Gerbang Cita Koding dan Kecerdasan Artifisial Berbasis STEAM Dorong Inovasi Siswa SMP di Subang

PASUNDANEKSPRES.ID - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Subang menggelar kegiatan Gerbang Cita Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) Berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) yang diikuti siswa SMP di Subang.
Kegiatan dilakukan di Auditorium Museum Subang pada Jumat (8/5/2026). Merupakan bagian dari upaya Disdikbud Kabupaten Subang dalam memperkuat literasi digital, kreativitas, serta kemampuan berpikir kritis siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan transformasi digital dalam dunia pendidikan.
Kasi Kurikulum dan Penilaian SMP Bidang Pembinaan SMP Disdikbud Kabupaten Subang, Fera Maulidya Sukarno, menjelaskan bahwa kegiatan Gerbang Cita KKA berbasis STEAM dirancang agar siswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan inovasi melalui teknologi.
“Transformasi digital dalam pendidikan menuntut siswa untuk lebih kreatif dan inovatif. Karena itu, melalui kegiatan ini kami ingin mengasah kemampuan coding, pemahaman Artificial Intelligence (AI), dan kreativitas siswa SMP di Kabupaten Subang,” ujarnya.
Menurutnya, pendekatan STEAM mengintegrasikan unsur Science, Technology, Engineering, Arts, dan Mathematics ke dalam satu proses pembelajaran yang kolaboratif, aplikatif, dan mendorong peserta didik untuk menghasilkan solusi nyata terhadap berbagai persoalan.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mengirimkan karya infografik yang mengangkat tema solusi berbasis kecerdasan artifisial terhadap berbagai persoalan lokal. Seluruh karya yang masuk terlebih dahulu melalui proses verifikasi sistem dan kurasi oleh tim penilai.
Terkumpul 2.491 Inovasi Siswa SMP di Subang
“Total terdapat 2.491 karya yang masuk. Setelah melalui proses seleksi yang ketat, dipilih 30 karya terbaik untuk masuk ke tahap final,” kata Fera.
Ia menambahkan, penilaian dilakukan berdasarkan orisinalitas karya, integrasi unsur coding, kecerdasan artifisial, dan STEAM, serta kemampuan karya dalam menghadirkan solusi terhadap persoalan sosial di lingkungan masyarakat.
“Yang dinilai bukan hanya desain atau visualnya, tetapi juga bagaimana peserta mampu menghadirkan ide kreatif yang memiliki nilai problem solving,” jelasnya.
Pada tahap final, para peserta mempresentasikan karya mereka secara langsung di hadapan dewan juri dari BBGTK Jawa Barat. Presentasi tersebut menjadi ajang untuk menunjukkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, serta pengembangan solusi berbasis teknologi.
Pengumuman pemenang sekaligus penyerahan penghargaan akan dilaksanakan pada Malam Anugerah Hardiknas 2026 sebagai bentuk apresiasi kepada para inovator muda Kabupaten Subang.
Kegiatan Gerbang Cita KKA berbasis STEAM ini didanai melalui APBD Kabupaten Subang Tahun Anggaran 2026 melalui DPA Disdikbud Kabupaten Subang.
"Program ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda Subang yang kreatif, adaptif, dan siap menghadapi tantangan era digital," pungkasnya.(znl)
