Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Jika Terpilih Jadi Bupati, Asep Rochman Dimyati Janji Atasi Kemiskinan

H
HubaEditor: Yusup Suparman
|09:23 WIB
Bagikan:
Jika Terpilih Jadi Bupati, Asep Rochman Dimyati Janji Atasi Kemiskinan
SERAP ASPIRASI: Calon Bupati Subang nomor urut 3 Asep Rochman Dimyati (ARD) saat berdialog dengan warga.

SUBANG-Calon Bupati Subang nomor urut 3 Asep Rochman Dimyati (ARD) mengatakan, kemiskinan di Kabupaten Subang merupakan masalah struktural.

"Ketika berbicara tentang kemiskinan, penyebabnya adalah karena masih banyak masyarakat yang tidak memiliki perkerjaan, sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan dasarnya. Kenapa tidak punya pekerjaan? Karena keterbatasan pendidikan dan skill," ucapnya kepada Pasundan Ekspres, Kamis (3/10). 

Keterbatasan pendidikan yang terjadi di Kabupaten Subang tersebut salah satunya dikarenakan banyak anak-anak yang putus sekolah yang berimbas pada sulitnya mendapatkan pekerjaan. 

"Kita ketahui angka putus sekolah di Kabupaten Subang itu tinggi, sehingga banyak anak-anak yang kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan," ucapnya. 

Diketahui pada tahun 2023, jumlah anak yang putus sekolah (ATS) di Kabupaten Subang mencapai 21.000 anak. Ia menyebutkan banyaknya anak-anak yang putus sekolah salah satunya disebabkan oleh biaya pendidikan yang mahal. 

"Masyarakat mengeluhkan terkait biaya pendidikan yang mahal, dan itu sebanyak 20,4 persen berdasarkan hasil riset lembaga yang kami tugaskan," ucapnya. 

"Dampaknya, tingkat pengangguran terbuka Kabupaten Subang tahun 2023 di angka 7,65 persen dan itu di atas rata-rata Provinsi Jawa Barat di angka 7,44 persen," ucapnya.

Ia menyebutkan, kondisi tersebut akan lebih mengkhawatirkan lagi jika SDM Kabupaten Subang tidak ditingkatkan segera, apalagi dengan adanya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Patimban dan Subang Smartpolitan. 

"Kita sering mendengar kalau masyarakat jangan hanya menjadi penonton saja, tapi kalau ini dibiarkan kita bisa saja menjadi penonton kenyataan," ucapnya. 

Disamping permasalahan SDM, ARD juga bilang banyaknya investor yang lari serta berkurangnya investor yang berinvestasi di Kabupaten Subang menjadi faktor minimnya lapangan pekerjaan. 

"Saya sebagai Ketua APINDO mengetahui banyak investor yang mau investasi di Kabupaten Subang pada akhirnya mundur dikarenakan ketidaknyamanan ketika ingin berinvestasi, sehingga perusahaan yang sudah ada bangkrut dan hengkang, yang baru enggan masuk," ucapnya. 

Belum lagi dirinya menyoroti tentang adanya pungutan liar yang sering dialami oleh para pencari kerja di Subang. 

"Masyarakat juga mengeluhkan informasi lapangan pekerjaan yang sulit ditambah pungutan liar yang sering terjadi dalam perekrutan tenaga kerja dan itu menjadi beban berat bagi mereka," ucapnya. 

Melihat permasalahan-permasalahan tersebut, ia mengatakan ke depannya dirinya akan membuat program di bidang pembangunan SDM. 

"Melihat minimnya jumlah lulusan sarjana di Kabupaten Subang, maka strategi kebijakannya dengan membuat program unggulan Beasiswa Sarjana Penggerak Desa," ucapnya. 

Dirinya menambahkan, beasiswa tersebut dialokasikan untuk 2.500 calon sarjana dengan pembagian proporsional pada seluruh desa. 

Ia mengatakan, akan membuat strategi kebijakan membuat integrasi data pencari kerja dengan data kebutuhan tenaga kerja dari pihak swasta pada satu sistem, dan ditunjang dengan pelatihan kerja sesuai dengan kompetensi pihak industri. 

"Akan ada program latih salur tenaga kerja, yaitu memfasilitasi pelatihan kerja yang terintegrasi pada satu sistem dengan melibatkan seluruh perusahaan di Kabupaten Subang. Untuk penyalurannya akan melibatkan lembaga-lembaga pelatihan serta perguruan tinggi," ucapnya. 

Ia berpendapat, pemerintah harus bisa menyinergikan dunia pendidikan dengan lapangan pekerjaan sesuai  kurikukum, sehingga para lulusannya dapat benar-benar dibutuhkan oleh industri. 

Tidak sampai di sana, ARD akan membuat regulasi yang berpihak kepada masyarakat Kabupaten Subang.(fsh/ysp) 

Berita Terbaru

Cerita Sopir Angkot: Mengais Rezeki dari Setiap Liter Bensin

Cerita Sopir Angkot: Mengais Rezeki dari Setiap Liter Bensin

Subang2 jam lalu
DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiar Tingkatkan Kualitas Layanan

DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiar Tingkatkan Kualitas Layanan

Headline6 jam lalu
Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Headline6 jam lalu
Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Headline7 jam lalu
ADVERTISEMENT
Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Headline7 jam lalu
Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Lifestyle9 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle10 jam lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle11 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle12 jam lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional12 jam lalu
Jika Terpilih Jadi Bupati, Asep Rochman Dimyati Janji Atasi Kemiskinan | Pasundan Ekspres