Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Dampingi Kasus Ibu Menyusui yang Jadi Tahanan Kota di Karawang

PASUNDANEKSPRES.ID - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengunjungi Neni, seorang ibu rumah tangga asal Karawang yang kini berstatus sebagai tahanan kota akibat kasus kredit mobil yang mencantumkan namanya.
Dikutip dari channel Youtube Kang Dedi Mulyadi pada Minggu (9/11/2025), dalam pertemuan itu Dedi berbincang langsung dengan Neni dan suaminya, mengenai perkara yang tengah dihadapi.
"Ini saya sudah bersama keluarga Ibu Neni. Ibu Neni ini dalam tahanan kota dan dia berperkara di kepolisian, kemudian di kejaksaan, sekarang di pengadilan karena suaminya dulu," ujarnya.
Dedi menjelaskan bahwa kasus itu berawal dari pengajuan kredit mobil merek Xenia senilai Rp117 juta yang dilakukan oleh suami Neni di sebuah perusahaan pembiayaan.
"Mobil cicilannya itu pertama berperkara karena dipakai kejahatan akhirnya ditahan hampir satu tahun," katanya.
Beberapa waktu setelahnya, suami Neni menggadaikan mobil tersebut senilai Rp37 juta, yang akhirnya membuat Neni turut terlibat dalam masalah hukum.
"Yang pada akhirnya ibu ini menjadi pihak yang bersalah karena dianggap menggadai mobil yang masih dalam proses cicilan, belum lunas, bahkan sudah setahun tidak dicicil," ucap Dedi.
Neni sempat menjalani masa tahanan selama satu minggu sebelum akhirnya diputuskan menjadi tahanan kota.
Dedi menegaskan bahwa pihaknya akan mengawal kasus ini agar diselesaikan melalui pendekatan restorative justice.
"Semoga bisa diselesaikan, InsyaAllah nanti ada restorative justice. Ini ibunya tidak bersalah, yang salah bapaknya," kata Dedi.
Sebelumnya, mantan Bupati Purwakarta itu menekankan bahwa pendekatan keadilan restoratif diterapkan bagi pelaku tindak pidana ringan yang melakukan pelanggaran karena faktor keterpaksaan atau ketidaktahuan.
Menurut Dedi, banyak kasus muncul karena pelakunya berada dalam situasi terdesak hingga akhirnya tersangkut masalah hukum.
“Misalnya terpaksa nyuri ayam karena istrinya butuh ongkos untuk ke rumah sakit. Nah itu kan menjadi fokus kita,” ujarnya usai pembukaan West Java Festival di Kiara Artha Park, Bandung, Minggu (9/11/2025).
