Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Jika TAPERA Jadi, Potongan Gaji Hingga 12%, Buruh Desak Pencabutan PP Tapera!

K
Khoirul AnsoriEditor: Khoirul Ansori
|20:39 WIB
Bagikan:
Jika TAPERA Jadi, Potongan Gaji Hingga 12%, Buruh Desak Pencabutan PP Tapera!
Basuki Hadimuljono Sesalkan Implementasi Terburu-buru Tapera

PASUNDAN EKSPRES - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sekaligus Ketua Komite BP Tapera, Basuki Hadimuljono, mengungkapkan penyesalannya terkait implementasi program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) yang menuai kritik dari berbagai kalangan. Program ini ramai dibicarakan karena potongan iuran yang diambil dari gaji pegawai, dan Basuki merasa aturan mainnya dibuat dengan terburu-buru.

Dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR di gedung MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Basuki mengkritisi pendekatan yang diambil dalam penerapan Tapera. Ia menyatakan bahwa program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) telah menerima suntikan dana dari APBN sebesar Rp 105 triliun, digunakan untuk subsidi bunga. Ia memprediksi bahwa dana Tapera dapat mencapai Rp 50 triliun dalam sepuluh tahun ke depan, namun mempertanyakan urgensi penerapannya.

"Menurut saya pribadi, kalau memang ini belum siap kenapa kita harus tergesa-gesa. Harus diketahui, APBN sampai sekarang ini sudah Rp 105 triliun dikucurkan untuk FLPP, untuk subsidi bunga. Sedangkan untuk Tapera ini, mungkin dalam 10 tahun bisa terkumpul Rp 50 triliun. Jadi effort-nya dengan kemarahan ini saya pikir saya nyesel betul, saya nggak legowo lah," ujar Basuki.

Pernyataan ini muncul setelah banyak kritik dari DPR dan Ketua MPR, Bambang Soesatyo (Bamsoet), yang meminta agar penerapan Tapera tidak dilakukan secara terburu-buru. Menurut Basuki, ia sudah berkomunikasi dengan Menteri Keuangan untuk menindaklanjuti usulan penundaan penerapan program ini.

"Jadi apa yang sudah kami lakukan dengan 10 tahun FLPP, subsidi bunga, itu sudah Rp 105 triliun itu pun menarik uang berapa, 300-an lebih. Jadi kalau misalnya ada usulan, apalagi DPR, Ketua MPR, untuk diundur, menurut saya, saya udah kontak Bu Menteri Keuangan juga, kita akan itu," tambah Basuki.

Keluhan serupa juga disuarakan oleh kelompok buruh yang meminta pemerintah untuk mencabut PP Nomor 21 Tahun 2024 tentang Tapera. Mereka menyoroti potongan pendapatan yang harus mereka terima setiap bulan mencapai 12%.

"Karena buruh sudah dipotong hampir 12%, pengusaha sudah hampir dipotong 18%. Buruh sudah dipotong jaminan pensiun 1%, jaminan kesehatan 1%, PPh 21 pajak 5%, jaminan hari tua 2%, sekarang Tapera 2,5%, total mendekati hampir 12%," ungkap Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, dalam aksi tolak PP Tapera di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Kamis (6/6).

Kritikan yang muncul dari berbagai pihak ini menandakan bahwa kebijakan Tapera membutuhkan peninjauan lebih mendalam agar dapat diterapkan dengan lebih matang dan adil bagi semua pihak yang terlibat. Adanya dialog dan evaluasi yang berkelanjutan diharapkan dapat menghasilkan kebijakan yang tidak hanya efektif, tetapi juga diterima dengan baik oleh seluruh lapisan masyarakat.

Berita Terbaru

DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiar Tingkatkan Kualitas Layanan

DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiar Tingkatkan Kualitas Layanan

Headline3 jam lalu
Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Headline3 jam lalu
Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Headline3 jam lalu
Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Headline3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Lifestyle5 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle6 jam lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle7 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle9 jam lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional9 jam lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle9 jam lalu