Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kekerasan Anak di Subang Sudah Tembus 45 Kasus Hingga Juni 2025

H
HubaEditor: Huba
|09:19 WIB
Bagikan:
Kekerasan Anak di Subang Sudah Tembus 45 Kasus Hingga Juni 2025
SOSIALISASI: Kanit PPA Satreskrim Polres Subang, Aiptu Nenden Nurpatimah saat melakukan sosialisasi stok kekerasan terhadap anak di sekolah.

SUBANG-Polres Subang mencatat ada 45 kasus kekerasan terhadap anak yang ditangani selama Januari hingga Juni 2025. Angka itu meningkat jika dibandingkan tahun 2024 lalu dengan periode yang sama.

“Memang ada peningkatan jika dibandingkan dengan tahun lalu di periode yang sama, namun tidak setinggi total kasus tahun 2024 yang mencapai 85 kasus,” ungkap Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Subang, Aiptu Nenden Nurpatimah, Kepada Pasundan Ekspres, Rabu (18/6/2025).

Aiptu Nenden menjelaskan, bentuk kekerasan yang paling sering ditangani adalah kekerasan seksual dan kekerasan fisik. Fakta mengejutkan terungkap bahwa mayoritas pelaku kekerasan masih memiliki hubungan keluarga dengan korban.

“Setiap laporan yang masuk langsung kami tindak lanjuti melalui serangkaian penyelidikan, mulai dari visum, pemeriksaan saksi-saksi, pendampingan psikologis hingga keterlibatan pekerja sosial,” jelasnya.

Dia mengatakan, koordinasi antara kepolisian dan instansi terkait sejauh ini sudah berjalan dengan baik, termasuk dalam proses hukum yang membawa sejumlah kasus hingga ke tingkat persidangan.

Dalam upaya pencegahan, pihak kepolisian bersama lembaga terkait secara rutin menggelar sosialisasi di sekolah-sekolah dan lingkungan masyarakat. 

“Bahkan kini banyak pihak sekolah yang aktif meminta sosialisasi tentang bahaya dan dampak kekerasan terhadap anak,” tambahnya.

Aiptu Nenden juga mengapresiasi meningkatnya kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam melaporkan dan mendampingi kasus kekerasan terhadap anak.

“Kami harap pemerintah terus konsisten dalam melakukan upaya pencegahan. Dan kepada masyarakat, mari kita sama-sama jaga anak-anak kita, lakukan pengawasan ketat, dan dukung kebijakan pemerintah seperti pembatasan jam malam anak-anak,” tuturnya.

Dengan sinergi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat, Aiptu Nenden berharap kasus kekerasan terhadap anak di Subang dapat ditekan dan dicegah sedini mungkin.(cdp/ysp)

Berita Terbaru

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle28 menit lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle1 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat2 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Nasional2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional10 jam lalu
Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Headline10 jam lalu
Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Headline14 jam lalu
inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

Purwakarta14 jam lalu
Cara Mudah Report Akun TikTok yang Bermasalah

Cara Mudah Report Akun TikTok yang Bermasalah

Lifestyle16 jam lalu
LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

Lifestyle17 jam lalu