Harga Emas Batangan Antam di Pegadaian Turun Tipis, Investor Pantau Peluang di Tengah Fluktuasi

PASUNDANEKSPRES.ID - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) yang dipasarkan melalui Pegadaian pada Kamis, 17 April 2026, relatif stabil dengan sedikit penyesuaian pada beberapa ukuran
Koreksi sebesar Rp5.000 pada harga jual emas ukuran 1 gram menjadi sorotan pelaku pasar, terutama investor ritel yang aktif memantau pergerakan logam mulia sebagai instrumen lindung nilai.
Berdasarkan data resmi Pegadaian, harga jual emas Antam ukuran 1 gram berada di level Rp3.004.000, sementara harga buyback atau pembelian kembali ditetapkan sebesar Rp2.704.000. Penurunan ini mencerminkan dinamika pasar emas global yang masih dipengaruhi berbagai faktor, termasuk pergerakan nilai tukar dan sentimen ekonomi internasional.
Untuk ukuran yang lebih kecil, emas 0,5 gram dijual seharga Rp1.554.000 dengan harga buyback Rp1.352.000. Sementara itu, emas ukuran 2 gram diperdagangkan pada harga Rp5.945.000 dengan buyback Rp5.408.000. Pada kategori menengah, emas 5 gram dibanderol Rp14.784.000 dan buyback Rp13.521.000, sedangkan emas 10 gram dijual Rp29.510.000 dengan buyback Rp27.043.000.
Pergerakan harga juga terjadi pada ukuran besar. Emas 50 gram dijual Rp147.207.000 dengan buyback Rp134.555.000. Adapun emas 100 gram tercatat memiliki harga jual Rp294.333.000 dan buyback Rp269.111.000.
Namun demikian, untuk ukuran besar lainnya seperti 250 gram hingga 1.000 gram (1 kilogram), Pegadaian tidak menyediakan stok pada hari ini. Kondisi ini kerap terjadi seiring tingginya permintaan atau penyesuaian distribusi produk logam mulia.
Sementara itu, data terbaru untuk Jumat, 17 April 2026 menunjukkan harga jual emas Antam relatif stabil dengan sedikit penyesuaian pada beberapa ukuran. Berikut rincian harga jual emas Antam di Pegadaian:
-
0,5 gram: Rp1.554.000
-
1 gram: Rp3.005.000
-
2 gram: Rp5.945.000
-
3 gram: Rp8.891.000
-
5 gram: Rp14.784.000
-
10 gram: Rp29.510.000
-
25 gram: Rp73.645.000
-
50 gram: Rp147.207.000
-
100 gram: Rp294.333.000
Penurunan harga yang relatif kecil ini dinilai masih dalam batas wajar dan belum mengubah tren jangka panjang emas sebagai aset safe haven. Para analis menyebut, kondisi ini justru dapat dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan akumulasi secara bertahap, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih berlangsung.
Dengan fluktuasi yang terus terjadi, masyarakat diimbau untuk tetap mencermati perkembangan harga serta mempertimbangkan tujuan investasi sebelum melakukan transaksi emas.
