Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kisah Dian Buruh Pemetik Teh di Subang, Penghasilan Tak Menentu, Tanpa Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

M
Muhammad FaisalEditor: Huba
|08:43 WIB
Bagikan:
Kisah Dian Buruh Pemetik Teh di Subang, Penghasilan Tak Menentu, Tanpa Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
PENGABDIAN: Dian Kujiana memetik teh di Kasomalang pada Senin (21/7/2025). Muhammad Faishal/Pasundan Ekspres

SUBANG–Ketidakpastian penghasilan masih menjadi kenyataan yang harus dihadapi oleh para buruh pemetik teh di wilayah Kabupaten Subang. Salah satunya dialami Dian Kujiana, seorang Bapak tangguh yang telah bekerja sebagai buruh pemetik teh selama lebih dari 10 tahun. Meski telah mengabdikan diri dalam waktu yang cukup lama, ia mengaku penghasilannya hingga kini belum stabil dan tergantung dari banyak faktor.

Dian sehari-hari bekerja di perkebunan teh yang hasil panennya dikirim ke Pabrik Teh Bukanagara. Namun kini, pabrik tersebut sudah tidak lagi dikelola langsung oleh PTPN, melainkan telah beralih status menjadi Kerja Sama Operasi (KSO) dengan PT BMN.

“Sekarang sistemnya beda, bukan langsung dari PTPN. Sudah dikerjasamakan dengan PT BMN, jadi gaji juga bukan dari PTPN lagi,” ujar Dian saat ditemui Pasundan Ekspres pada Selasa (21/7/2025). 

Sistem upah yang digunakan adalah sistem borongan, di mana para buruh dibayar berdasarkan banyaknya hasil panen teh kering yang dikumpulkan. Harga borongan untuk 1 kilogram teh kering saat ini mencapai Rp650.000.

“Borongan teh itu tergantung hasil, jadi kalau cuaca bagus dan daun teh banyak, bisa lumayan. Tapi kalau hujan atau daun sedikit, penghasilan kecil,” kata Dian.

Ia mengungkapkan, penghasilan para pemetik teh seperti dirinya tidak menentu dan sangat tergantung pada kondisi alam serta jumlah panen. 

Bahkan terkadang hasil yang diperoleh tidak cukup untuk kebutuhan sehari-hari, apalagi jika harus menunggu lama proses penimbangan dan pembayaran dari pihak pabrik.

Selain soal penghasilan, Dian juga mengaku tidak memiliki jaminan sosial ketenagakerjaan secara memadai. Sebagai buruh harian lepas yang bekerja dengan sistem borongan, ia tidak mendapat kepastian soal tunjangan kesehatan maupun hari tua.

“Kita kerja capek, kehujanan, kepanasan, tapi tetap saja susah. Harapannya sih ada perhatian dari pemerintah atau pihak perusahaan, jangan cuma mengandalkan tenaga kita tapi penghasilannya minim,” ucapnya dengan nada haru.(hdi/ysp)

Berita Terbaru

Bupati Subang Dorong Optimalisasi Pengelolaan Aset Daerah untuk Tingkatkan PAD

Bupati Subang Dorong Optimalisasi Pengelolaan Aset Daerah untuk Tingkatkan PAD

Subang6 jam lalu
Tak Sekadar Fisik, Abang Ijo Sebut Pembangunan Meliputi Karakter dan Moral Keagamaan

Tak Sekadar Fisik, Abang Ijo Sebut Pembangunan Meliputi Karakter dan Moral Keagamaan

Purwakarta6 jam lalu
Patroli KRYD, Polisi Amankan 36 Barang Bukti Pelanggaran Lalu Lintas

Patroli KRYD, Polisi Amankan 36 Barang Bukti Pelanggaran Lalu Lintas

Subang6 jam lalu
Rekomendasi Tempat Family Gathering Perusahaan di Subang yang Seru dan Nyaman

Rekomendasi Tempat Family Gathering Perusahaan di Subang yang Seru dan Nyaman

Lifestyle7 jam lalu
ADVERTISEMENT
Hubungkan Desa Pangsor dan Sumurgintung, Warga Bunut Apresiasi PUPR Bangun Jembatan

Hubungkan Desa Pangsor dan Sumurgintung, Warga Bunut Apresiasi PUPR Bangun Jembatan

Subang7 jam lalu
Tempat Team Building di Subang, dari Outbound hingga Gathering Perusahaan

Tempat Team Building di Subang, dari Outbound hingga Gathering Perusahaan

Subang8 jam lalu
BNI dan Unpad Perkuat Kemitraan Strategis, Dorong Ekosistem Pendidikan yang Adaptif

BNI dan Unpad Perkuat Kemitraan Strategis, Dorong Ekosistem Pendidikan yang Adaptif

Nasional9 jam lalu
Link Live Streaming Persijap vs Persib Bandung, Minggu 20 September 2026

Link Live Streaming Persijap vs Persib Bandung, Minggu 20 September 2026

Lifestyle9 jam lalu
Keseruan Jatinangor Music Fest Makin Lengkap Bareng BNI

Keseruan Jatinangor Music Fest Makin Lengkap Bareng BNI

Nasional9 jam lalu
Rekomendasi Wisata Subang untuk Perjalanan Dinas, Meeting Selesai Lanjut Jalan!

Rekomendasi Wisata Subang untuk Perjalanan Dinas, Meeting Selesai Lanjut Jalan!

Lifestyle11 jam lalu