Kursus Kepelatihan Lisensi PSSI Diploma D, Kurangi Pelatih Sepak Bola yang Bodong di Subang

PASUNDANEKSPRES.ID - Kursus Kepelatihan Lisensi PSSI Diploma D, yang diselenggarakan Asosiasi Pelatih Sepak bola Seluruh Indonesia (APSSI), resmi ditutup Ketua PSSI Askab Subang Hendra ‘Boeng’ Purnawan di Stadion Persikas Subang, Minggu (7/12). Kursus yang sudah dilaksanakan sejak tiga minggu lalu, diikuti 28 peserta dari Kabupaten Subang dan lainnya.
Melalui kursus kepelatihan tersebut, diharapkan geliat sepak bola di Kabupaten Subang semakin berkualitas yang dimulai dari akar rumput. Mewakili peserta yang mengikuti kursus kepelatihan lisensi D, Engkos Koswara bersyukur bisa menimba ilmu dari Coach Kartono Pramdhan dan rekan-rekannya, bagaimana cara melatih yang baik. Mudah-mudahan keterampilan ini, bisa menjadi ilmu yang bermanfaat untuk klubnya masing-masing, maupun nama daerah.
Engkos juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua Askab Subang, yang sudah memberikan kesempatan dan peluang kepada para pelatih Subang, maupun yang dari luar Subang untuk mengikuti kursus kepelatihan ini. Mudah-mudahan bisa naik menuju tingkat lisensi yang berikutnya.
“Mudah-mudahan ke depannya, pelatih Subang sudah tidak ada yang bodong. Bisa dibedakan antara pelatih berlisensi dan bodong dari attitude. Kami di sini bukan hanya diajarkan ilmu melatih sepak bola, tetapi juga attitude dalam sepak bola,” ungkapnya.
Sementara itu Ketua Askab Subang, Hendra Boeng mengapresiasi peserta yang mengikuti kursus kepelatihan lisensi ini. Tadi sempat disinggung perwakilan peserta, juga diajarkan attitude. “Kalau pelatih attitude nya bagus, pemain pasti beradab. Kita tidak ingin ada pemain sepak bola Subang, bisa bermain bagus tetapi attitude nya buruk,” katanya.
Menurutnya, hal tersebut menjadi tantangan teman-teman, pulang dari kursus ini menerapkan apa yang didapat dari kepelatihan ini, sehingga sepak bola Subang akan berkembang. Begitu pun para pelatih dari luar Kabupaten Subang yang ikut kursus kepelatihan di Subang.
“Kami akan terus galakan kursus kepelatihan lisensi ini. Tahun 2026, akan kami laksanakan lagi kursus ini, untuk menunjang berbagai kompetisi,” katanya.(ery)
