Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

DKPP Pecat Hasyim Asy'ari dari Jabatan Ketua KPU Atas Pelecehan Seksual

R
Rian AlfianEditor: Rian Alfian
|18:46 WIB
Bagikan:
DKPP Pecat Hasyim Asy'ari dari Jabatan Ketua KPU Atas Pelecehan Seksual
DKPP Pecat Hasyim Asy'ari Foto : Ist

PASUNDAN EKSPRES - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) pada hari Rabu, 3 Juli 2024, menjatuhkan sanksi tegas berupa pemberhentian tetap kepada Ketua KPU Hasyim Asy'ari. Keputusan ini diambil setelah DKPP menerima aduan dan melakukan pemeriksaan terkait dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh Hasyim Asy'ari.

Dalam putusan yang dibacakan, DKPP menyatakan bahwa Hasyim Asy'ari terbukti melakukan tindakan asusila berupa pemaksaan hubungan badan terhadap seorang anggota Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Belanda di Den Haag. Peristiwa tersebut terjadi pada tanggal 3 Oktober 2023, saat DKPP sedang menyelenggarakan kegiatan bimbingan teknis (bimtek) di Den Haag.

Menurut Dewi Pitalolo, salah satu anggota DKPP, Hasyim Asy'ari melakukan rayuan dan bujukan kepada korban untuk melakukan hubungan badan di kamar hotelnya. Meskipun korban awalnya menolak, Hasyim Asy'ari terus memaksa hingga akhirnya terjadi hubungan badan tanpa persetujuan korban.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami gangguan kesehatan fisik dan emosional. Korban juga telah menjalani pemeriksaan medis dan melaporkan hasil pemeriksaannya kepada Hasyim Asy'ari. Namun, Hasyim Asy'ari hanya menjalani pemeriksaan di Indonesia, tidak bersama dengan korban seperti yang dianjurkan oleh dokter.

Berdasarkan berbagai bukti dan keterangan yang diperoleh, DKPP menyimpulkan bahwa telah terjadi pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh Hasyim Asy'ari. Oleh karena itu, DKPP menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada Hasyim Asy'ari dari jabatannya sebagai Ketua KPU. DKPP juga meminta kepada Presiden Republik Indonesia untuk melaksanakan putusan tersebut paling lama 7 hari sejak putusan dibacakan.

Pemecatan Hasyim Asy'ari ini menjadi preseden penting dalam menjaga integritas dan kredibilitas penyelenggara pemilu di Indonesia. DKPP diharapkan dapat terus menegakkan kode etik dengan tegas dan adil demi terwujudnya pemilu yang bersih dan jurdil.

Berita Terbaru

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle8 menit lalu
Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Subang21 menit lalu
Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle34 menit lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle53 menit lalu
ADVERTISEMENT
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional1 jam lalu
Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Nasional1 jam lalu
Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Nasional1 jam lalu
DPRD Subang Dorong Solusi Banjir Pantura, Setiap Musim Hujan Jadi Ancaman

DPRD Subang Dorong Solusi Banjir Pantura, Setiap Musim Hujan Jadi Ancaman

Headline1 jam lalu
Bareskrim Bongkar Gudang Pakaian Bekas Impor Ilegal di Subang, 1.257 Bal Ditaksir Rp15 Miliar

Bareskrim Bongkar Gudang Pakaian Bekas Impor Ilegal di Subang, 1.257 Bal Ditaksir Rp15 Miliar

Subang1 jam lalu
Disdikbud Subang Sebar Metode GASING ke Enam Komisariat, Pelatihan Ditargetkan Tuntas 15 Hari

Disdikbud Subang Sebar Metode GASING ke Enam Komisariat, Pelatihan Ditargetkan Tuntas 15 Hari

Headline1 jam lalu