Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kontroversi Tapera yang BPK Temukan, Ada Dana Tapera Rp 567,5 Miliar untuk Pensiunan Belum Dikembalikan

N
Nanda YuanitaEditor: Nanda Yuanita
|09:57 WIB
Bagikan:
Kontroversi Tapera yang BPK Temukan, Ada Dana Tapera Rp 567,5 Miliar untuk Pensiunan Belum Dikembalikan
Kontroversi Tapera yang BPK Temukan, Ada Dana Tapera Rp 567,5 Miliar untuk Pensiunan Belum Dikembalikan

PASUNDAN EKSPRES - Beberapa waktu terakhir ini warganet ramai-ramai mengungkapkan pendapatnya terkait rencana pemotongan gaji pekerja untuk Tabungan Perumahan Rakyat atau disingkat Tapera. 

Diketahui, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebelumnya pernah melakukan pemeriksaan dan menemukan ada sebanyak 124.960 pensiunan yang belum menerima pengembalian dana total sebesar Rp 567,5 miliar pada 2021.

BACA JUGA:Dandim Subang Amankan Program Ketahanan Pangan

Pemeriksaan yang dilakukan oleh BPK tersebut bertujuan untuk memeriksa pengelolaan dana Tapera dan biaya operasional pada tahun 2020 dan 2021. 

Sebagai informasi tambahan, pemeriksaan BPK terhadap dana Tapera itu dilakukan di DKI Jakarta, Sumatera Utara, Lampung, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur dan Bali.

BACA JUGA:Lukmantias, BakalCalon Bupati Subang Segera Dapat Rekomendasi Partai Koalisi Indonesia Maju

Secara keseluruhan, laporan bernomor 202/LHP/XVI/l2/2021 tertanggal 31 Desember 2021 itu mengungkapkan adanya lima hasil pemeriksaan yang dilakukan.

Adapun salah satu dari hasil pemeriksaan BPK itu adalah ditemukannya   124.960 orang pensiunan peserta Tapera yang belum menerima pengembalian dana Tapera sebesar Rp 567,5 miliar. 

BACA JUGA:Samsung Diselidiki Setelah Dua Karyawannya Terpapar Radiasi

Bukan hanya itu saja, BPK juga menemukan sebanyak 40.266 orang peserta pensiun ganda dengan dana Tapera sebesar Rp 130,3 miliar.

Jumlah 124.960 orang pensiunan yang belum menerima pengembalian dana Tapera itu didapat dari hasil konfirmasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Taspen.

“Pengembalian tabungan atau Dana Tapera juga belum dapat diberikan,” dikutip dari buku laporan pemeriksaan BPK.

BACA JUGA:Instagram Perketat Perlindungan Remaja dari Bullying

“Selama tidak ada perubahan status oleh pemberi kerja, misalkan meninggal. Maka data peserta aktif tidak akan berubah,” tambahnya.

Melalui penjelasannya, BP Tapera mengklaim selama ini sudah melakukan kegiatan sosialisasi terkait pemutakhiran data termasuk mekanisme perubahan status.

Tapi, karena banyaknya data dan jumlah peserta yang harus diinput oleh pemberi kerja dan keterbatasan sumber daya di pihak pemberi kerja, muncul kemungkinan terjadi ketidaktertiban atau kekurangcermatan.

(nym)

Berita Terbaru

AZKO Big Mall Samarinda Gelar Gathering All Purchasing, Rangkul 27 Profesional Purchasing

AZKO Big Mall Samarinda Gelar Gathering All Purchasing, Rangkul 27 Profesional Purchasing

Nasional1 jam lalu
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sampaikan Nota Pembelaan di Persidangan

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sampaikan Nota Pembelaan di Persidangan

Nasional1 jam lalu
Vonis Harun Lebih Berat dari Tuntutan JPU, Hakim Jatuhkan Hukuman 1 Tahun Penjara

Vonis Harun Lebih Berat dari Tuntutan JPU, Hakim Jatuhkan Hukuman 1 Tahun Penjara

Subang1 jam lalu
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Usulan Pajak Orang Superkaya Mengemuka

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Usulan Pajak Orang Superkaya Mengemuka

Nasional2 jam lalu
ADVERTISEMENT
7 Jabatan Kepala OPD Subang Kosong, Seleksi 5 Posisi Direncanakan Akhir Oktober

7 Jabatan Kepala OPD Subang Kosong, Seleksi 5 Posisi Direncanakan Akhir Oktober

Subang2 jam lalu
Pemprov Jabar Kerja Sama dengan 86 RS untuk Perkuat Perlindungan Kesehatan Masyarakat, Ini Daftarnya

Pemprov Jabar Kerja Sama dengan 86 RS untuk Perkuat Perlindungan Kesehatan Masyarakat, Ini Daftarnya

Jawa Barat2 jam lalu
Kangen Band Siap Manggung di Subang lewat Sehari Bersama Coklat Kita, Catat Tanggalnya!

Kangen Band Siap Manggung di Subang lewat Sehari Bersama Coklat Kita, Catat Tanggalnya!

Subang3 jam lalu
Event Lari di Subang 2026 Tersisa 2 Agenda, Catat Tanggalnya!

Event Lari di Subang 2026 Tersisa 2 Agenda, Catat Tanggalnya!

Subang4 jam lalu
Mohamad Feriadi Raih Penghargaan CEO of The Year di Indonesia Logistics Award 2026

Mohamad Feriadi Raih Penghargaan CEO of The Year di Indonesia Logistics Award 2026

Nasional5 jam lalu
OTT KPK di BNPB, Uang Rp1,4 Miliar dan Emas Disita, Ini Dugaan Perkaranya

OTT KPK di BNPB, Uang Rp1,4 Miliar dan Emas Disita, Ini Dugaan Perkaranya

Nasional5 jam lalu