Pemkab Subang Matangkan Persiapan SPMB 2026 yang Akuntabel

PASUNDANEKSPRES.ID - Pemerintah Kabupaten Subang terus mematangkan persiapan pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 melalui penguatan koordinasi lintas sektoral.
Salah satu langkah yang dilakukan yakni menggelar kegiatan Sosialisasi SPMB Kabupaten Subang di Aula BP4D, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan tersebut bertujuan untuk menyinkronkan data serta teknis pelaksanaan pendaftaran sekolah agar berjalan transparan, tertib, dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
Sosialisasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan proses penerimaan peserta didik baru berlangsung akuntabel.
Acara yang dipandu langsung oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang itu dihadiri seluruh camat se-Kabupaten Subang. Kehadiran para camat dinilai penting karena mereka menjadi ujung tombak koordinasi di tingkat wilayah dalam mendukung kelancaran pelaksanaan SPMB.
Kasi Kurikulum dan Penilaian SMP Bidang Pembinaan SMP Disdikbud Kabupaten Subang, Fera Maulidya Sukarno, menjelaskan sosialisasi dilakukan secara paralel melalui paparan dari sejumlah instansi teknis utama. Hal itu dilakukan untuk memastikan seluruh mekanisme penerimaan siswa dapat dipahami secara menyeluruh.
"Paparan pertama disampaikan terkait kebijakan umum pelaksanaan SPMB serta timeline tahapan pendaftaran. Penjelasan tersebut mencakup alur penerimaan hingga ketentuan jalur penerimaan yang akan diterapkan pada tahun ini," ungkapnya.
Ia menjelaskan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) memaparkan teknis validasi dokumen kependudukan seperti Kartu Keluarga (KK) dan surat domisili. Validasi tersebut dinilai penting untuk mendukung pelaksanaan jalur zonasi agar sesuai dengan data administrasi yang sah.
Sementara itu, Dinas Sosial turut memberikan penjelasan terkait verifikasi data DTSEN yang digunakan dalam jalur afirmasi. Data tersebut menjadi acuan untuk memastikan peserta didik dari keluarga kurang mampu mendapatkan akses pendidikan secara adil dan tepat sasaran.
Diskominfo Pastikan Kesiapan Infrastruktur Sistem Digital Selama Proses SPMB
Di sisi lain, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan kesiapan infrastruktur sistem digital yang akan digunakan selama proses SPMB berlangsung.
Selain itu, Diskominfo juga menyiapkan layanan informasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar proses penerimaan siswa dapat dipantau secara terbuka.
Fera menegaskan, tahapan SPMB 2026 berpijak pada Pakta Integritas yang sebelumnya telah ditandatangani jajaran Forkopimda pada momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).
Komitmen bersama tersebut menjadi landasan untuk mencegah berbagai bentuk malpraktik maupun penyimpangan dalam proses penerimaan siswa baru.
"Sebagai bentuk transparansi kepada publik, kegiatan sosialisasi turut disiarkan secara langsung melalui kanal live streaming Pemkab Subang," ujarnya.
Melalui forum diskusi panel yang berlangsung, para camat berhasil menginventarisasi berbagai potensi kendala di wilayah masing-masing untuk segera dikoordinasikan solusinya.
"Dengan penguatan sinergi lintas sektoral ini, Pemkab Subang optimistis pelaksanaan SPMB 2026 dapat berjalan lebih jujur, terukur, dan mampu memberikan akses pendidikan yang berkeadilan bagi seluruh siswa," pungkasnya.(znl/ysp)
