Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kursus Kepelatihan Lisensi PSSI Diploma D, Kurangi Pelatih Sepak Bola yang Bodong di Subang

M
Muhammad FaisalEditor: Indrawan Setiadi
|08:15 WIB
Bagikan:
Kursus Kepelatihan Lisensi PSSI Diploma D, Kurangi Pelatih Sepak Bola yang Bodong di Subang
LISENSI: Kursus Kepelatihan Lisensi PSSI Diploma D, yang diselenggarakan APSSI Kabupaten Subang resmi ditutup. Verry Kuswandi/Pasundan Ekspres

PASUNDANEKSPRES.ID - Kursus Kepelatihan Lisensi PSSI Diploma D, yang diselenggarakan Asosiasi Pelatih Sepak bola Seluruh Indonesia (APSSI), resmi ditutup Ketua PSSI Askab Subang Hendra ‘Boeng’ Purnawan di Stadion Persikas Subang, Minggu (7/12). Kursus yang sudah dilaksanakan sejak tiga minggu lalu, diikuti 28 peserta dari Kabupaten Subang dan lainnya.

Melalui kursus kepelatihan tersebut, diharapkan geliat sepak bola di Kabupaten Subang semakin berkualitas yang dimulai dari akar rumput. Mewakili peserta yang mengikuti kursus kepelatihan lisensi D, Engkos Koswara bersyukur bisa menimba ilmu dari Coach Kartono Pramdhan dan rekan-rekannya, bagaimana cara melatih yang baik. Mudah-mudahan keterampilan ini, bisa menjadi ilmu yang bermanfaat untuk klubnya masing-masing, maupun nama daerah.

Engkos juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua Askab Subang, yang sudah memberikan kesempatan dan peluang kepada para pelatih Subang, maupun yang dari luar Subang untuk mengikuti kursus kepelatihan ini. Mudah-mudahan bisa naik menuju tingkat lisensi yang berikutnya.

“Mudah-mudahan ke depannya, pelatih Subang sudah tidak ada yang bodong. Bisa dibedakan antara pelatih berlisensi dan bodong dari attitude. Kami di sini bukan hanya diajarkan ilmu melatih sepak bola, tetapi juga attitude dalam sepak bola,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua Askab Subang, Hendra Boeng mengapresiasi peserta yang mengikuti kursus kepelatihan lisensi ini. Tadi sempat disinggung perwakilan peserta, juga diajarkan attitude. “Kalau pelatih attitude nya bagus, pemain pasti beradab. Kita tidak ingin ada pemain sepak bola Subang, bisa bermain bagus tetapi attitude nya buruk,” katanya.

Menurutnya, hal tersebut menjadi tantangan teman-teman, pulang dari kursus ini menerapkan apa yang didapat dari kepelatihan ini, sehingga sepak bola Subang akan berkembang. Begitu pun para pelatih dari luar Kabupaten Subang yang ikut kursus kepelatihan di Subang.
“Kami akan terus galakan kursus kepelatihan lisensi ini. Tahun 2026, akan kami laksanakan lagi kursus ini, untuk menunjang berbagai kompetisi,” katanya.(ery)

Berita Terbaru

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline43 menit lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga1 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline1 jam lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle1 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle2 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle3 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat4 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline4 jam lalu
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional12 jam lalu