Permintaan Pasar Internasional terhadap Sayuran Tinggi, Perusahaan dari Subang Berani Ekspor ke Taiwan

PASUNDANEKSPRES.ID - PT. Berkah Monara Nusantara (BMN) yang berada di Desa Tambakan Kecamatan Jalancagak, secara resmi melepas ekspor perdana sayuran lettuce ke Taiwan, Selasa (30/9/2025).
Pelepasan ekspor ini dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Subang, Agus Masykur, yang menandai langkah maju bagi Subang dalam memasuki pasar global komoditas hortikultura.
Operator PT. BMN, Dayat mengungkapkan, ekspor perdana ini merupakan hasil kolaborasi dengan sejumlah petani dari berbagai daerah.
“Pengambilan barang sayuran lettuce sekarang mitra dari beberapa petani, seperti Pangalengan, Soreang, Bandung Barat, Cianjur, dan terbanyak dari Lembang,” jelas Dayat saat ditemui Pasundan Ekspres pada Kamis (2/10/2025).
Dalam pelepasan kali ini, PT BMN berhasil mengirimkan sebanyak 9 ton sayuran lettuce ke Taiwan. Harga rata-rata untuk sayuran ini berada di kisaran Rp15 ribu per kilogram. Jumlah tersebut diharapkan menjadi langkah awal yang membuka pintu ekspor lebih luas bagi produk hortikultura Indonesia, khususnya dari Jawa Barat.
Menurut Dayat, dirinya sudah memiliki pengalaman dalam bidang ekspor sejak tahun 2020.
“Awalnya kami mulai di Pangalengan, kemudian ke Malang, Jawa Tengah, balik lagi ke Malang, dan sekarang kami mengembangkan di Subang,” ujarnya.
Dayat menekankan bahwa menjaga kualitas sayuran adalah kunci utama agar bisa bersaing di pasar internasional. Proses perawatan dilakukan dengan detail, mulai dari pengolahan pupuk hingga penyeimbangan unsur hara.
“Kami mengatur dari pengolahan pupuk, baik kotoran ayam maupun sapi, lalu juga menjaga agar penambahan pupuk tidak berlebihan atau tidak seimbang. Itu penting supaya kualitas sayur tetap segar sampai ke konsumen di luar negeri,” terangnya.
Permintaan pasar internasional terhadap sayuran segar, menurut Dayat, sangat tinggi, terutama di negara-negara dengan empat musim seperti Taiwan. Hal ini disebabkan kebutuhan masyarakat yang lebih besar terhadap pasokan sayuran berkualitas karena keterbatasan produksi di musim-musim tertentu.
Tidak berhenti pada ekspor sayuran lettuce, PT BMN juga telah menyiapkan rencana jangka panjang untuk memperluas pasar ekspor.
“Ke depan, selain sayuran, kami juga akan mengekspor buah-buahan ke Jepang dan Korea,” ungkap Dayat.
Wakil Bupati Subang, Agus Masykur, yang hadir dalam acara pelepasan, memberikan apresiasi atas langkah PT BMN. Menurutnya, ekspor ini bukan hanya prestasi perusahaan, tetapi juga pencapaian penting bagi Kabupaten Subang.
“Ini merupakan peluang besar bagi petani untuk semakin sejahtera, sekaligus menjadikan Subang sebagai salah satu daerah penyangga ekspor hortikultura,” kata Wabup.
Ekspor perdana ini, PT BMN optimistis dapat memperluas jaringan dan meningkatkan volume pengiriman dalam waktu dekat. Harapannya, kehadiran PT BMN di Subang dapat mendorong roda perekonomian lokal, membuka lapangan kerja baru, dan meningkatkan daya saing produk hortikultura Indonesia di pasar global.(hdi/ysp)
