Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Limbah Domestik Dominasi Kerusakan DAS Cilamaya, Dinas Lingkungan Hidup Subang Rutin Evaluasi Baku Mutu Air

H
HubaEditor: Huba
|09:06 WIB
Bagikan:
Limbah Domestik Dominasi Kerusakan DAS Cilamaya, Dinas Lingkungan Hidup Subang Rutin Evaluasi Baku Mutu Air
BERWARNA HITAM: DAS Cilamaya yang nampak berwarna hitam saat musim kemarau. DAS Cilamaya diketahui telah tercemar oleh limbah industri dan rumah tangga, sehingga airnya nampak menjadi berwarna hitam setiap musim kemarau.

SUBANG-Dinas Lingkungan Hidup Subang terus melakukan evaluasi pengawasan baku mutu air merespon kasus DAS Cilamaya yang menghitam setiap kemarau. DAS Cilamaya diketahui telah tercemar oleh limbah industri dan rumah tangga, sehingga airnya nampak menjadi berwarna hitam setiap musim kemarau. 

Kabid Tata Lingkungan DLH Subang Asep Yachrodi mengatakan, kondisi pada DAS Cilamaya tersebut selalu terjadi setiap tahun. 

"Sebenarnya keadaan DAS Cilamaya bukan hanya tahun ini, tapi juga dari tahun-tahun sebelumnya," ucapnya. 

Ia mengatakan, hal ini bisa terjadi disebabkan karena pada musim kemarau pelampung-pelampung yang ada di dasar sungai naik ke permukaan berkat dampak dari penguapan, sehingga limbah-limbah yang berada di dasar juga ikut ke atas. 

Asep mengatakan, Dinas Lingkungan Hidup akan terus melakukan evaluasi pengawasan terhadap baku mutu air di area DAS Cilamaya tersebut. 

"Kami sebagai Dinas Lingkungan Hidup setiap semesternya tetap melakukan evaluasi pengawasan terhadap baku mutu air sungai," ucapnya. 

Dia menyebutkan, pencemaran DAS Cilamaya tidak hanya berasal dari Subang saja tetapi juga dari Purwakarta dan juga Karawang. 

"Sebetulnya pencemaran DAS Cilamaya tersebut bukan berasal dari industri-industri di Kabupaten Subang saja, tetapi dari tiga kabupaten, dan paling banyak dari Karawang," ucapnya. 

DAS Cilamaya sendiri memiliki luas sebesar 60.993 hektare yang mencakup 3 kabupaten, 21 kecamatan, dan 118 desa. Dari 3 kabupaten tersebut, Subang memiliki luas DAS Cilamaya terkecil, yaitu sebesar 11.604,56 hektare atau 19.03 persen.

Asep mengatakan, telah menemukan fakta yang unik. Menurutnya, dari hasil pengukuran dari industri-industri yang ada di Kabupaten Subang didapatkan bahwa baku mutu air dari hulu sebelum wilayah industri tidak bagus, akan tetapi setelah wilayah lewat industri baku mutu air menjadi lebih baik. 

"Jadi, bahkan kerusakan DAS Cilamaya tersebut didominasi oleh limbah-limbah domestik, karena mereka tiada pengawasan dan tidak ada water treatment, jadi langsung buang ke sungai," ucapnya. 

Oleh sebab itu diperlukannya aturan serta kesadaran masyarakat mengenai hal tersebut. DLH mengimbau agar masyarakat dapat menjaga lingkungan khususnya di sekitar DAS Cilamaya.(fsh/ysp) 

Berita Terbaru

Acara HUT TNI 2026 Dipindah ke Cilangkap, Ini Jadwalnya

Acara HUT TNI 2026 Dipindah ke Cilangkap, Ini Jadwalnya

Nasional3 jam lalu
POLSUB dan Pengda FORBASI Jabar Resmi Gelar Kejurda 2026

POLSUB dan Pengda FORBASI Jabar Resmi Gelar Kejurda 2026

Subang3 jam lalu
Motor Warga Hilang, Keamanan Parkir di Pasar Malam Lapangan Bintang Subang jadi Sorotan

Motor Warga Hilang, Keamanan Parkir di Pasar Malam Lapangan Bintang Subang jadi Sorotan

Subang4 jam lalu
Polres Subang Sasar Miras hingga Knalpot Brong Dalam Patroli KRYD

Polres Subang Sasar Miras hingga Knalpot Brong Dalam Patroli KRYD

Subang4 jam lalu
ADVERTISEMENT
Prediksi Cuaca Kabupaten Subang 5 Oktober 2026: Berawan, Suhu hingga 35 Derajat Celsius

Prediksi Cuaca Kabupaten Subang 5 Oktober 2026: Berawan, Suhu hingga 35 Derajat Celsius

Subang4 jam lalu
Proyek PSEL di Bandung Barat Mulai Dibangun, Apa Dampaknya bagi Lingkungan?

Proyek PSEL di Bandung Barat Mulai Dibangun, Apa Dampaknya bagi Lingkungan?

Bandung Barat8 jam lalu
Segini Gaji Karyawan Pabrik Mobil Listrik di Subang, Operator Bisa Bawa Pulang Rp5 Jutaan

Segini Gaji Karyawan Pabrik Mobil Listrik di Subang, Operator Bisa Bawa Pulang Rp5 Jutaan

Jawa Barat11 jam lalu
Mitra Samira Travel Resmi Hadir di Subang, Permudah Warga Wujudkan Impian ke Tanah Suci

Mitra Samira Travel Resmi Hadir di Subang, Permudah Warga Wujudkan Impian ke Tanah Suci

Headline12 jam lalu
Jadi Finalis FIFA ASEAN Cup 2026, Segini Posisi Timnas Indonesia di Ranking FIFA

Jadi Finalis FIFA ASEAN Cup 2026, Segini Posisi Timnas Indonesia di Ranking FIFA

Olahraga12 jam lalu
Polres Subang Sasar Miras hingga Knalpot Brong, 64 Botol dan 9 Motor Diamankan

Polres Subang Sasar Miras hingga Knalpot Brong, 64 Botol dan 9 Motor Diamankan

Headline13 jam lalu