Mojang Jajaka Subang Gaungkan Semangat Sumpah Pemuda

PASUNDANEKSPRES.ID - Dalam momentum peringatan Sumpah Pemuda tahun ini, Mojang dan Jajaka Pinilih Kabupaten Subang 2025 menyerukan pentingnya peran generasi muda dalam membangun daerah dengan semangat kebersamaan, nasionalisme, dan kecintaan terhadap tanah air.
Jajaka Pinilih Kabupaten Subang 2025, Muhamad Fachri Indarto, menyoroti fenomena yang tengah melanda generasi muda, yaitu rentannya kondisi mental akibat paparan konten negatif di media sosial.
Menurutnya, banyak anak muda yang mudah mengalami mental down karena terpengaruh arus konten negatif di dunia digital. Hal ini perlahan memengaruhi cara pandang, emosi, bahkan kepercayaan diri mereka.
Menurut Fachri, solusi dari permasalahan tersebut adalah dengan memperkuat pemahaman literasi digital di kalangan pemuda. Ia menekankan pentingnya penggunaan media sosial sebagai sarana edukatif dan inspiratif.
Fachri menyebut, pemuda perlu dibekali kemampuan untuk lebih bijak dalam mengonsumsi konten digital, serta diarahkan untuk menjadikan media sosial sebagai ruang belajar dan berkreasi positif.
Dia mengatakan, dengan kesadaran akan potensi diri, generasi muda Subang bisa tumbuh menjadi pribadi tangguh, percaya diri, dan mampu menyalakan cahaya kebaikan di tengah derasnya arus informasi.
Selain itu, Fachri juga menegaskan bahwa Mojang Jajaka memiliki peran penting dalam menanamkan nilai persatuan di tengah keberagaman.
Menurutnya, semangat Sumpah Pemuda harus dihidupkan lewat peran Mojang Jajaka sebagai teladan dalam menjaga persatuan bangsa, mempromosikan budaya lokal, dan menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas Indonesia.
Sementara itu, Naura Aisya Salsabila, Mojang Pinilih Kabupaten Subang 2025, menyoroti persoalan lain yang juga dihadapi pemuda Subang, yakni rendahnya tingkat keberlanjutan pendidikan.
Dia menilai, masih banyak anak muda yang berhenti sekolah setelah SMP. Padahal pendidikan adalah kunci untuk membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik.
Ia menilai perlunya kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan komunitas pemuda untuk menciptakan program pendampingan, motivasi belajar, serta pemberian beasiswa atau pelatihan keterampilan.
Menurutnya, sebagai Mojang Jajaka berkomitmen untuk menjadi figur inspiratif yang menunjukkan bahwa pendidikan mampu mengubah hidup dan menjadi bekal membangun Subang yang lebih maju.
Naura juga menegaskan bahwa peran Mojang Jajaka bukan sekadar duta budaya dan pariwisata, melainkan representasi generasi muda yang berkarakter dan berdaya guna.
Melalui semangat Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa, Mojang Jajak Subang berupaya mengenalkan potensi alam dan budaya Subang, memperkuat persatuan di antara pemuda, serta menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.(ysp)
