Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pengusaha Satelit Desak Starlink Kembali ke Pangkuan Bisnis

F
Fahrizal Abdul MEditor: Fahrizal Abdul M
|23:45 WIB
Bagikan:
Pengusaha Satelit Desak Starlink Kembali ke Pangkuan Bisnis
ASSI desak Starlink untuk kembali ke bisnis. (screenshot Facebook @Assosiasi Satelit Indonesia | ASSI)

PasundanEkspres - Para pengusaha satelit di Indonesia mendesak untuk mengalihkan fokus layanan internet Starlink kembali ke segmen bisnis, menyusul gejolak yang ditimbulkannya dalam industri telekomunikasi domestik. Asosiasi Satelit Indonesia (ASSI) menganggap Starlink, yang dioperasikan oleh SpaceX di bawah kepemimpinan Elon Musk, merupakan perusahaan global dengan sumber daya finansial yang kuat, di mana Musk sendiri adalah salah satu tokoh terkaya di dunia.

Awalnya, pada Juni 2022, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memberikan izin operasi satelit non geostasioner (NGSO) Starlink kepada Telkomsat untuk digunakan sebagai backhaul dalam infrastruktur jaringan tertutup.

Backhaul adalah teknologi yang memfasilitasi transfer data antara infrastruktur telekomunikasi, khususnya untuk mendukung layanan internet broadband, terutama di daerah pedesaan yang belum tersambung dengan jaringan serat optik.

Telkomsat telah menghadirkan produk Starlink seperti MangoStar dan VSAT Star di pasar domestik. Namun, setelah sekitar dua tahun, Musk tampaknya berencana memperluas jangkauan bisnisnya di Indonesia dari segmen business-to-business (B2B) ke business-to-consumer (B2C).

Musk secara pribadi meresmikan layanan Starlink di Indonesia saat kunjungannya ke Bali pada 19 Mei 2024, yang juga melibatkan partisipasinya dalam World Water Forum ke-10.

Namun, dalam waktu singkat setelah peluncurannya, Starlink yang masuk ke pasar ritel menimbulkan kontroversi di industri telekomunikasi, terutama terkait kewajiban operasional seperti Network Operation Center (NOC), gateway station, dan pembayaran pajak.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, menyatakan bahwa pemerintah akan terus mengevaluasi operasi Starlink di Indonesia.

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mengkritik pemerintah karena dianggap memberikan perlakuan istimewa pada Starlink, yang dioperasikan tanpa memenuhi persyaratan yang berlaku untuk penyelenggara jasa internet.

Sigit Jatiputro, Sekjen ASSI, mengomentari harga layanan dan perangkat Starlink yang lebih rendah dibandingkan dengan pesaing lokal. Dia mengungkapkan bahwa harga layanan Starlink jauh lebih murah daripada layanan satelit lokal, dengan contoh biaya layanan VSAT yang tidak terbatas sebesar Rp 3,5 juta dibandingkan dengan Rp 750 ribu untuk Starlink.

Dia juga menyebutkan bahwa harga perangkat Starlink juga lebih rendah dibandingkan dengan pesaing lokal, bahkan dibandingkan dengan harga di Amerika Serikat.

ASSI juga menyoroti potensi penyalahgunaan layanan Starlink untuk dijual kembali, yang dikenal sebagai RT RW Net, yang sebenarnya bertentangan dengan regulasi yang berlaku.

Para pengusaha satelit meminta pemerintah untuk membatasi layanan Starlink hanya untuk segmen bisnis, menghindari penetrasi ke pasar ritel yang dapat mengganggu pertumbuhan pemain lokal. Mereka berpendapat bahwa harga layanan Starlink yang rendah berpotensi menghambat pertumbuhan pemain lokal yang telah ada.

Berita Terbaru

DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiar Tingkatkan Kualitas Layanan

DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiar Tingkatkan Kualitas Layanan

Headline4 jam lalu
Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Headline4 jam lalu
Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Headline4 jam lalu
Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Headline4 jam lalu
ADVERTISEMENT
Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Lifestyle6 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle7 jam lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle9 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle10 jam lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional10 jam lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle11 jam lalu