Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Heboh! Biduan Dangdut Dijadikan Honorer Kementan dengan Gaji Puluhan Juta

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|18:05 WIB
Bagikan:
Heboh! Biduan Dangdut Dijadikan Honorer Kementan dengan Gaji Puluhan Juta
Heboh! Biduan Dangdut Dijadikan Honorer Kementan dengan Gaji Puluhan Juta

PASUNDAN EKSPRES- Mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL), kembali menjadi sorotan publik setelah terungkap bahwa seorang biduan dijadikan honorer di Kementerian Pertanian dengan gaji Rp4,3 juta per bulan.

Fakta ini terungkap dalam persidangan yang sedang berlangsung. Biduan tersebut, yang bernama Nayunda, diketahui hanya masuk kerja dua kali dalam satu tahun.

Meski demikian, Nayunda menerima gaji bulanan sebesar Rp4,3 juta yang ditransfer langsung oleh Kementerian Pertanian ke rekening pribadinya.

Yang lebih mencengangkan, Nayunda tidak hanya seorang biduan biasa, tetapi juga merupakan jebolan dari acara televisi "Racing Star Indonesia Dangdut 2021".

Nayunda dijadikan asisten dari Tita, anak dari SYL, berdasarkan arahan dari Direktur PSP Kementan, Ali Jamil.

Meskipun Nayunda sempat ingin dicoret dari daftar honorer, Sekjen Kementan, Kasdi Subagono, menegur dan mempertahankan posisinya.

Meskipun tidak ada bukti langsung bahwa SYL yang menitipkan Nayunda, Sekjen Kementan, KTI, yang diketahui adalah anak buah SYL, berperan dalam penempatan Nayunda.

KTI sendiri juga didakwa dalam kasus terpisah terkait dengan dugaan penyalahgunaan wewenang.

Berita ini mengundang reaksi keras dari masyarakat, terutama netizen yang menilai tindakan ini sebagai pemborosan uang negara.

Mereka mengkritik keras kebijakan dan keputusan yang diambil selama SYL menjabat, yang dianggap tidak bijaksana dan merugikan negara.

Masyarakat berharap agar kasus ini dapat diselidiki lebih lanjut dan para pelaku yang terlibat dapat dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku.

Kementerian Pertanian diharapkan bisa melakukan evaluasi dan perbaikan dalam sistem pengelolaan sumber daya manusia agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

Berita Terbaru

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lifestyle11 menit lalu
Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle59 menit lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional1 jam lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle1 jam lalu
Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional1 jam lalu
Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline1 jam lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang2 jam lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional2 jam lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline2 jam lalu