Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Hindari Polemik, Bupati Subang Reynaldy Libatkan KPK Urus Tambang

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|07:20 WIB
Bagikan:
Hindari Polemik, Bupati Subang Reynaldy Libatkan KPK Urus Tambang
Bupati Subang Reynaldy saat memberikan keterangan kepada awak media di Ciater, Sabtu (20/12/2025), terkait penataan tambang dan pelibatan KPK.

PASUNDANEKSPRES.ID - Bupati Subang Reynaldy menegaskan sikap kehati-hatiannya dalam menata sektor pertambangan di Kabupaten Subang.

Ia mengaku tidak ingin kebijakan penutupan tambang justru menimbulkan tudingan negatif terhadap dirinya maupun pemerintah daerah.

Hal tersebut disampaikan Reynaldy saat bertemu dengan awak media di kawasan Ciater, Sabtu (20/12/2025). Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya langkah yang terukur, transparan, dan memiliki dasar hukum yang kuat.

Menurut Reynaldy, persoalan pertambangan merupakan isu sensitif yang berpotensi menimbulkan persepsi miring jika tidak ditangani secara terbuka.

Karena itu, ia memilih menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar setiap langkah memiliki arah dan rekomendasi yang jelas.

“Urusan pertambangan ini kita kolaborasi langsung dengan KPK karena saya tidak mau ada suudzon ke saya. Saya tidak mau dituduh macam-macam. Saya ingin melibatkan KPK agar arahnya jelas dan rekomendasinya jelas,” kata Reynaldy.

Ia menegaskan, penutupan tambang tidak bisa dilakukan secara serampangan. Pemerintah daerah, kata dia, harus memiliki landasan hukum yang kuat agar kebijakan tersebut tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Saya tidak mau menutup asal-asalan. Saya ingin ada kekuatan hukum,” tegasnya.

Reynaldy mengakui, proses penertiban tambang bukan hal mudah dan sering kali diwarnai berbagai tekanan. Dalam suasana santai, ia bahkan sempat berseloroh mengenai beratnya konsekuensi yang harus dihadapi ketika mengambil keputusan besar.

Candaan tersebut disambut tawa awak media, namun di balik itu tersirat pesan bahwa kebijakan penataan tambang membutuhkan keberanian serta komitmen yang kuat dari kepala daerah.

Meski demikian, Reynaldy memastikan bahwa seluruh langkah yang diambil semata-mata untuk kepentingan masyarakat dan masa depan Kabupaten Subang.

“Insyaallah ini komitmen kita untuk Kabupaten Subang,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nasional12 menit lalu
Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

Subang19 menit lalu
DPR Wacanakan Wajib Militer Terbatas, Sasar Generasi Muda

DPR Wacanakan Wajib Militer Terbatas, Sasar Generasi Muda

Nasional28 menit lalu
Rencana Pemerintah Gratiskan Pendidikan dari TK hingga Perguruan Tinggi

Rencana Pemerintah Gratiskan Pendidikan dari TK hingga Perguruan Tinggi

Nasional52 menit lalu
ADVERTISEMENT
Danau Saguling di Bandung Barat Mengering, Warga Manfaatkan Lahan untuk Bertani

Danau Saguling di Bandung Barat Mengering, Warga Manfaatkan Lahan untuk Bertani

Bandung Barat1 jam lalu
Prabowo Kumpulkan 800 Perwira TNI-Polri di Istana, Konsolidasi Pertahanan Jadi Sorotan

Prabowo Kumpulkan 800 Perwira TNI-Polri di Istana, Konsolidasi Pertahanan Jadi Sorotan

Nasional1 jam lalu
Kronologi Ledakan di San Antonio Pakuwon City Surabaya, Dipicu Kebocoran Gas

Kronologi Ledakan di San Antonio Pakuwon City Surabaya, Dipicu Kebocoran Gas

Nasional2 jam lalu
Impor Mobil CBU Indonesia Anjlok 47,8 Persen, Apa Dampaknya ke Pasar Mobil?

Impor Mobil CBU Indonesia Anjlok 47,8 Persen, Apa Dampaknya ke Pasar Mobil?

Nasional2 jam lalu
Data Center AI Jatiluhur: Seberapa Besar Dampaknya untuk Warga dan Ekonomi Jawa Barat?

Data Center AI Jatiluhur: Seberapa Besar Dampaknya untuk Warga dan Ekonomi Jawa Barat?

Purwakarta2 jam lalu
Prakiraan Cuaca Subang Hari Ini,Hujan Ringan Mengintai Sejumlah Wilayah

Prakiraan Cuaca Subang Hari Ini,Hujan Ringan Mengintai Sejumlah Wilayah

Subang2 jam lalu