Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Korban Tewas Pengeroyokan Debt Collector di Kalibata Bertambah Jadi Dua Orang

R
Rian AlfianEditor: Rian Alfian
|11:15 WIB
Bagikan:
Korban Tewas Pengeroyokan Debt Collector di Kalibata Bertambah Jadi Dua Orang
Lokasi pengeroyokan 2 debt collector atau matel di Kalibata, Jakarta Selatan. (ist)

PASUNDANEKSPRES.ID – Jumlah korban tewas dalam kasus pengeroyokan Debt Collector atau mata elang di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, bertambah.

Satu korban yang sebelumnya menjalani perawatan medis dilaporkan meninggal dunia di rumah sakit.

Kapolsek Pancoran Kompol Mansur mengatakan, dengan meninggalnya korban tersebut, total dua orang debt collector yang dikeroyok telah meninggal dunia.

“Dua-duanya meninggal dunia. Untuk korban yang meninggal saat ini sedang di Rumah Sakit Kramatjati untuk proses selanjutnya,” kata Mansur kepada wartawan, Jumat, 12 Desember 2025.

Peristiwa pengeroyokan itu terjadi di sekitar Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, pada Kamis, 11 Desember 2025. Dua orang debt collector dikeroyok oleh sekelompok orang saat mencoba menghentikan seorang pengendara sepeda motor.

Mansur menjelaskan, satu korban dinyatakan tewas di tempat kejadian perkara (TKP), sementara satu korban lainnya sempat mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit sebelum akhirnya meninggal dunia.

“Yang satu meninggal di rumah sakit. Yang satu meninggal di TKP. Inisialnya A dan L,” jelasnya.

Pasca kejadian, situasi di lokasi sempat memanas. Pada Kamis malam, sejumlah rekan korban mendatangi tempat kejadian perkara dan meluapkan emosi mereka.

“Mereka dari teman-teman korban. Intinya mereka balas dendam saja. Tapi nggak tahu yang ada di situ lah, main dihajar aja,” ujar Kompol Mansur kepada Media Harianterbit.com.

Aksi pelampiasan tersebut berujung pada pembakaran sejumlah warung pedagang kaki lima di sekitar TMP Kalibata. Setidaknya lima warung dilaporkan hangus dibakar oleh kelompok tersebut sebelum akhirnya meninggalkan lokasi.

“Dia pun tadi sambil lewat, bakar sambil jalan aja. Sifatnya acak aja,” beber Mansur.

Untuk mengantisipasi situasi semakin tidak kondusif, aparat kepolisian diterjunkan ke lokasi kejadian. Petugas dari kepolisian, termasuk personel Korps Brigade Mobil (Brimob), sempat disiagakan guna mengamankan area dan mencegah terjadinya kerusuhan lanjutan.

Berita Terbaru

Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Subang1 jam lalu
3 Tempat Wisata Akhir Pekan untuk Pekerja di Subang, Cocok Buat Healing Setelah Sibuk Kerja

3 Tempat Wisata Akhir Pekan untuk Pekerja di Subang, Cocok Buat Healing Setelah Sibuk Kerja

Lifestyle2 jam lalu
Rekomendasi Wisata untuk Pekerja di Kawasan Industri Subang

Rekomendasi Wisata untuk Pekerja di Kawasan Industri Subang

Lifestyle4 jam lalu
BNPB Klarifikasi Data 94 Korban Gempa NTT Meninggal di Pengungsian

BNPB Klarifikasi Data 94 Korban Gempa NTT Meninggal di Pengungsian

Nasional5 jam lalu
ADVERTISEMENT
Rekomendasi Wisata dekat Kawasan Industri Subang, Cocok Buat Akhir Pekan!

Rekomendasi Wisata dekat Kawasan Industri Subang, Cocok Buat Akhir Pekan!

Lifestyle6 jam lalu
Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga17 jam lalu
Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Subang17 jam lalu
Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Purwakarta17 jam lalu
Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Lifestyle18 jam lalu
Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Subang18 jam lalu