Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Penerimaan Pajak Daerah Tembus Rp125 Miliar, Bapenda Subang Catat Tren Positif pada Triwulan I

H
Hadi MartadinataEditor: Yusup Suparman
|09:15 WIB
Bagikan:
Penerimaan Pajak Daerah Tembus Rp125 Miliar, Bapenda Subang Catat Tren Positif pada Triwulan I
PAJAK DAERAH: Kepala Bapenda Subang, Yeni Nuraeni mengaku optimis penerimaan pajak daerah bisa mencapai target. Hadi Martadinata/Pasundan Ekspres

PASUNDANEKSPRES.ID - Pemerintah Kabupaten Subang melalui Bapenda Subang terus mengoptimalkan pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026.

Kepala Bapenda Subang, Yeni Nuraeni, menyampaikan target PAD tahun ini mencapai Rp1,045 triliun dengan capaian awal yang dinilai cukup positif.

Menurutnya, capaian PAD pada triwulan pertama menunjukkan progres yang menggembirakan, khususnya dari sektor pajak daerah. Hingga triwulan I, realisasi pajak daerah telah mencapai 22 persen dari target.

“Ini menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi kami. Target PAD tahun ini sebesar Rp1,045 miliar. Untuk triwulan I, alhamdulillah capaian pajak sudah di angka 22 persen,” ucapnya pada Senin (4/5/2026).

Dari target pajak daerah yang dikelola Bapenda sebesar Rp565 miliar, capaian pada triwulan pertama tercatat sebesar Rp125 miliar. Angka ini mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang hanya mencapai Rp105 miliar.

“Kita mengalami kenaikan yang cukup signifikan dibandingkan tahun lalu. Ini menunjukkan adanya perbaikan kinerja dan peningkatan kesadaran wajib pajak,” jelasnya.

Lebih lanjut, Yeni mengungkapkan hingga akhir April 2026, capaian sektor pajak daerah sudah mencapai 32 persen. Angka ini dinilai cukup baik sebagai modal untuk mengejar target hingga akhir tahun.

“Untuk pajak, sampai dengan April ini kita sudah mencapai 32 persen. Ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja ke depan,” katanya.

Namun demikian, capaian PAD secara keseluruhan baru berada di angka 24 persen. Hal ini disebabkan oleh beberapa komponen pendapatan lain seperti retribusi, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, serta pendapatan sah lainnya yang belum optimal di awal tahun.

“Memang untuk PAD secara keseluruhan masih di angka 24 persen. Karena kontribusi dari BUMD maupun rumah sakit biasanya masuk pada triwulan III dan IV,” jelasnya.

Bapenda Subang Tetap Optimistis

Meski demikian, Bapenda Subang tetap optimistis target PAD tahun 2026 dapat tercapai. Yeni menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan pelayanan serta kinerja dalam pengelolaan pendapatan daerah.

Ia juga menyebut penghargaan yang diterima menjadi pemacu semangat bagi jajaran Bapenda untuk bekerja lebih maksimal.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperbaiki kinerja, khususnya dalam pelayanan kepada masyarakat terkait pendapatan daerah,” ungkapnya.

Dengan berbagai strategi yang telah disiapkan, Bapenda menargetkan realisasi PAD tahun ini bisa mencapai lebih dari 95 persen.

“Insyaallah, dengan kerja keras dan dukungan semua pihak, target PAD tahun ini bisa tercapai di atas 95 persen. Bismillah,” jelasnya.

Bupati Reynaldy Yakin PAD Rp1 Triliun Tercapai

Sebelumnya, dalam beberapa kesempatan, Bupati Reynaldy menyampaikan optimisme bahwa PAD Subang bisa tembus di angka Rp1 triliun. Sejauh ini, kata dia, belum pernah PAD mencapai Rp1 triliun.

Secara tegas, Bupati menargetkan Bapenda untuk mampu menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga menembus Rp1 triliun.

Target ini disebut realistis karena besarnya potensi pajak, retribusi, dan piutang daerah yang selama ini belum tergarap secara maksimal.

Reynaldy menegaskan, meski target tersebut menuai sorotan, dirinya optimistis capaian itu bisa diraih.

Menurutnya, ada sejumlah strategi yang akan ditempuh untuk mendongkrak pendapatan daerah. Salah satunya dengan mengoptimalkan penagihan piutang yang selama ini terbengkalai.

“Potensinya banyak, belum lagi industri yang masuk ke Subang. Semua ini bisa menjadi sumber PAD bagi Kabupaten Subang. Jadi bagi saya, Rp1 triliun itu realistis dan sangat penting untuk mempercepat pembangunan,” jelasnya.

Reynaldy menegaskan, pajak daerah merupakan tulang punggung pembangunan Kabupaten Subang. Menurutnya, setiap rupiah pajak yang dibayarkan oleh masyarakat merupakan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, mulai dari perbaikan infrastruktur jalan, peningkatan pelayanan kesehatan dan pendidikan, hingga penguatan tata kelola lingkungan serta sumber daya air di Kabupaten Subang.

“Dari pajak kendaraan inilah kita membiayai perbaikan dan peningkatan kualitas jalan, dimana tahun ini 250 miliar saya gelontorkan untuk perbaikan jalan, yang menyelesaikan 92 kilometer jalan” kata Reynaldy saat menghadiri Gebyar Pajak Daerah Kabupaten Subang pada Senin (29/12/2025).

Ia berharap Bapenda mampu bekerja lebih optimal dalam meningkatkan penerimaan pajak. Menurutnya, meskipun terdapat pemangkasan TKD, hal itu tidak boleh menghambat pembangunan infrastruktur serta peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat.

“Alhamdulillah hasilnya kini mulai kita rasakan bersama, kondisi infrastruktur di Kabupaten Subang, khususnya jalan, semakin leucir,” jelasnya.(hdi/ysp)

Berita Terbaru

GILA! Persib Bikin Port FC Terdiam, Sempat Tertinggal Malah Comeback 3-1 di Thailand

GILA! Persib Bikin Port FC Terdiam, Sempat Tertinggal Malah Comeback 3-1 di Thailand

Olahraga5 jam lalu
Lonjak Lima Lipat! Menteri PKP Maruarar Sirait Subang Kucurkan Bantuan 1.372 Rutilahu dan Perumahan

Lonjak Lima Lipat! Menteri PKP Maruarar Sirait Subang Kucurkan Bantuan 1.372 Rutilahu dan Perumahan

Subang7 jam lalu
Pilkades Munjul, Tiga Cakades Dapat Nomor Urut, Afwan 1, Husen 2, Mahdi 3

Pilkades Munjul, Tiga Cakades Dapat Nomor Urut, Afwan 1, Husen 2, Mahdi 3

Subang7 jam lalu
Tracing TB, Puskesmas Cibogo Sasar 100 Warga Sadawarna

Tracing TB, Puskesmas Cibogo Sasar 100 Warga Sadawarna

Subang7 jam lalu
ADVERTISEMENT
Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Subang8 jam lalu
PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

Nasional9 jam lalu
DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

Nasional10 jam lalu
Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Lifestyle10 jam lalu
Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Purwakarta10 jam lalu
Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Jawa Barat11 jam lalu