Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Perangkat Desa di Pangandaran Protes Karna Tidak Ada Kejelasan Mengenai THR

N
Nisa Atiatul M MEditor: Nisa Atiatul M M
|11:23 WIB
Bagikan:
Perangkat Desa di Pangandaran Protes Karna Tidak Ada Kejelasan Mengenai THR
Perangkat Desa di Pangandaran Protes Karna Tidak Ada Kejelasan Mengenai THR (Dok tangkapan layar Instagram Pikiran Rakyat)

PASUNDAN EKSPRES - Ketua Umum PPDI kabupaten Pangandaran, Dede Wahyu mengatakan seluruh Perangkat Desa di Pangandaran Protes karna tidak adanya kejelasan. 

Ia juga mengatakan bahwa aksi Perangkat Desa di Pangandaran Protes ini bukan hanya dilakukan di Pangandaran saja, melainkna aksi ini adalah aksi protes secara nasional. 

"Ini bukan hanya di Pangandaran ya, gerakannya gerakan Nasional, sebagai bentuk protes pemerintah desa sebagai kejelasan status perangkat Desa," ucap Ketum PPDI Dede Wahtu dikutip dari Pikiran Rakyat. 

Aksi protes tersebut dilakukan dengan cara tidak menggunakan seragam perangkat dengan logo kemendagri yang biasanya digunakan. 

Hal tersebut dilakukan sebagai upaya Perangkat Desa di Pangandaran Protes kepada Pemerintah Pusat mengenai kejelasan mengenai perangkat desa sesuai Undang-Undang. 

Selain itu, aksi protes tersebut dilakukan oleh 93 Desa yang berada di Pangandaran.

BACA JUGA:Hitung Mundur Libur Lebaran 2024

BACA JUGA:BMKG Memperkirakan Cuaca Ekstrem Akan Berlangsung Hingga Lebaran 2024 

Dede juga mengatakan dalam regulasi Undang-Undang Desa maupun Undang-Undang ASN bahwa kami perangkat Desa ataupun Kepala Desa tidak jelas apakah termasuk ASN, PPPK atau yang lainnya. 

Selain itu, Dede juga menyinggung tentang pemberian THR. Sampai saat ini belum ada kejelasan mengenai hal tersebut. 

Apalagi beberapa waktu lalu beredar berita tentang pemerian THR dan Gaji ke-13 ASN dan PPPK yang akan diberikan secara langsung. 

Dalam hal tersebut ketum PPDI Kabupaten Pangandaran tersebut merasa dianaktirikan mengenai THR dan pemberian gaji karna tidak adanya kejelasan dalan Undang-Undang. 

Bahkan ia menegaskan bahwa perangkat Desa sama melayani masyarakat yang menjadi salah satu bagian dari pemerintahan. 

Ia juga mengatakan akan melakukan pergerakan ke Jakarta. 

"Kemaren hasil rapat koordinasi Nasional, akan melaksanakan aksi ke Jakarta untuk menuntut kejelasan status perangkat Desa," kata Dede dikutip dari Pikiran Rakyat. 

Berita Terbaru

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Lifestyle1 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle2 jam lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle4 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle5 jam lalu
ADVERTISEMENT
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional5 jam lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle6 jam lalu
Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Subang6 jam lalu
Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle6 jam lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle6 jam lalu
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional7 jam lalu