Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Program Bantuan KUA Pemberdayaan Ekonomi Umat Telah Dibuka, Begini Cara Daftarnya

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|11:54 WIB
Bagikan:
Program Bantuan KUA Pemberdayaan Ekonomi Umat Telah Dibuka, Begini Cara Daftarnya
Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Waryono Abdul Ghafur. (Foto: laman resmi Kementerian Agama)

PASUNDAN EKSPRES - Simak selengkapnya informasi mengenai cara pendaftaran program bantuan KUA (Kantor Urusan Agama) Pemberdayaan Ekonomi Umat.

Kementerian Agama (Kemenag) membuka program bantuan KUA (Kantor Urusan Agama) Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU). Pendaftaran program ini dibuka mulai 5 hingga 12 Juni 2024.

Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Waryono Abdul Ghafur mengatakan, program tersebut merupakan hasil kolaborasi Kemenag, BAZNAS, dan Lembaga Amil Zakat (LAZ). 

"Pembukaan Bantuan Program KUA Pemberdayaan Ekonomi Umat dibuka mulai tanggal 5-12 Juni 2024. Ini merupakan hasil kerja sama Kemenag, BAZNAS, dan LAZ," ujar Waryono kepada awak media, dikutip dari laman resmi Kemenag, Rabu (12/6).

Waryono mengungkap, program bantuan tersebut memiliki sejumlah kriteria dan persyaratan, baik untuk aspek individu maupun kelayakan usaha. 

Berikut persyaratan untuk mendaftar program bantuan KUA (Kantor Urusan Agama) Pemberdayaan Ekonomi Umat:

1. Usia maksimal 45 tahun.

2. Sasaran penerima terdiri dari keluarga muda, kelompok binaan penyuluh, dan mustahik yang memiliki potensi ekonomi.

3. Berpendidikan paling rendah SLTP/sederajat (dibuktikan dengan ijazah).

4. Memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang dibuktikan dengan KTP yang masih berlaku atau Kartu Keluarga (KK) atau surat keterangan domisili yang masih berlaku.

5. Tinggal di daerah kecamatan sesuai KUA dan tidak ada rencana pindah lokasi (dibuktikan dengan surat pernyataan).

6. Memiliki rekening tabungan yang masih aktif atas nama calon penerima bantuan.

7. Bersedia melampirkan SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu).

8. Menyertakan surat rekomendasi dari majelis taklim atau Dewan Kemakmuran Masjid/DKM (bagi anggota kelompok binaan penyuluh agama Islam PNS dan Non PNS).

9. Bukan istri/suami/keluarga inti pengelola program Kementerian Agama, BAZNAS, dan LAZ.

Persyaratan Aspek Usaha

1. Usaha yang dikelola bergerak di bidang makanan/minuman, industri rumahan, perikanan, pertanian/agribisnis, peternakan, perdagangan, dan jasa.

2. Usaha sudah berjalan minimal 6 bulan.

3. Tidak sedang menerima bantuan dana sejenis dari lembaga lain.

4. Memiliki rencana usaha atau proposal pengembangan usaha yang memuat identitas pengusul, profil usaha, penghitungan laba/rugi, rencana penggunaan dana, dan foto-foto aktivitas usaha.

5. Memiliki potensi, kemauan, dan kemampuan untuk mengembangkan usaha bersama.

Calon penerima bantuan harus mengajukan softcopy berkas administratif dan persyaratan lainnya secara elektronik (dalam format pdf) dengan mengisi Google Form "Formulir Pendaftaran KUA PEU 2024" yang bisa diakses melalui laman resmi Kementerian Agama.

Berikut berkas yang diperlukan:

1. KTP

2. Kartu Keluarga

3. Surat Keterangan Domisili

4. SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu)

5. Surat Rekomendasi dari Majelis Taklim atau Dewan Kemakmuran Masjid/DKM (bagi anggota kelompok binaan penyuluh agama Islam PNS dan Non PNS)

6. Pakta Integritas

7. Proposal Usaha (Business Plan dan Rincian Biaya)

8. Rekening Tabungan

9. Dokumentasi Tempat Tinggal

10. Dokumentasi Tempat Usaha

Kemenag telah mengumumkan jadwal pelaksanaan program bantuan KUA (Kantor Urusan Agama) Pemberdayaan Ekonomi Umat dimana jadwal pendaftaran calon penerima bantuan dilaksanakan pada 5-12 Juni 2024.

Jadwal Pelaksanaan Program

1. Pendaftaran calon penerima bantuan: 5-12 Juni 2024

2. Verifikasi administrasi: 12-17 Juni 2024

3. Asesmen calon penerima bantuan/Verifikasi faktual: 17-23 Juni 2024

4. Wawancara calon penerima bantuan: 23-25 Juni 2024

5. Pengumuman: 26 Juni 2024

Waryono menambahkan, program tersebut berbasis KUA dan dilaksanakan oleh 153 KUA. 

"Termasuk KUA Denpasar Timur di Bali, KUA Sepatan Timur di Banten, KUA Penjaringan di Jakarta Utara, dan 150 KUA lainnya," tutupnya. (inm)

Berita Terbaru

Daftar HP Samsung Terbaru 2026 Lengkap dengan Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar HP Samsung Terbaru 2026 Lengkap dengan Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle6 jam lalu
Mantan Kepala SMPN 2 Ngamprah Wajib Kembalikan Rp 159 Juta dalam 60 Hari

Mantan Kepala SMPN 2 Ngamprah Wajib Kembalikan Rp 159 Juta dalam 60 Hari

Bandung Barat8 jam lalu
Dede Hidayat, Cakades Cijambe Nomor 4 Usung Visi Cijambe Bermartabat

Dede Hidayat, Cakades Cijambe Nomor 4 Usung Visi Cijambe Bermartabat

Subang8 jam lalu
Panitia Pilkades Cibogo Segera Tetapkan DPS

Panitia Pilkades Cibogo Segera Tetapkan DPS

Subang8 jam lalu
ADVERTISEMENT
BAZNAS dan BPBD Subang Bersinergi, Perkuat Penanganan Bencana dan Bantuan Kemanusiaan

BAZNAS dan BPBD Subang Bersinergi, Perkuat Penanganan Bencana dan Bantuan Kemanusiaan

Subang8 jam lalu
Manfaatkan Waktu Istirahat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Bermain Bola Bersama Siswa SDN Bukanagara

Manfaatkan Waktu Istirahat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Bermain Bola Bersama Siswa SDN Bukanagara

Subang8 jam lalu
Pemkab Karawang Lepas 689 Atlet Kontingen Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026

Pemkab Karawang Lepas 689 Atlet Kontingen Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026

Karawang8 jam lalu
Transparansi BUMDes jadi Sorotan, Warga Desa Sawangan Pertanyakan Dukungan Desa kepada PT CMM

Transparansi BUMDes jadi Sorotan, Warga Desa Sawangan Pertanyakan Dukungan Desa kepada PT CMM

Subang8 jam lalu
Siapkan BUMD Kembangkan Sumur Migas Haur Gede, Pemkab Karawang Targetkan MoU dengan Pertamina  2027

Siapkan BUMD Kembangkan Sumur Migas Haur Gede, Pemkab Karawang Targetkan MoU dengan Pertamina  2027

Karawang8 jam lalu
SMK PGRI Subang Buka Peluang Kerja di Luar Negeri, Buka Pelatihan Bahasa Mulai dari Siswa Kelas X

SMK PGRI Subang Buka Peluang Kerja di Luar Negeri, Buka Pelatihan Bahasa Mulai dari Siswa Kelas X

Subang8 jam lalu