi Cijambe Bermartabat

Dede Hidayat, Cakades Cijambe Nomor 4 Usung Visi Cijambe Bermartabat

Subang4 jam lalu
Panitia Pilkades Cibogo Segera Tetapkan DPS

Panitia Pilkades Cibogo Segera Tetapkan DPS

Subang4 jam lalu
ADVERTISEMENT
BAZNAS dan BPBD Subang Bersinergi, Perkuat Penanganan Bencana dan Bantuan Kemanusiaan

BAZNAS dan BPBD Subang Bersinergi, Perkuat Penanganan Bencana dan Bantuan Kemanusiaan

Subang4 jam lalu
Manfaatkan Waktu Istirahat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Bermain Bola Bersama Siswa SDN Bukanagara

Manfaatkan Waktu Istirahat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Bermain Bola Bersama Siswa SDN Bukanagara

Subang4 jam lalu
Pemkab Karawang Lepas 689 Atlet Kontingen Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026

Pemkab Karawang Lepas 689 Atlet Kontingen Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026

Karawang4 jam lalu
Transparansi BUMDes jadi Sorotan, Warga Desa Sawangan Pertanyakan Dukungan Desa kepada PT CMM

Transparansi BUMDes jadi Sorotan, Warga Desa Sawangan Pertanyakan Dukungan Desa kepada PT CMM

Subang4 jam lalu
Siapkan BUMD Kembangkan Sumur Migas Haur Gede, Pemkab Karawang Targetkan MoU dengan Pertamina  2027

Siapkan BUMD Kembangkan Sumur Migas Haur Gede, Pemkab Karawang Targetkan MoU dengan Pertamina  2027

Karawang4 jam lalu
SMK PGRI Subang Buka Peluang Kerja di Luar Negeri, Buka Pelatihan Bahasa Mulai dari Siswa Kelas X

SMK PGRI Subang Buka Peluang Kerja di Luar Negeri, Buka Pelatihan Bahasa Mulai dari Siswa Kelas X

Subang5 jam lalu