Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kronologi Ibu dan Bayi Meninggal di RSUD Pantura MA Sentot Patrol Indramayu

R
Ranny MartinaEditor: Yusup Suparman
|11:43 WIB
Bagikan:
Kronologi Ibu dan Bayi Meninggal di RSUD Pantura MA Sentot Patrol Indramayu
Sumber foto : Tribun jabar.id

PASUNDAN EKSPRES - Video  ibu dan anak meninggal di RSUD Pantura MA Sentot Patrol Kabupaten Indramayu pada Senin malam, 19 Desember 2023 viral di media sosial.

Ibu dan anak tersebut meninggal saat melahirkan di RSUD Kabupaten Pantura MA Sentot Patrol, Indramayu.

Sebuah video yang menjadi viral memperlihatkan jenazah bayi malang itu dibalut kain (bukan kafan). Sementara itu, ibu bayi tersebut berada di UGD RSUD Pantura MA Sentot didampingi suaminya Tasrun dan beberapa orang lainnya.

Tak lama kemudian, ibunya meninggal dunia. Dalam video tersebut juga terdengar seorang wanita mengungkapkan penyesalan dan tangisannya saat mengecam RSUD Pantura MA Sentot.

Banyak pihak yang menyebut kematian ibu dan anak disebabkan oleh Malpraktik. Hingga perkara ini masuk ke ranah hukum. Keluarga korban melapor ke Polres Indramayu.

Adanya kejadian ini, Manajemen RSUD Pantura MA Sentot Patrol memberikan klarifikasi. Dalam jumpa pers di aula rumah sakit pada hari Selasa tanggal 20 Desember 2023, Dr. Ndaru Takaryanto, Direktur RSUD Pantura MA Sentot Patrol menyampaikan bahwa penanganan medis dalam persalinan untuk pasien bernama Kartini ( 23) telah selesai Sesuai SOP

Oleh karena itu, Dr.Ndaru menuduh ada malpraktik medis yang menyebabkan kematian ibu dan anak tersebut. Sementara itu, dokter spesialis kandungan dr Iwan Budianto Sp OG menginformasikan bahwa bayi Kartini meninggal dalam kandungan ibunya.

Terkait pemberitaan tersebut, Iwan pun membantah terkait kabar miring yang santer diperbincangkan, bahwa pada saat mengeluarkan sang bayi petugas medis memegang leher bayi. 

Ia mengatakan, ibu bayi tersebut mengalami nyeri saat persalinan ketika dirujuk ke RSUD Pantura MA Sentot.

"Dokter dibantu suster sudah melakukan upaya tindakan medis sesuai SOP. Jadi adanya malpraktik pada proses persalinan ini tidak benar," Ungkap Ndaru.

"Untuk memudahkan mengeluarkan sang bayi dilakukan epsiotomi. Setelah berhasil kita keluarkan, kondisi bayi tersebut sudah meninggal" tegasnya.

Berita Terbaru

7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

Lifestyle40 menit lalu
Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Lifestyle57 menit lalu
Dugaan Pungli Rp250 Juta Gegerkan Pondok Bambu, Siapa Sebenarnya Nur Mariyana Putri?

Dugaan Pungli Rp250 Juta Gegerkan Pondok Bambu, Siapa Sebenarnya Nur Mariyana Putri?

Nasional1 jam lalu
Rekomendasi Tempat Jual Emas Harga Tinggi di Subang, Bisa Tanpa Surat!

Rekomendasi Tempat Jual Emas Harga Tinggi di Subang, Bisa Tanpa Surat!

Lifestyle2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Ide Kegiatan Positif untuk Mengisi Waktu Luang, Dijamin Bermanfaat

Ide Kegiatan Positif untuk Mengisi Waktu Luang, Dijamin Bermanfaat

Lifestyle2 jam lalu
UU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Disahkan, Ini 9 Hak Penting yang Kini Diatur untuk Buruh

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Disahkan, Ini 9 Hak Penting yang Kini Diatur untuk Buruh

Nasional3 jam lalu
Jadwal TKA SMA/SMK 2026, Catat Pelaksanaannya!

Jadwal TKA SMA/SMK 2026, Catat Pelaksanaannya!

Lifestyle4 jam lalu
Mantan Sekdes Ace Safei Maju Pilkades Jalancagak, Usung "Jalancagak Juara"

Mantan Sekdes Ace Safei Maju Pilkades Jalancagak, Usung "Jalancagak Juara"

Subang5 jam lalu
Imbas Temuan Klaster Mewah di Area Lapas, Kemenimipas Copot Kalapas Cibinong

Imbas Temuan Klaster Mewah di Area Lapas, Kemenimipas Copot Kalapas Cibinong

Nasional5 jam lalu
Gelar Perdana Sudah Diraih, Ini Agenda Timnas Indonesia setelah FIFA ASEAN Cup 2026

Gelar Perdana Sudah Diraih, Ini Agenda Timnas Indonesia setelah FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga6 jam lalu