Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Penipuan APK Undangan Kini Ganti Metode Jadi SMS Phishing!

F
Fahrizal Abdul MEditor: Fahrizal Abdul M
|21:21 WIB
Bagikan:
Penipuan APK Undangan Kini Ganti Metode Jadi SMS Phishing!
Penipuan APK undangan sekarang berganti metode jadi SMS phishing. (screenshot @diskominfo.batam.go.id)

PasundanEkspres - Para penipu yang menyebarkan APK palsu pencuri SMS telah mengubah metode mereka, kini menggunakan SMS langsung yang dikirim ke nomor korban.

Sebelumnya, mereka memanfaatkan bot SMS to Telegram untuk meneruskan semua SMS dari ponsel korban, termasuk SMS berisi OTP, ke akun Telegram mereka. Namun, metode ini berhasil dibongkar dan bot Telegramnya sering diusili, salah satunya oleh Malvin Valerian.

Kini, para penipu beralih ke metode yang lebih langsung, menggunakan layanan SMS langsung ke ponsel penipu tanpa menggunakan bot Telegram.

Ketika korban menjalankan APK pencuri SMS, setelah disetujui akses data dan layanan SMS, APK ini akan mengirimkan satu SMS kosong dari ponsel korban ke nomor ponsel yang telah dipersiapkan. Tujuannya untuk mengidentifikasi nomor ponsel korban.

Setelah nomor ponsel korban berhasil diidentifikasi, nomor tersebut dijadikan target eksploitasi. Penipu kemudian mengirimkan banyak OTP dan berpura-pura sebagai institusi terpercaya dengan memalsukan nama pengirim SMS.

Modus Operansi Pengiriman APK

APK berbahaya ini biasanya menyamar sebagai Surat Pemberitahuan Wajib Pajak, Paket Kurir Online, atau Undangan Pernikahan. Setelah diinstal, aplikasi tersebut akan meminta izin untuk mengirim dan melihat SMS milik korban.

Saat korban menjalankan APK jahat ini, selain meminta izin instalasi, OS Android sebenarnya sudah memberikan peringatan bahwa aplikasi ini berpotensi berbahaya dan harus diwaspadai.

Namun, korban sering kali tertipu oleh rekayasa sosial, mengira bahwa mereka membuka dokumen dari kantor pajak atau kurir online, sehingga mereka memberikan hak akses yang diminta, khususnya akses untuk melihat dan mengirimkan SMS.

Phishing Terarah dan Tanpa Telegram

Sebelumnya, APK ini menggunakan bot SMS to Telegram untuk mengirimkan semua SMS dari ponsel korban ke akun Telegram penipu. Namun, karena metode ini sudah terendus dan banyak netizen yang melakukan serangan dan spamming terhadap bot jahat tersebut, penipu beralih ke metode phishing terarah.

Kini, ponsel korban akan secara otomatis mengirimkan SMS kosong ke nomor ponsel yang berfungsi sebagai pusat komando atau koordinator penipuan. Ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan menginformasikan nomor ponsel yang tertipu menginstal APK.

Pusat komando penipuan akan menginstruksikan penipu lain yang sudah standby untuk menghubungi korban melalui WhatsApp guna melakukan penipuan lebih lanjut. Penipu akan memalsukan foto profil WhatsApp sebagai Dirjen Pajak, kepolisian, atau kurir online.

Mereka juga memalsukan nama pengirim SMS agar terlihat meyakinkan, seperti PLN Mobile atau IBRAYA (Internet Banking Bank Raya).

Tujuannya adalah agar korban lebih percaya saat diminta untuk menyerahkan OTP atau informasi lainnya. OTP yang diminta biasanya adalah OTP penting seperti OTP WhatsApp untuk mengalihkan akun WhatsApp korban, OTP akun digital seperti email, media sosial, atau OTP finansial mobile banking.

Pencegahan Penipuan

Untuk mencegah menjadi korban penipuan, pengguna Android harus ekstra hati-hati dan jangan pernah menjalankan aplikasi yang diterima, terutama yang meminta akses SMS. Disarankan untuk menggunakan program antivirus yang akan melindungi dari APK jahat.

Pastikan pengaturan [Install unknown apps] atau [Instal aplikasi yang tidak dikenal] selalu off dan tidak ada aplikasi yang diizinkan untuk menginstal aplikasi tidak dikenal.v

Berita Terbaru

Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga9 jam lalu
Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Subang9 jam lalu
Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Purwakarta9 jam lalu
Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Lifestyle10 jam lalu
ADVERTISEMENT
Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Subang10 jam lalu
Indonesia Diproyeksikan Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Ini Dasarnya

Indonesia Diproyeksikan Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Ini Dasarnya

Nasional11 jam lalu
Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Subang12 jam lalu
Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Nasional12 jam lalu
PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

Nasional12 jam lalu
PGRI Subang Gelar ToT Senam Bugar Jawa Barat Istimewa

PGRI Subang Gelar ToT Senam Bugar Jawa Barat Istimewa

Headline12 jam lalu