DLH Subang Catat Kenaikan Volume Sampah 15 Persen Selama Libur Lebaran

PASUNDANEKSPRES.ID - Volume sampah di Kabupaten Subang mengalami peningkatan selama momentum hari libur Lebaran 2026.
Kenaikan tersebut diperkirakan mencapai sekitar 15 persen dibandingkan hari biasa, seiring meningkatnya aktivitas masyarakat selama bulan Ramadan hingga Lebaran.
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (PSLB3) pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Subang, Irwan Wibawa, mengungkapkan lonjakan sampah ini didominasi oleh sampah rumah tangga. Hal ini terjadi karena meningkatnya kebutuhan konsumsi masyarakat, mulai dari persiapan sahur hingga perayaan Lebaran.
Ia menjelaskan, pada hari biasa volume sampah yang tertangani oleh DLH Kabupaten Subang mencapai kurang lebih 200 ton per hari. Dengan adanya lonjakan sekitar 15 persen saat libur lebaran, jumlah tersebut pun mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Sehingga per hari tercatat sekitar 230 ton sampah.
Meski terjadi peningkatan, DLH Kabupaten Subang memastikan bahwa kondisi pengelolaan sampah masih dalam keadaan terkendali.
“Alhamdulillah, sampai saat ini masih bisa kita tangani dengan baik,” ujarnya kepada Pasundan Ekspres, Senin (30/3/2026).
Langkah tersebut dinilai cukup efektif dalam menekan volume sampah plastik yang dihasilkan masyarakat. Edukasi kepada masyarakat juga terus dilakukan agar membawa tas belanja sendiri sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Dalam hal penanganan, DLH melakukan pengangkutan sampah secara intensif di sejumlah Tempat Penampungan Sementara (TPS) khususnya di wilayah perkotaan. Kegiatan ini bahkan dilakukan hingga satu hari menjelang Hari Raya Idulfitri.
Tidak hanya itu, petugas kebersihan juga diterjunkan untuk melakukan penyisiran sampah pasca kegiatan takbir keliling yang digelar masyarakat. Hal ini bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan tetap terjaga meski aktivitas masyarakat meningkat.
Pada hari H Lebaran, DLH juga melakukan pembersihan di sejumlah titik strategis, salah satunya di kawasan alun-alun yang digunakan sebagai lokasi pelaksanaan salat Idulfitri. Upaya ini dilakukan segera setelah kegiatan ibadah selesai.
Irwan menegaskan, koordinasi antar petugas di lapangan menjadi kunci utama dalam menjaga kondisi tetap terkendali. Selain itu, kesadaran masyarakat juga sangat berperan dalam mengurangi timbulan sampah selama periode Lebaran.
"Ke depan, DLH Kabupaten Subang berharap adanya penambahan sarana dan prasarana pendukung, seperti armada pengangkut sampah serta perbaikan akses jalan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Hal ini dinilai penting untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah di wilayah Subang," pungkasnya.(znl/ysp)
