Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kouta Pupuk Subsidi di Subang Berkurang

H
HubaEditor: Huba
|08:04 WIB
Bagikan:
Kouta Pupuk Subsidi di Subang Berkurang
PUPUK: Dinas Pertanian Kabupaten Subang mencatat jatah atau alokasi pupuk bersubsidi tahun ini untuk petani menurun dari usulan kebutuhan.

SUBANG-Dinas Pertanian Kabupaten Subang mencatat jatah atau alokasi pupuk bersubsidi tahun ini untuk petani menurun dari usulan kebutuhan. Kabid SDM Dinas Pertanian Kabupaten Subang, Endar Mulyawan menjelaskan, alokasi pupuk subsidi merupakan kebijakan pemerintah pusat dan tidak hanya di Subang melainkan di seluruh Indonesia. 

"Hal itu karena Kementerian Pertanian pada 2024 secara nasional mengurangi alokasi pupuk urea bersubsidi hampir 50 persen termasuk pupuk NPK karena keterbatasan anggaran," jelasnya. 

Menurutnya, alokasi pupuk subsidi tahun ini jelas tidak menucukupi kebutuhan petani dengan lahan produktif yang ada di Kabupaten Subang. Penurunan kuota pupuk diharapkan tetap dapat membuat petani mengoptimalkan penggunannya. 

"Di tahun 2024 ini terjadi pengurangan dosis kebutuhan petani yang seharusnya 250 kg sampai 275 kg itu 53 persen yang disalurkan ke tiap petani yaitu hanya 145 kg untuk urea, 74 kg untuk NPK. Nah itu menjadi permasalahan di lapangan," terangnya. 

Dia mengatakan, Dinas Pertanian tidak bisa melakukan intervensi terkait kondisi pupuk dikarenakan semua alokasi anggaraan pupuk 2024 menjadi kewenangan tingkat pusat karena bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). 

Dinas Pertanian Kabupaten Subang hanya mendapatkan rekap petani penerima kuota pupuk untuk di SK-kan ke bupati serta memantau kebutuhan pupuk petani dan memastikan pendistibusian pupuk sampai ke petani. 

"Ketika pupuk sudah sampai di tingkat kios sampai tidak ke petani, nah itu tugas dan pengawasan kami. Tugas kami di kabupaten hanya menyampaikan kebutuhan petani kepada pemerintah pusat," pungkasnya.(cdp/ysp) 

Berita Terbaru

Rekomendasi Serial Anime untuk Weekend Ini, Cocok Menemani Waktu Santai!

Rekomendasi Serial Anime untuk Weekend Ini, Cocok Menemani Waktu Santai!

Lifestyle7 jam lalu
Mengenal Gembyung Ragasuta Subang, Kesenian Tradisional yang Menjaga Warisan Budaya Sunda

Mengenal Gembyung Ragasuta Subang, Kesenian Tradisional yang Menjaga Warisan Budaya Sunda

Lifestyle8 jam lalu
Lebih dari Pemecah Ombak, Inovasi APO Strap dan Harapan Baru Warga Pesisir Subang

Lebih dari Pemecah Ombak, Inovasi APO Strap dan Harapan Baru Warga Pesisir Subang

Headline8 jam lalu
Bukan Sekadar Tabuhan Bedug, Genjring Bonyok WBTb dari Subang Punya Cerita Panjang

Bukan Sekadar Tabuhan Bedug, Genjring Bonyok WBTb dari Subang Punya Cerita Panjang

Subang11 jam lalu
ADVERTISEMENT
Tujuan Perda Pemajuan Kebudayaan, Bukan Sekadar Menjaga Warisan Leluhur

Tujuan Perda Pemajuan Kebudayaan, Bukan Sekadar Menjaga Warisan Leluhur

Jawa Barat12 jam lalu
Jadwal Persib Bulan November : Tujuh Laga Menanti, Ada Melbourne Victory dan FC Seoul

Jadwal Persib Bulan November : Tujuh Laga Menanti, Ada Melbourne Victory dan FC Seoul

Olahraga15 jam lalu
Pesan Menteri ATR/BPN kepada 152 Pejabat dalam Pelantikan: Layani Masyarakat dengan Baik

Pesan Menteri ATR/BPN kepada 152 Pejabat dalam Pelantikan: Layani Masyarakat dengan Baik

Nasional16 jam lalu
Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Makin Mendekat Layanan ke Masyarakat Lewat ATR/BPN Dekat

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Makin Mendekat Layanan ke Masyarakat Lewat ATR/BPN Dekat

Nasional16 jam lalu
Cara Melamar Kerja di BYD Subang 2026, Ini Link Pendaftaran Resmi dan Tips agar Lolos Seleksi

Cara Melamar Kerja di BYD Subang 2026, Ini Link Pendaftaran Resmi dan Tips agar Lolos Seleksi

Jawa Barat16 jam lalu
BAZNAS Subang Terima Penghargaan di Puncak Hari Santri 2026

BAZNAS Subang Terima Penghargaan di Puncak Hari Santri 2026

Headline16 jam lalu