Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Penggunaan Private Jet oleh KPU, Kerugian Negara di Pake Buat Dugem dan Wanita?

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|13:57 WIB
Bagikan:
Penggunaan Private Jet oleh KPU, Kerugian Negara di Pake Buat Dugem dan Wanita?
Penggunaan Private Jet oleh KPU, Kerugian Negara di Pake Buat Dugem dan Wanita? (Sumber Foto YouTube MetroTv)

PASUNDAN EKSPRES- Dalam rapat Komisi II DPR RI bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU), berbagai isu penting mencuat terkait penggunaan anggaran KPU.

Salah satu topik hangat yang dibahas adalah penggunaan private jet oleh KPU untuk keperluan monitoring logistik Pemilu, termasuk perjalanan ke Bali.

Anggota DPR mempertanyakan urgensi penggunaan private jet yang dianggap tidak efisien dan boros anggaran negara.

Anggota DPR mengkritik keras keputusan KPU yang menggunakan private jet untuk mengawasi logistik Pemilu, mengingat masih ada waktu satu bulan sebelum hari Pemilu dan pengiriman logistik melalui jalur darat masih memungkinkan.

"Apa urgensinya memakai private jet untuk memonitor logistik ke Bali? Semua bisa pakai darat, tidak ada yang harus pakai private jet," ungkap salah satu anggota DPR dalam rapat tersebut.

Selain itu, DPR juga mempertanyakan jumlah petugas yang dikirim ke Kuala Lumpur untuk menjadi panitia Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan metode perjalanan mereka.

"Berapa jumlah petugas dari Indonesia yang dibawa ke Kuala Lumpur? Kenapa harus sebanyak itu yang dibawa? Apakah menggunakan pesawat charter?" tanya anggota DPR dengan nada skeptis.

Di tengah diskusi, muncul pula tudingan mengenai gaya hidup mewah beberapa anggota KPU, termasuk dugaan dugem (hiburan malam) dan tindakan asusila.

Tudingan ini menambah panas suasana rapat. Ketua KPU, Hasyim Asyari, merespon bahwa tudingan ini perlu dibuktikan dan menyarankan agar hal-hal pribadi dibahas secara tertutup untuk menjaga etika dan menghindari fitnah.

Hasyim menjelaskan bahwa penggunaan private jet dilakukan untuk memastikan logistik Pemilu tepat waktu, mengingat waktu yang sangat terbatas.

"Kita hanya punya waktu 75 hari untuk pengadaan logistik di Pemilu 2024. Jika logistik gagal, siapa yang akan diminta tanggung jawab?" ujar Hasyim, menekankan pentingnya ketepatan waktu dalam proses ini.

Rapat yang berlangsung hingga malam hari akhirnya diusulkan untuk dilanjutkan dengan pembentukan Panitia Kerja (Panja) guna mendalami isu-isu tersebut.

"Kita bentuk saja Panja dan kita akan bedah lagi lebih dalam nantinya," usul salah satu anggota DPR.

Dalam penutup rapat, anggota DPR mengingatkan pentingnya menjaga etika dan transparansi dalam setiap tindakan, mengingat anggaran yang besar dan tanggung jawab KPU kepada masyarakat.

"Etika dan marwah harus dijaga. Jangan sampai rapat ini menjadi bahan bully di luar," tegas seorang anggota DPR.

Isu penggunaan private jet oleh KPU dan tudingan pelanggaran etika telah memicu perdebatan sengit di DPR.

Pembentukan Panja diharapkan dapat mengungkap kebenaran dan memastikan bahwa anggaran negara digunakan secara efisien dan sesuai dengan tujuan Pemilu yang jujur dan adil.

Berita Terbaru

Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Nasional10 menit lalu
Pidana Kerja Sosial Subang 2026 Mulai Diterapkan, Terpidana Jalani Hukuman di Panti Asuhan

Pidana Kerja Sosial Subang 2026 Mulai Diterapkan, Terpidana Jalani Hukuman di Panti Asuhan

Subang16 menit lalu
Kasus Korupsi Dana BNPB 2026: KPK Periksa Pejabat dan Telusuri Aliran Uang Pengadaan Bencana

Kasus Korupsi Dana BNPB 2026: KPK Periksa Pejabat dan Telusuri Aliran Uang Pengadaan Bencana

Nasional35 menit lalu
Pramono Anung Pastikan Tak Ada Fasilitas Publik Rusak Usai Demo Mahasiswa di Jakarta

Pramono Anung Pastikan Tak Ada Fasilitas Publik Rusak Usai Demo Mahasiswa di Jakarta

Nasional45 menit lalu
ADVERTISEMENT
Sederet Publik Figur Ikut Aksi di Bundaran HI, Ada Reza Rahadian hingga Wanda Hamidah

Sederet Publik Figur Ikut Aksi di Bundaran HI, Ada Reza Rahadian hingga Wanda Hamidah

Nasional1 jam lalu
Viral Tehbotol Isi Sabun di Tengah Aksi Demo 28 Oktober, Ini Klarifikasi PT Sinar Sosro

Viral Tehbotol Isi Sabun di Tengah Aksi Demo 28 Oktober, Ini Klarifikasi PT Sinar Sosro

Nasional1 jam lalu
Timnas Indonesia U15 Lolos ke Perempat Final Piala Dunia U15 Usai Kalahkan Panama 5-3

Timnas Indonesia U15 Lolos ke Perempat Final Piala Dunia U15 Usai Kalahkan Panama 5-3

Olahraga1 jam lalu
Pemda Purwakarta Diminta Tindaklanjuti Tiga Fokus Utama dalam Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Pemda Purwakarta Diminta Tindaklanjuti Tiga Fokus Utama dalam Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Purwakarta1 jam lalu
Pemda Purwakarta Dorong Program Gerakan Berkah Sampah untuk Purwakarta Istimewa.

Pemda Purwakarta Dorong Program Gerakan Berkah Sampah untuk Purwakarta Istimewa.

Purwakarta2 jam lalu
Profil Alvin Tedjo, Keturunan Indonesia yang Terpilih Menjadi Wali Kota Mississauga, Kanada

Profil Alvin Tedjo, Keturunan Indonesia yang Terpilih Menjadi Wali Kota Mississauga, Kanada

Nasional2 jam lalu
Penggunaan Private Jet oleh KPU, Kerugian Negara di Pake Buat Dugem dan Wanita? | Pasundan Ekspres