Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Investasi Rp18 Triliun Melonjak, Serapan Tenaga Kerja Subang Masih Jadi Persoalan

C
Cindy Desita Putri Editor: Yusup Suparman
|08:00 WIB
Bagikan:
Investasi Rp18 Triliun Melonjak, Serapan Tenaga Kerja Subang Masih Jadi Persoalan
PENJELASAN: Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Subang, Rona Mairansyah saat berada di ruangannya. Cindy Desita/Pasundan Ekspres

PASUNDANEKSPRES.ID - Lonjakan investasi di Kabupaten Subang yang mencapai Rp18 triliun sepanjang 2025 belum sepenuhnya diiringi optimalnya serapan tenaga kerja, meski peluang kerja terbuka lebar di tengah pengembangan kawasan Rebana.

Lonjakan investasi di Kabupaten Subang yang mencapai Rp18 triliun sepanjang 2025 menjadi pertumbuhan ekonomi daerah.

Namun, di balik capaian tersebut, persoalan serapan tenaga kerja masih menjadi pekerjaan rumah, terutama dalam menyongsong Subang sebagai bagian strategis kawasan Rebana.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Subang, Rona Mairansyah menyampaikan, peluang kerja sebenarnya cukup terbuka. Sepanjang 2025, tercatat sebanyak 10.540 lowongan pekerjaan tersedia di berbagai sektor industri.

“Data kami menunjukkan ada 10.540 lowongan kerja yang tercatat selama tahun 2025,” terang Rona saat dikonfirmasi Pasundan Ekspres, Rabu (8/4/2026).

Namun demikian, Rona menjelaskan, jumlah tersebut belum mampu mengakomodasi seluruh pencari kerja yang ada. Disnakertrans mencatat, jumlah pencari kerja di Kabupaten Subang pada tahun yang sama mencapai 26.362 orang.

Kendati terjadi kesenjangan antara jumlah lowongan dan pencari kerja, realisasi penempatan tenaga kerja terbilang cukup tinggi.

Sepanjang 2025, sebanyak 10.173 orang berhasil ditempatkan bekerja di berbagai perusahaan.

“Untuk penempatan kerja, kita sudah mencapai 10.173 orang. Ini menunjukkan bahwa sebagian besar lowongan yang tersedia berhasil terisi,” jelasnya.

Meski demikian, kata Rona, selisih antara jumlah pencari kerja dan peluang kerja yang tersedia masih cukup besar.

“Hal ini menjadi perhatian pemerintah daerah, terlebih dengan pesatnya arus investasi yang masuk ke Subang, khususnya di wilayah kawasan Rebana yang diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Barat,” kata Rona.

Rona menegaskan, pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas dan kesiapan tenaga kerja lokal agar mampu bersaing dan terserap optimal oleh industri.

“Kami terus mendorong pelatihan, peningkatan kompetensi, serta kolaborasi dengan perusahaan agar tenaga kerja lokal bisa terserap lebih maksimal,” tegasnya.

Dengan banyaknya investasi dan pengembangan kawasan Rebana, Rona berharap, ke depan terjadi keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penyerapan tenaga kerja yang lebih luas dan merata.(cdp/ysp)

Berita Terbaru

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga14 menit lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline33 menit lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline53 menit lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle56 menit lalu
ADVERTISEMENT
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle1 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle2 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat3 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline4 jam lalu
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional11 jam lalu
Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Headline11 jam lalu